LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JATIM

Fungsi Konsumsi dalam Ilmu Ekonomi, Ketahui Pengertian dan Cara Kerjanya

Berikut adalah ulasan mengenai konsumsi dan fungsi konsumsi dalam ilmu ekonomi yang menarik untuk diketahui.

2021-02-10 18:58:00
Istilah Ekonomi
Advertisement

Konsumsi secara umum diartikan sebagai penggunaan barang-barang dan jasa yang secara langsung akan memenuhi kebutuhan manusia. Untuk dapat mengkonsumsi, seseorang harus mempunyai pendapatan, besar kecilnya pendapatan seseorang sangat menentukan tingkat konsumsinya.

Barang-barang yang diproduksi digunakan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya dinamakan barang konsumsi. Tindakan konsumsi dilakukan setiap hari oleh siapapun, tujuannya adalah untuk memperoleh kepuasan setinggi-tingginya.

Selain itu, konsumsi juga dilakukan untuk mencapai tingkat kemakmuran dalam arti terpenuhi berbagai macam kebutuhan, baik kebutuhan pokok maupun sekunder, barang mewah maupun kebutuhan jasmani dan kebutuhan rohani.

Advertisement

Berikut adalah ulasan mengenai konsumsi dan fungsi konsumsi dalam ilmu ekonomi yang menarik untuk diketahui.

Pengertian Konsumsi

Konsumsi dapat diartikan sebagai bagian pendapatan rumah tangga yang digunakan untuk membiayai pembelian aneka jasa dan kebutuhan lain. Besarnya konsumsi selalu berubah-ubah sesuai dengan naik turunnya pendapatan, apabila pendapatan meningkat maka konsumsi akan meningkat. Sebaliknya, apabila pendapatan turun maka konsumsi akan turun (Partadireja, 1990).

Advertisement

Konsumsi merupakan pengeluaran total untuk memperoleh barang dan jasa dalam suatu perekonomian dalam jangka waktu tertentu. Khusus untuk pengeluaran konsumsi rumah tangga, ada faktor yang paling penting menentukan di antaranya tingkat pendapatan rumah tangga (Sayuti,1989).

Perilaku masyarakat membelanjakan sebagian dari pendapatan untuk membeli sesuatu disebut pengeluaran konsumsi. Konsumsi merupakan fungsi dari pendapatan siap pakai (disposable income). Dengan kata lain, fungsi konsumsi menunjukkan hubungan antara tingkat pengeluaran konsumsi dengan tingkat pendapatan yang siap dibelanjakan.

Fungsi Konsumsi

Fungsi konsumsi adalah suatu kurva yang menggambarkan sifat hubungan di antara tingkat konsumsi rumah tangga dalam perekonomian dengan pendapatan nasional. Fungsi konsumsi dapat dinyatakan dalam persamaan berikut (Mankiw, 2003), dilansir dari publikasi oleh usu.ac.id:

Fungsi konsumsi ialah : C = C + cY................(i)

Di mana C adalah konstanta atau konsumsi rumah tangga ketika pendapatan adalah 0, c adalah kecenderungan mengkonsumsi marginal di mana 0 1, di mana C adalah konsumsi dan Y adalah tingkat pendapatan.

Terdapat dua konsep untuk mengetahui sifat hubungan antara pendapatan disposibel dengan konsumsi dan pendapatan disposibel dengan tabungan, yaitu konsep kecenderungan mengkonsumsi dan kecenderungan menabung.

Hubungan Antara Konsumsi dan Pendapatan

Keynes menekankan bahwa bagi suatu perekonomian tingkat pengeluaran konsumsi oleh rumah tangga bervariasi secara langsung dengan tingkat pendapatan disposable dari rumah tangga tersebut. Hubungan antara konsumsi dan pendapatan ini dikenal dengan fungsi konsumsi dan secara umum ditulis dengan persamaan sebagai berikut:

Y = a + b Yd (a > 0, 0

C dan Yd merupakan pengubah yang masing-masing menunjukkan konsumsi dan pendapatan riil. Parameter a menunjukkan besarnya pengeluaran konsumsi otonom yaitu pengeluaran yang bergantung pada tingkat pendapatan, tetapi di pengaruhi oleh faktor-faktor di luar pendapatan, seperti ekspektasi ekonomi dari konsumen, ketersediaan dan syarat-syarat kredit dan standar hidup yang diharapkan.

C dan Yd merupakan pengubah yang masing-masing menunjukkan konsumsi dan pendapatan riil. Parameter a menunjukkan besarnya pengeluaran konsumsi otonom yaitu pengeluaran yang bergantung pada tingkat pendapatan, tetapi di pengaruhi oleh faktor-faktor di luar pendapatan, seperti ekspektasi ekonomi dari konsumen, ketersediaan dan syarat-syarat kredit dan standar hidup yang diharapkan.

Persamaan 1.1. menyiratkan bahwa pada tingkat pendapatan yang rendah, konsumsi akan melebihi pendapatan, sedangkan tingkat pendapatan yang tinggi, konsumsi lebih kecil dari pada pendapatan. Hal ini sejalan dengan hukum psikologis yang mendasar tentang konsumsi dari Keynes yang mengatakan bahwa apabila pendapatan naik, maka konsumsi juga akan naik tapi dengan jumlah yang kecil.

Fungsi konsumsi dikenal sebagai kecenderungan mengkonsumsi rata-rata (Average Propensity to Consume atau APC) yaitu perbandingan antara besarnya konsumsi total dengan pendapatan (C/Yd), atau dari persamaan 1.1. besarnya APC = C/Yd = a/ Yd+b atau APC = a/ Yd + MPC.

(mdk/edl)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.