LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JATIM

Ingatkan Mati, Masjid dalam Tanah di Mojokerto Tak Pasang Lampu Bikin Orang Tersesat

Masjid dalam tanah di Pondok Pesantren Mayangkoro Kabupaten Mojokerto disebut memiliki sejumlah keistimewaan. Pendiri Pondok Pesantren menuturkan bahwa masjid tersebut dibangun untuk mengingatkan orang akan kematiannya.

2021-10-18 11:30:00
Jawa Timur
Advertisement

Pondok Pesantren Mayangkoro di Desa Pekukuhan, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur memiliki masjid yang lokasinya berada di dalam tanah. Pada hari-hari tertentu, masjid ini didatangi banyak orang. Ada pula pengunjung yang melakukan ritual di masjid dengan harapan mendapatkan sesuatu.

Masjid ini terletak persis di bawah rumah Kiai Abdul Malik, pemilik Pondok Pesantren Mayangkoro. Banyak orang menyebut masjid bawah tanah itu memiliki keistimewaan tersendiri. Tak heran jika para pengunjung yang datang ke masjid tidak hanya berasal Kabupaten Mojokerto, tetapi juga dari daerah-daerah lain.

Advertisement

Tak Ada Penerangan

©2021 Merdeka.com/Disperpusip Provinsi Jawa Timur

Sebelum memasuki masjid, para pengunjung diwajibkan berwudu terlebih dahulu. Sesampainya di masjid, suasana gelap karena tidak ada penerangan sama sekali, cahaya dari luar pun tidak bisa masuk.

Advertisement

Masjid itu memiliki beberapa ruangan, mulai dari ruangan utama untuk salat, ruang semedi, dan ruangan untuk gemblengan yang dilakukan Kiai Abdul Malik kepada murid-muridnya. Selain itu, di dalam masjid juga terdapat dua buah sendang atau mata air yang dipercaya memiliki keistimewaan.

“Usai digembleng, para santri Kiai Abdul Malik biasanya juga dimandikan di salah satu sendang ini,” tutur Toha, santri Kiai Abul Malik, mengutip dari Majalah Liberty edisi 2317, 21-30 September 2021.

Banyak pengunjung yang mandi atau membawa pulang air dari sendang tersebut karena percaya dengan keistimewaannya. Selain air sendang, banyak yang meyakini bahawa berdoa atau bernazar di masjid dalam tanah itu mudah dikabulkan Allah SWT.

Menanggapi hal tersebut, Kiai Abdul Malik mengatakan bahwa dikabulkan atau tidaknya doa tergantung manusia yang memanjatkannya. Jika ia memiliki niat tulus, pasti keinginannya akan terkabul.

“Di samping itu, karena berada di dalam tanah dan tempatnya sangat tenang, tentu orang akan mudah berkonsentrasi untuk melakukan doa atau permohonan kepada Allah SWT. Mungkin karena itulah maka banyak keinginan para pendatang yang dikabulkan usai berdoa di masjid ini,” ujar Kiai yang selalu menggunakan udeng di kepalanya itu.

Ingatkan Kematian

©2021 Merdeka.com/Disperpusip Provinsi Jawa Timur

Pengunjung yang masuk masjid namun tidak hafal denah lokasi di dalam berpotensi tersesat dan tidak bisa keluar. Pasalnya, selain gelap gulita, di dalam masjid banyak terdapat lorong-lorong yang sangat membingungkan. Ada kalanya lorong hanya bisa dilewati dengan cara membungkukkan badan agar kepala tidak membentur dinding ruangan.

Kiai Malik menjelaskan tujuannya membangun masjid dalam tanah ialah untuk tempat beribadah yang nyaman dan jauh dari kebisingan dunia luar. Selain itu, pembangunan masjid ini juga bertujuan untuk mengingatkan manusia tentang hari kematian.

Saat memasuki masjid, pengunjung diharapkan berpikir tentang hari kematiannya, bagaimana suatu hari nanti yang bersangkutan terkubur dalam tanah. Kiai Malik berharap, saat seseorang berpikir tentang kematian maka rasa keimanan kepada Allah SWT semakin tebal.

Tak Pakai Penyangga Beton

Masjid ini tidak menggunakan penyangga beton untuk menopang bangunan yang berada di atasnya. Meski demikian, bangunan masjid bawah tanah ini cukup kuat dan terbebas dari longsor atau ambles.

Kiai Malik mengungkapkan bahwa hal itu merupakan hidayah dari Allah SWT. “Saya tidak memiliki ilmu apa-apa atau semacam kesaktian yang sering dibilang orang-orang terhadap diri saya. Semua itu merupakan barokah dari Allah SWT,” ungkapnya.

Bangun Masjid Dibantu Santri

Sebelum tahun 1996, Kiai Malik hanya memiliki sebuah bangunan yang terbuat dari bambu. Bangunan ini digunakan untuk mengajar santri-santrinya mengaji sekaligus tempat melakukan salat berjemaah.

Ia kemudian memiliki keinginan membangun di tanah berawa yang berada di sebelah rumahnya. Ia mengaku ide membangun masjid bawah tanah itu tak sepenuhnya lahir dari keinginan pribadinya, melainkan dari petunjuk.

Kiai Malik kemudian memasang tulisan pada tanah rawa yang menjelaskan di kawasan itu akan dibangun sebuah masjid. Ada saja orang yang sinis dengan niatan tersebut. Mereka menyangsikan kemampuan finansial Kiai Malik untuk membangun masjid.

Seiring berjalannya waktu, Kiai Abdul Malik dan para santrinya membuat ruangan bawah tanah tanpa diketahui banyak orang. Praktis, apa yang dilakukan Kiai Malik dan para santrinya tidak menjadi perhatian masyarakat di lingkungannya.

Diketahui Banyak Orang

Pada tahun 1996, tidak diketahui pasti siapa yang pertama menyebarkannya, ruangan di dalam tanah itu diketahui banyak orang dan dianggap sebagai masjid tiban yang muncul dari dalam tanah.

Orang-orang berdatangan, bahkan rombongan dari luar kota rela menyewa mobil atau bus untuk datang berkunjung ke masjid bawah tanah. Setiap hari, selalu ada rombongan yang datang untuk menyaksikan masjid dalam tanah itu.

Praktis tempat Kiai Abdul Malik menjadi heboh. Banyak pengunjung yang merasa prihatin dengan kondisi pesantren yang serba sederhana. Mereka kemudian mengulurkan bantuan hingga masjid yang lebih besar berhasil dibangun.

“Ya, semua ini merupakan kehendak Allah SWT tentang kekuatan gaib masjid di dalam tanah ini, orang boleh percaya boleh tidak. Namun, tentang hal itu lebih baik tanyakan sendiri pada orang-orang yang pernah memasuki dan melakukan lelaku di tempat ini,” pungkasnya.

(mdk/rka)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.