LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JATIM

Intip Keseruan Tradisi Lebaran di Magetan, Bisa Dapat 100 Berkat Semalam

Berbeda dari daerah lain, tradisi Lebaran di Magetan ini terbilang unik. Dalam semalam, warga bisa mendapatkan 100 berkat. Ini cerita selengkapnya.

2021-05-13 10:20:00
Jatim
Advertisement

Setiap daerah memiliki tradisi Lebaran masing-masing, begitu halnya dengan Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Di Magetan, umat Muslim harus melewati beberapa tahapan sebelum akhirnya mencapai puncak perayaan Lebaran dengan bersalam-salaman dan makan ketupat.

Tahapan-tahapan dalam tradisi Lebaran di Magetan memiliki makna serupa dengan perayaan Lebaran pada umumnya, yakni untuk menyambut Idulfitri dengan suka cita. Namun, berbeda dari daerah lain, tradisi Lebaran di Magetan ini terbilang unik.

Advertisement

Bisa Dapat 100 Berkat

Pada tahapan pertama yakni H-1 Lebaran, umat Muslim di Magetan melaksanakan takbir keliling dengan menggunakan obor. Selain itu, ada pula Ariyoyo atau tradisi selametan untuk menyambut Lebaran.

Menariknya, selametan di sini tidak dilakukan dengan cara warga berkumpul di suatu rumah, kemudian makan-makan, lalu berdoa bersama. Melainkan, setiap warga harus menyiapkan makanan pada besek atau berkat di rumah masing-masing. Selanjutnya, setiap warga akan mendapatkan berkat dari setiap rumah. Tak lupa, dalam selametan itu warga juga menggelar doa bersama.

Bisa dibayangkan jika dalam satu kampung terdapat 100 rumah, maka pada hari itu setiap warga akan mendapatkan 100 berkat, seperti melansir dari kanal komunitas.fema.ipb.ac.id.

Advertisement

Hari Raya Ketupat

shutterstock

Selanjutnya, saat Lebaran berlangsung belum ramai salam-salaman. Tradisi salam-salaman di hari pertama Idulfitri dilakukan terbatas dalam keluarga.

Tradisi salam-salaman antar warga baru mulai dilakukan pada hari kedua hingga sepekan. Kemudian, setelah sepekan akan dilakukan Hari Raya Ketupat. Pada hari itu, setiap rumah membuat ketupat dan membagikannya kepada para tetangga.

Makna Tradisi

©2018 Merdeka.com/Moh Kadafi

Tahapan-tahapan yang dilakukan dalam perayaan Idulfitri di Magetan, Jawa Timur itu bukan tanpa makna. Tahapan pertama, selametan dan takbir keliling merupakan bentuk hormat dan syukur karena keesokan harinya seluruh umat islam akan merayakan hari kemenangan dengan nuansa kebersamaan yang kental.

Selanjutnya, tradisi salam-salaman dilakukan dengan keluarga setelah salat Idulfitri di masjid atau lapangan terbuka. Hari itu dikhususkan salam-salaman untuk keluarga karena sering kali berjumlah banyak, sehingga membutuhkan waktu khusus untuk bermaaf-maafan.

Baru kemudian pada hari-hari berikutnya disusul dengan tradisi salam-salaman antar warga. Tradisi salam-salaman ini tidak lepas dari kesalahan dan ketidaksempurnaan setiap manusia, sehingga saling meminta maaf dan memaafkan adalah hal yang seharusnya.

(mdk/rka)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.