LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JATIM

Fakta Baru Kekerasan Guru pada Siswa di SMP Surabaya, Para Siswa Diharapkan Dapat Ini

Video yang menunjukkan seorang guru melakukan kekerasan terhadap salah satu siswa SMP Negeri 49 Kota Surabaya viral di media sosial. Kekerasan tersebut dilakukan di hadapan siswa satu kelas. Anggota DPRD Kota Surabaya berharap seluruh siswa di kelas tersebut mendapat ini.

2022-01-30 08:59:00
Jawa Timur
Advertisement

Video yang menunjukkan seorang guru melakukan kekerasan terhadap salah satu siswa SMP Negeri 49 Kota Surabaya, Jawa Timur viral di media sosial.

Kejadian yang berlangsung pada Selasa (25/1/2022) itu terjadi saat pertemuan tatap muka (PTM) 100 persen sedang berlangsung.

Kekerasan yang dilakukan oknum guru SMP itu menggegerkan masyarakat setelah video yang direkam diam-diam oleh salah satu siswa beredar luas di media sosial.

Advertisement

Pendampingan Psikolog

©2022 Merdeka.com/Freepik

Advertisement

Menindaklanjuti kasus kekerasan tersebut, Komisi D Bidang Kesra DPRD Surabaya meminta pemerintah kota memberi pendampingan psikologis kepada siswa korban kekerasan guru di SMPN 49 Surabaya.

Ketua Komisi D DPRD Surabaya Khusnul Khotimah menyarankan pendampingan psikologis tidak hanya diberikan kepada siswa yang menjadi korban kekerasan. Tetapi juga diberikan kepada seluruh siswa di Kelas 8 H yang menyaksikan tindak kekerasan oknum guru.

"Beruntung ada siswi yang berani merekam. Kalau tidak, mungkin kejadian ini tidak akan diketahui publik,” tuturnya, Minggu (30/1).

Oleh karena itu, kata dia, siswi yang merekam juga harus mendapatkan pendampingan psikologis. Jangan sampai ia menjadi ketakutan karena video yang ia rekam viral di media sosial.

Tidak Boleh Terjadi

©2012 Merdeka.com/imam buhori

Khusnul menyayangkan tindak kekerasan yang terjadi di lingkungan pendidikan. Padahal seharusnya lingkungan pendidikan menjadi tempat yang aman bagi siswa.

"Seharusnya hal itu tidak terjadi. Apapun alasannya, tindakan kekerasan tidak boleh terjadi," tegasnya, dikutip dari Antara.

Selain mendukung rencana Pemerintah Kota Surabaya mengadakan tes integritas terhadap para di Surabaya, ia menyarankan adanya upaya pembinaan akhlak bagi guru maupun siswa.

"Sebaiknya ada tambahan materi tentang akhlak atau etika di dalam kelas," ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menindaklanjuti laporan aksi kekerasan guru terhadap siswa dengan mendatangi SMPN 49 Surabaya pada Sabtu (29/1).

Dalam kesempatan tersebut ua memberikan pengarahan kepada para guru."Saya tidak ingin kejadian ini terulang lagi di Surabaya. Guru adalah orang tua, otomatis ngemonge (membimbingnya) harus dengan kasih sayang," tandasnya.

(mdk/rka)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.