Kerap Dibandingkan dengan Nagita Slavina, Caca Tengker Ungkap Masa Kecilnya
Kehidupan Nagita Slavina selal menjadi perhatian publik. Selain bisnisnya yang menjanjikan, keluarga Nagita juga menjadi sorotan. Bahkan sang adik, Caca Tengker juga tak lepas dari sorotan media dan netizen.
Kehidupan Nagita Slavina selalu menjadi perhatian publik. Selain profesinya sebagai artis, keluarga Nagita juga menjadi sorotan. Bahkan sang adik, Caca Tengker juga tak lepas dari sorotan media dan netizen.
Melansir dari kanal Youtube BUND Lifetainment, Caca menceritakan masa kecilnya yang begitu kerap dibandingkan dengan Nagita. Padahal keduanya begitu dikenal netizen dengan kehangatan kakak beradik yang akur.
Dalam kesempatan berbincang tersebut, Caca menyampaikan kekesalannya di masa lalu yang seolah tak pernah menang dari Nagita. Bahkan di saat nilai rapornya baik, Caca tetap tak bisa mengalahkan Nagita. Meski begitu Caca dewasa kini mulai menerima masa lalunya yang sudah berlalu.
Selengkapnya, simak penuturan Caca Tengker yang berhasil dirangkum oleh Merdeka berikut ini.
Selalu Dibandingkan dalam Hal Apapun
Instagram/cacatengker ©2021 Merdeka.com
Layaknya orang tua Indonesia lain, rupanya Mama Rieta juga kerap membandingkan anaknya satu sama lain. Menurut penuturan Caca, di masa lalu dirinya kerap dibandingkan dengan Nagita dalam hal apapun bahkan hingga nilai rapor.
"Kita dari kecil bener-bener dibandingin, dari mulai nilai rapot sekolah. Sampai jadinya rasanya buat gue itu berkompetisi itu... gue mendingan nggak berkompetisi deh sama siapapun daripada gue kalah karena gue selalu merasa kalah dari lo," ungkap Caca.
Baru Sekarang Bisa Menerima
©2021 Merdeka.com/Instagram @rieta_amilia
Kesal selalu merasa sedang berlomba nilai, Caca mengaku sempat cemburu dengan perlakuan ibunya ke Nagita. Meski nilainya lebih baik, Mama Rieta tetap memenangkan Nagita dalam kompetisi perbandingan keduanya. Sudah berlalu begitu lama, Caca kini akhirnya bisa menerima kondisinya di masa lalu.
"Nggak, kalo misalkan dibandingkan waktu SD kan kita selalu berlomba-lomba nilai kan. In a way gue ngerasanya gitu, karena mama selalu ngeliat 'oh mbak Gigi nilainya segini, mbak Gigi selalu juara umum. Nilai gue bagus kok, lebih bagus daripada elo kok. Kenapa gue nggak pernah dibanggain, kenapa yang dibanggain selalu lo? Karena lo juara umum. Tapi baru sekarang ini gue menerima ya kita beda aja," tandasnya.
(mdk/vna)