LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JATIM

Kronologi Truk Muat Cabai Tabrak 3 Pembalap Liar hingga Tewas, Begini Nasib Sopirnya

Sebuah truk bermuatan cabai menabrak para pembalap liar di Jalan Arak-arak Desa Buduan, Kecamatan Suboh, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur pada Selasa (6/10/2020) dini hari.

2020-10-08 08:49:00
Jatim
Advertisement

Sebuah truk bermuatan cabai menabrak para pembalap liar di Jalan Arak-arak Desa Buduan, Kecamatan Suboh, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur pada Selasa (6/10/2020) dini hari. Sebelumnya, banyak massa di sekitar jalan untuk menyaksikan balap liar.

Video detik-detik terjadinya kecelakaan maut itu sempat diabadikan seorang penonton, selanjutnya diunggah ke jejaring sosial oleh pemilik akun Facebook Ha Ri (7/10/2020). Video amatir itu dengan cepat tersebar di berbagai jejaring sosial dan mendapat banyak komentar dari warganet.

Advertisement

Kronologi Kejadian

Dalam video berdurasi 19 detik itu, tampak beberapa pembalap sedang bersiap di badan jalan. Dari arah belakang sebuah truk melaju dengan kecepatan cukup kencang. Truk tetap melaju hingga menabrak kerumunan para pembalap. Kecelakaan pun tak bisa dihindarkan.

©2020 Merdeka.com/INFO LANTAS SIDOARJO

Advertisement

Dikarenakan terjadi pada dini hari, tidak tampak jelas keberadaan korban yang tertabrak truk bermuatan cabai tersebut. Orang-orang di sekitar TKP sontak berhamburan mendekat ke titik kejadian kecelakaan untuk memastikan kondisi korban.

Pengemudi dan Kernet Dikeroyok Massa

Dikutip dari grup Facebook INFO LANTAS SIDOARJO, pengemudi dan kernet truk tersebut mengalami luka-luka lantaran dikeroyok massa. Tidak hanya itu, massa yang sedang menonton balap liar juga sempat merusak truk. Perusakan truk itu diabadikan dalam video amatir berdurasi 30 menit.

“Ojk sampek lurrr dibaleni mane iku yow embong kanggo wong akeh kug digawe ngunu. Yo dipikir tala nek wes kadong mati ngunu koncoe yo opo gk ngesakno kluargae tala (Jangan sampai diulangi lagi, jalan itu yang dipakai banyak orang. Ayo dipikir kalau sudah meninggal begini apa temannya tidak kasihan dengan keluarganya),” komentar pemilik akun facebook Parmin Saputra.

©2020 Merdeka.com/INFO LANTAS SIDOARJO

“Percuma juga sekolah. Tapi ga pnya moral. Apa untungnya sih balap liar. Mlh mempertaruhkan nyawa,” komentar pemilik akun Ditrafana Avrillia.

“Jangn ngaku punya hobby mahal. Klau sewa sirkuit aja gak mampu. Emang itu jalanan pnya nenek moyang loe apa. Itu sopir cari nafkah buat keluarganya..” komentar Felicha Ne Any.

“Nandi pecinta teex oleng ik. Kox meneng ae. Meresahkan masyarakat. Mala nabrax uwong (Di mana pecinta truk oleng ini. Kok diam saja. Meresahkan masyarakat. Malah nabrak orang),” komentar Yennii.

“Polisinya kurang patrolinya. Anak sakit pikiranya. Jalan umum dibuat ngetrak. Padahal Situbondo Kota Santri yg notabene ahlak yg diutamakan. Ajur ajur,” komentar Eko Supriyono.

(mdk/rka)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.