LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JATIM

Kisah Hanoman, Kera yang Diam-diam Kirim Cincin ke Sita hingga Dibakar Ekornya

Hanoman, seekor kera yang dipercaya menyerahkan cincin dari Rama kepada Sita melalui perjalanan yang tak mudah. Ia sempat dibelenggu dan dibakar ekornya. Begini kisah selengkapnya.

2021-07-28 09:44:00
Jawa Timur
Advertisement

Relief Candi Penataran yang terletak di Desa Penataran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur berkisah tentang perjuangan Hanoman, seekor kera yang dipercaya menyerahkan cincin dari Rama kepada Sita.

Cerita tersebut terletak pada dinding teras pertama candi induk dan mengelilingi dinding teras dengan urutan adegan prasawya. Cara membacanya dimulai dari dinding sisi utara yang menghadap ke barat terus melingkar kembali ke dinding utara yang menghadap ke utara. Jumlahnya sekitar 91 panil.

Advertisement

Pertaruhan Hanoman

Suatu hari, Hanoman, salah satu pimpinan kera kepercayaan Sugriwa diutus ke Alengka atau istana Rahwana untuk mencari Sita. Setelah mendaki gunung dan menyeberangi lautan, sampailah Hanoman di istana Rahwana.

Ia bersembunyi di atas pohon untuk memantau situasi. Setelah ada kesempatan yang memungkinkan, ia menyelinap ke dalam istana untuk menyerahkan cincin titipan Rama kepada Sita.

Nahas, saat hendak keluar istana, Hanoman kepergok penjaga istana. Perkelahian pun tak terelakkan. Hanoman mengamuk merusak tanaman. Penjaga istana pun melaporkannya kepada Rahwana.

Advertisement

Korban Berjatuhan

©2021 Merdeka.com/jawatimuran.disperpusip.jatimprov.go.id

Pertempuran sengit pun berlangsung. Tak sedikit korban berjatuhan, termasuk Aksa anak Rahwana yang patah tangannya. Indrajid, pimpinan pasukan berikutnya yang menggunakan panah ular berhasil membelenggu Hanoman. Ekor Hanoman pun dibungkus kain dan dilumuri minyak untuk kemudian dibakar.

Hanoman meronta-ronta dengan cara bergulung-gulung. Dalam keadaan ekor terbakar ia melompat ke sana kemari. Saat ia melompat ke atas hubungan rumah, seluruh istana pun terbakar.

Dikutip dari laman resmi Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Jawa Timur, kebakaran istana membuat suasana menjadi gempar. Sebelum meninggalkan tempat, Hanoman sempat berpamitan kepada Sita.

Pertempuran

©2021 Merdeka.com/jawatimuran.disperpusip.jatimprov.go.id

Hanoman meninggalkan istana dan pergi melapor kepada Rama dan Laksmana. Menindaklanjuti itu, Sugriwa diperintahkan mengerahkan pasukan kera.

Pasukan kera pun membuat jembatan menuju Alengka. Di bawah pimpinan Sugriwa, Laksmana dan Rama, pasukan kera menyerang Alengka. Dalam pertempuran ini banyak korban dari kedua belah pihak yang berjatuhan.

Dalam pertempuran ini pula, Laksmana berhasil memanah Kumbokarno hingga mati seketika. Pertempuran pun terus berlangsung untuk menumpas sisa-sisa pasukan antarkedua belah pihak.

(mdk/rka)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.