Hajatan Khitan Kucing di Banyuwangi Curi Perhatian, Pemilik Ungkap Alasan Gelar Pesta
Pasangan suami istri bernama Bokianto dan Indrawati menggelar hajatan untuk merayakan tiga kucingnya yang sudah disunat atau kebiri. Tak main-main, merek mengundang kelompok kesenian jaranan dan orkes dangdut semalam suntuk.
Jika hajatan khitan biasanya digelar sebagai tanda suka cita karena seorang anak lelaki telah disunat, berbeda halnya dengan yang dilakukan pasangan suami istri di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
Pasangan suami istri bernama Bokianto dan Indrawati menggelar hajatan untuk merayakan tiga kucingnya yang sudah disunat atau kebiri. Tak main-main, merek mengundang kelompok kesenian jaranan dan orkes dangdut.
Sebagaimana hajatan khitan manusia, pasangan suami istri itu juga menyebar undangan kepada sanak saudara dan tetangganya. Acara perayaan khitan tiga ekor kucing milik Bokianto dan Indrawati digelar pada Minggu (28/5/2023) malam.
Sementara itu, ketiga kucing bernama Cipak, Cipung, dan Ciko, telah dikebiri di klinik hewan profesional dua hari sebelum pesta digelar, yakni pada Jumat (26/5/2023).
Kucing Telantar
Indrawati membagikan cerita tentang ketiga kucing miliknya. Cerita bermula sekitar tujuh bulan lalu. Ia menemukan tiga ekor kucing telantar di depan rumahnya.
Kondisi ketiga kucing tersebut sangat memprihatinkan. Indrawati tidak tahu dari mana kucing-kucing tersebut berasal, namun ia menduga ketiga hewan itu dibuang oleh orang. Saat pertama ditemukan, kondisi ketiga kucing sangat kurus dan kelaparan.
Melihat kondisi kucing-kucing tersebut, Indrawati yang memang pencinta hewan pun langsung memungutnya untuk dirawat. Pasangan suami istri itu sabar, telaten, serta tidak merasa dirugikan jika harus merogoh kocek untuk merawat tiga kucing kampung tersebut.
"Saya kasih makan yang terbaik, saya belikan susu. Soalnya tubuhnya kurus banget, jadi saya beri makanan yang bagus-bagus," jelas Indrawati, dikutip dari Liputan6.
Ekspresi Cinta pada Hewan
Indrawati pun bernazar, jika nantinya ketiga kucing betina itu tumbuh besar dan sehat, maka dia akan menyunat ketiganya. Tak hanya itu, ia juga bernazar akan menggelar pesta usai ketiga kucing tersebut dikebiri.
Dia mengaku tak ambil pusing jika ada orang menilai dirinya aneh dan berlebihan. Menurutnya, apa yang dilakukan merupakan ekspresi cintanya terhadap hewan sekaligus untuk memenuhi nazar yang telah diucapkan.
"Keluarga, suami, anak sangat mendukung. Tetangga ikut senang, katanya lucu. Saya enggak tahu kok sampai seramai ini di luar sana," ungkap perempuan beranak satu itu.
Sang suami, Bokianto menambahkan bahwa tidak ada yang salah dan aneh dari kegiatan ini. Hajatan khitan kucing yang dimeriahkan oleh hiburan semalam suntuk memiliki niat baik mengumpulkan saudara dan para tetangga.