Jenazah Perempuan Mengapung di Sungai Brantas, Tangan Terikat dan Perutnya Luka Parah
Jenazah seorang perempuan ditemukan mengapung di Sungai Brantas dengan kondisi tangan terikat tali dan ada luka di perutnya.
Jenazah seorang perempuan ditemukan mengapung di Sungai Brantas tepatnya di Dusun Kates, Desa Rejotangan, Kabupaten Tulungagung pada Minggu (3/4).
Anggota Polisi Resor (Polres) Tulungagung dibantu warga setempat mengevakuasi jenazah perempuan yang diduga korban kekerasan tersebut.
"Saat ini jenazah korban disimpan di ruang kamar jenazah RSUD dr Iskak karena identitas belum diketahui, untuk dilakukan autopsi," tutur Kasi Humas Polres Tulungagung Iptu Anshori.
Keterangan Saksi Mata
Jenazah korban pertama kali ditemukan oleh seorang saksi sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, saksi tengah memperbaiki pagar kebun di pinggir Sungai Brantas.
Dari jauh, ia melihat sesuatu yang mencurigakan. Saat dilihat dari dekat, ternyata ada sesosok mayat perempuan dalam keadaan tengkurap membujur ke arah selatan. Ia kemudian bergegas menghubungi Polsek Rejotangan.
"Kami berpesan kepada siapa saja yang merasa ada keluarganya yang menghilang lekas menghubungi polisi terdekat atau datang ke RSUD dr Iskak untuk mengenalinya," imbau Iptu Anshori, dikutip dari akun Instagram @satreskrimtulungagung.
Luka di Perut
©2016 Merdeka.com
Berdasarkan hasil visum sementara di TKP yang dilakukan oleh tim identifikasi INAFIS Polres Tulungagung bersama petugas medis, ditemukan luka pada perut jenazah korban.
Lebih lanjut, hasil final pemeriksaan jenazah masih menunggu hasil autopsi yang dilakukan tim kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Iskak.
"Saat dilakukan olah TKP, korban dalam keadaan kedua tangan terikat dengan tali tambang dan di perut korban ada luka terbuka dengan panjang 25 cm,” lanjut Iptu Anshori.
Saat ditemukan, korban memakai celana dalam warna hitam, pakaian dalam berwarna merah, dan kaos hitam.
“Korban memakai celana dalam warna hitam, pakaian dalam warna merah dan kaos hitam yang tersingkap, rambut hitam lurus sebahu" imbuhnya.
(mdk/rka)