Doa Ketika Mental Down dalam Islam, Kuatkan Jiwa Melawan Stres
Kondisi kejiwaan seseorang dapat mengalami kenaikan dan penurunan akibat permasalahan hidup yang dialaminya. Dan, tak sedikit orang yang merasa stres atau down karenanya. Membaca doa ketika mental down bisa menjadi satu cara yang dilakukan untuk mengatasinya.
Membaca doa ketika mental down bisa menjadi satu cara yang dilakukan. Kondisi kejiwaan seseorang dapat mengalami kenaikan dan penurunan akibat permasalahan hidup yang dialaminya. Dan, tak sedikit orang yang merasa stres atau down karenanya.
Disaat-saat seperti ini, mencari pertolongan medis ke ahli kejiwaan adalah hal yang harus dilakukan. Selain itu, Anda juga bisa membersamainya dengan membaca doa-doa yang diperuntukkan ketika mental down dalam agama Islam.
Jangan lupa, tetap isi hari-hari dengan berbagai hal dan kegiatan positif yang menyenangkan. Berjalan-jalan mencari udara segar, mengunjungi kawan, bermain game, atau membaca novel kesukaan adalah sedikit dari banyak hal positif yang bisa dilakukan.
Berikut adalah bacaan doa ketika mental down menurut ajaran agama Islam yang patut dihafal dan lafalkan disaat Anda membutuhkannya.
Doa Ketika Mental Down dari Rasulullah SAW
Dikutip dari laman NU Online, Rasulullah SAW mengajarkan sebuah doa untuk membantu menjaga kesehatan mental kepada putrinya, Siti Fathimah RA. Rasulullah SAW meminta Fathimah RA untuk membacanya pada saat pagi dan sore hari. Doa ketika mental down ini pada dasarnya adalah doa untuk memohon rahmat dan keterlibatan Allah SWT dalam menyelesaikan masalah.
pexels
Doa ini diriwayatkan oleh Imam An-Nasai, Ibnu Sunni, Al-Hakim, dan Al-Baihaqi yang bunyinya;
يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيثُ أَصْلِحْ لِي شَأْنِي كُلَّهُ، وَلَا تَكِلْنِي إِلَى نَفْسِي طَرْفَةَ عَيْنٍ
Yā hayyu, yā qayyūmu, bi rahmatika astaghītsu, ashlih lī sya’nī kullahū, wa lā takilnī ilā nafsī tharfata ‘aynin.
Artinya: “Wahai Zat yang maha hidup dan maha kekal abadi, dengan rahmat-Mu aku memohon pertolongan. Bawakanlah kemaslahatan pada segala urusanku. Janganlah Kaubiarkan aku sendiri menyelesaikan urusan meski sekejap.” (HR An-Nasai, Ibnu Sunni, Al-Hakim, Al-Baihaqi).
Doa Ketika Mental Down Lainnya
Imam Bukhari dalam Kitab Al-Adabul Mufrad juga meriwayatkan doa serupa, yaitu doa ketika mental down, agar kesehatan mental tetap terjaga. Doa ini patut dibaca pada saat menghadapi kebuntuan dan masalah dan memerlukan jalan keluar:
اللهُمَّ رَحْمَتَكَ أَرْجُوْ وَلَا تَكِلْنِي إِلَى نَفْسِي طَرْفَةَ عَيْنٍ أَصْلِحْ لِي شَأْنِي كُلَّهُ لَا اِلَهَ اِلَّا أَنْتَ
Allāhumma, rahmataka arjū, wa lā takilnī ilā nafsī tharfata ‘aynin, ashlih lī sya’nī kullahū, lā ilāha illā anta.
Artinya: “Ya Allah, kepada rahmat-Mu kuberharap. Janganlah Kaubiarkan aku sendiri menyelesaikan urusan meski sekejap. Bawakanlah kemaslahatan pada segala urusanku. Tiada Tuhan selain Engkau.” (HR Bukhari dalam Kitab Al-Adabul Mufrad).
Dikutip dari laman Dream, ada lagi sebuah doa ketika mental down dan membutuhkan sandaran serta pertolongan dari Allah SWT, yang dapat dilafalkan:
اللَّهُمَّ يَا لَطِيْفُ يَا لَطِيْفُ يَا لَطِيْفُ يَا مَنْ وَسِعَ لُطْفُهُ اَهْلَ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرَضِيْنَ اَسْأَلُكَ اَللَّهُمَّ اَنْ تَلْطَفَ بِنَا مِنْ خَفِيِّ خَفِيِّ خَفِيِّ لُطْفِكَ اْلخَفِيِّ اْلخَفِيِّ اْلخَفِيِّ الَّذِيْ اِذَا لَطَفْتَ بِهِ عَلَى اَحَدٍ مِنْ خَلْقِكَ كُفِيَ فَأِنَّكَ قُلْتَ وَقَوْلُكَ اْلحَقُّ اللهُ لَطِيْفٌ بِعِبَادِهِ يَرْزُقُ مَنْ يَشَاءُ وَهُوَ اْلقَوِيُّ اْلعَزِيْزُ
Allahumma ya lathifu ya lathifu ya lathifu ya man wasi'a luthfuhu ahlas samawati wal aradlina. As aluka allahumma an talthofa bina min khofiyyi khofiyyi khofiyyi luthfikal khofiyyil khofiyyil khofiyyi, alladzi idza lathofta bihi 'ala ahadin min kholqika kufiya, fa innaka qulta wa qoulukal haqqu. Allahu lathifun bi 'ibadihi yarzuqu may yasyau wa huwal qowiyul 'aziz.
Artinya: "Ya Allah, wahai Dzat Yang Maha Lembut, wahai Dzat Yang Maha Lembut, wahai Dzat Yang Maha Lembut, wahai Dzat Yang kelembutan-Nya meluasi pada seluruh langit dan seluruh bumi. Aku memohon kepada-Mu, wahai Allah, agar Engkau bersifat lembut pada kami melalui kerahasiaan kelembutan-Mu yang rahasia, yang mana jika Engkau bersikap lembut dengannya pada salah satu makhluk-Mu, maka ia pasti tercukupi. Sesungguhnya Engkau berkata dan perkataan-Mu sangat benar; Allah sangat lembut pada hamba-hamba-Nya, Dia memberi rizeki pada orang-orang yang Dia kehendaki. Dia Maha Kuat dan Maha Mulia."