LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JATIM

Kisah Warga Banyuwangi Lestarikan Hutan Bakau, Alam Terjaga Dapat Banyak Cuan

Masyarakat di sekitar Segara Anakan Taman Nasional Alas Purwo, Kabupaten Banyuwangi, merasakan besarnya manfaat hutan bakau di kawasan setempat. Selain melindungi alam dari bencana, keberadaan hutan bakau juga menjadi ladang ekonomi nelayan.

2021-11-23 11:00:00
Jawa Timur
Advertisement

Hutan bakau di kawasan Segara Anakan Taman Nasional Alas Purwo (TNAP), Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, masih terjaga keasriannya.

Hal ini tak lepas dari kesadaran masyarakat sekitar mengenai pentingnya kelestarian hutan bakau bagi kehidupan.

“Masyarakat sekitar sadar betul perlunya kelestarian hutan bakau itu,” tutur Nyoman Agus, mantan wakil Pemuda Pelopor Tingkat Nasional Bidang Lingkungan 2001, dikutip dari Tabloid Wisata Plus Edisi 21 (7 -21 November 2003).

Advertisement

Fungsi Bakau

©2021 Merdeka.com/Dok. Disperpusip Jatim

Advertisement

Kesadaran akan pentingnya hutan bakau bagi ekosistem pesisir dilandasi oleh pengetahuan masyarakat Banyuwangi tentang fungsi hutan tersebut. Akar-akar bakau yang menghujam kuat berfungsi menahan terpaan angin dan ombak laut. Ikan dan udang juga seringkali bertelur di belukar bakau saat air laut pasang.

Sejumlah pencemaran sungai di wilayah sekitar juga bisa diserap dan kembali netral berkat pohon bakau. Boleh dikatakan, hutan bakau memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat pesisir Banyuwangi.

Banyak nelayan yang memanfaatkan Segara Anakan untuk memperoleh rezeki. Mereka tak perlu ke tengah laut untuk menangkap ikan, udang, kepiting, dan kerang.

Saat air pasang, banyak satwa laut yang terbawa masuk ke sungai. Sebaliknya, saat surut, arus balik menuju laut. Ikan-ikan mudah terjerat jala, udang-udang menyelinap di antara akar dan dedaunan yang jatuh di dasar sungai. Udang-udang ini bertelur kemudian menetaskan benur.

Nelayan di sekitar Segara Anakan tidak tergantung pada batang pohon bakau, melainkan lebih kepada fungsi keberadaan dan kelestarian tanaman tersebut.

 

(mdk/rka)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.