Lama Vakum karena Hamil, Nikita WiIlly Ungkap Rencananya Comeback
Kendati terlihat begitu menikmati hidup sebagai ibu rumah tangga, rupanya Niki tetap rindu pekerjaannya sebagai aktris di tanah air. Melansir dari kanal Youtube pribadinya, Niki mengaku sudah mulai sangat rindu dengan syuting sinetron maupun film.
Aktris Nikita Willy kini mulai jarang tampil di depan kamera. Ia lebih fokus untuk mengurus keluarga kecilnya. Hingga kini Nikita dan sang suami Indra Priawan masih memilih untuk tinggal di Amerika Serikat sembari mengasuh putra pertamanya, Baby Izz.
Kendati terlihat begitu menikmati hidup sebagai ibu rumah tangga, rupanya Niki tetap rindu pekerjaannya sebagai aktris di tanah air. Melansir dari kanal Youtube pribadinya, Niki mengaku sudah mulai sangat rindu dengan syuting sinetron maupun film.
Wanita yang pernah mendapat julukan sebagai Ratu Sinetron ini juga sedikit membocorkan rencananya untuk kembali menyapa penggemar dengan karya terbaru. Beruntung, Indra tampak sudah memberi izin untuk istrinya kembali ke dunia hiburan.
Selengkapnya, berikut pernyataan Nikita Willy dan Indra Priawan yang berhasil dirangkum oleh Merdeka.
Kembali Berakting saat Baby Izz Sudah Bisa Ditinggal
Instagram @nikitawillyofficial94 ©2022 Merdeka.com
Meskipun tidak akan kembali syuting dalam waktu dekat, Niki menyebut dirinya akan kembali syuting sinetron atau film. Keputusan kembali bekerja ini nantinya tentu tergantung kondisi putranya, Baby Izz. Jika putranya sudah bisa ditinggal, Niki akan kembali menunjukkan kebolehan aktingnya.
"Maunya kembali main sinetron atau film lagi karena jujur aku pun udah kangen banget buat syuting. Cuma priority-nya Issa dulu. Kalau Issa enggak bisa ditinggal ya enggak dulu," tandasnya.
Indra Sudah Berikan Izin
Instagram @indpriw ©2022 Merdeka.com
Menanggapi keinginan sang istri, dengan bijak Indra mengaku sudah memberi izin kepada Niki untuk kembali berkarier. Menurutnya, sedikit akan tak masuk akal jika ia membatasi karier sang istri yang sudah dijalani sejak lama.
"Izinin sih kan namanya mata pencaharian, masa mau motong mata pencaharian orang," imbuh Indra.