Kiai Jombang Minta Anaknya yang Lakukan Pelecehan Seksual Tak Ditangkap, Bikin Geram
Kiai di Jombang meminta anaknya yang merupakan buron kasus pelecehan seksual terhadap santriwati tidak ditangkap. Warganet geram.
Akun Instagram @wargajombang membagikan sebuah video yang menunjukkan salah seorang kiai di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, tengah berbicara kepada Kapolres Jombang, Nurhidayat pada Minggu (3/7/2022) malam.
Pertemuan kiai yang juga ayah MSAT, DPO kasus pelecehan seksual terhadap santriwati dengan Kapolres Jombang itu terjadi di lingkungan pesantren milik sang kiai.
Selain sang kiai dan Kapolsek Jombang Nurhidayat, di tempat tersebut hadir puluhan santriwati pesantren.
Pembelaan Sang Kiai
Dalam video yang beredar di grup-grup WhatsApp itu tampak sang kiai yang sudah berusia lanjut duduk di kursi hitam, sementara Kapolres Jombang duduk di lantai.
"Untuk keselamatan kita bersama, untuk kejayaan Indonesia Raya, kembalilah ke tempat masing-masing. Jangan memaksakan diri mengambil anak saya yang kena fitnah. semuanya adalah fitnah," ujar sang kiai yang mengenakan baju putih lengan panjang dan peci berwarna hitam itu.
Kapolres Jombang Nurhidayat pun tampak mendengarkan kata-kata sang kiai dengan saksama. Ia berulang kali menganggukkan kepalanya tanpa mengucap sepatah kata pun.
Warganet Geram
©2022 Merdeka.com/Instagram @wargajombang
Pendamping korban pelecehan seksual yang dilakukan anak kiai berinisial MSAT, Nun Sayuti menduga beredarnya video pertemuan sang kiai dengan Kapolres Jombang itu menjadi sebab gagalnya polisi menangkap pelaku.
Sementara itu, video yang diunggah ulang oleh akun Instagram @wargajombang itu menuai banyak komentar dari warganet. Mereka geram dengan sikap sang kiai yang melindungi anaknya.