LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JATIM

Ciri-ciri Tumbuhan Lumut Lengkap Beserta Penjelasannya, Wajib Diketahui

berikut ini kami telah rangkum ciri-ciri tumbuhan lumut lengkap beserta penjelasannya.

2021-01-31 11:05:00
Ragam
Advertisement

Ada banyak yang dapat kita pelajari mengenai makhluk hidup yang ada di bumi. Mungkin tak akan cukup rasanya jika hanya dalam sehari. Biologi yang digunakan sebagai ilmu eksak akan sangat menyenangkan jika diteliti. Karena, biologi-lah yang merupakan bidang yang dapat mengkaji menggenai kehidupan organisme yang hidup di muka bumi.

Di dalam biologi, kamu akan dapat mempelajari klasifikasi hewan serta tumbuhan. Jika hewan masuk ke dalam Kingdom Animalia, jika tumbuhan masuk dalam Kingdom Plantae.

Plantae adalah salah satu kingdom yang mempunyai banyak sekali anggota. Beragam tumbuhan dalam ilmu biologi diklasifikasikan menjadi sejumlah divisi.

Advertisement

Divisi dibagi kembali menjadi tingkatan yang lebih rendah meliputi kelas, bangsa, suku, marga, dan jenis. Ada 2 divisi dalam kingdom plantae, yaitu tumbuhan tidak berpembuluh dan tumbuhan berpembuluh. Contoh tumbuhan tidak berpembuluh yaitu lumut yang memiliki nama latin Bryophyta.

Ciri-ciri tumbuhan lumut akan dapat kita pelajari melalui ilmu biologi ini, yang diklasifikasikan melalui Kingdom Plantae ini. Dilansir dari Liputan6, berikut ini kami telah rangkum ciri-ciri tumbuhan lumut lengkap beserta penjelasannya.

Advertisement

Ciri-ciri Tumbuhan Lumut

Lumut akan biasa ditemukan di dalam kehidupan kita sehari-hari. Mungkin seringkali lumut juga dianggap tak berguna. Namun, tumbuhan yang satu ini juga miliki karakteristik khusus yang sangat unik. Maka dari itu, kamu harus mengetahui ciri-ciri tumbuhan lumut dengan lengkap.

1. Habitat

Ciri-ciri tumbuhan lumut yang pertama dilihat dari habitatnya. Lumut biasanya tumbuh di tempat lembab seperti di lantai dasar hutan, di batang pohon, dinding sumur, tebing, kulit kayu yang lembab, atau permukaan batu bata.

Bahkan, lumut pun bisa tumbuh di dinding rumahmu yang kebetulan kekurangan asupan sinar matahari sehingga keadaannya lembab. Tumbuhan lumut paling suka dengan tempat-tempat lembab.

2. Gametofit

Ciri-ciri tumbuhan lumut yang berikutnya adalah mempunyai generasi gametofit. Gametofit sendiri merupakan sebuah fase metagenesis yang merupakan suatu pergiliran keturunan. Gametofit pada tumbuhan lumut akan tumbuh dari spora yang disebarkan sporogonium yang akan dibawa sporofit.

3. Ukuran

Tumbuhan lumut sebagian besar berukuran kecil. Kebanyakan tidak sampai 1 atau 2 cm. Namun, beberapa tumbuhan lumut ditemukan tumbuh hingga 20 cm.

4. Warna

Ciri-ciri tumbuhan lumut yang paling kentara adalah warnanya. Tumbuhan lumut berwarna hijau karena mengandung klorofil yang digunakan untuk fotosintesis (autotrof) sehingga bisa memproduksi makanannya sendiri.

5. Pembuluh

Tumbuhan lumut tidak memiliki pembuluh seperti xylem dan floem. Jaringan pengangkut lumut berupa jaringan empulur. Penyerapan air dilakukan oleh rizoid dengan cara ambibisi, kemudian didistribusikan ke seluruh bagian tubuh melalui proses difusi.

Ciri-ciri Tumbuhan Lumut yang Lain

6. Dinding Sel

Ciri-ciri tumbuhan lumut akan dapat kita lihat melalui dinding selnya yang terdiri atas selulosa. Namun, dinding tersebut tidak diperkuat oleh lignin seperti pada tumbuhan darat pada umumnya.

7. Daun

Mungkin secara tak kasat mata, banyak orang akan menebak jika lumut tak memiliki daun layaknya seperti tumbuhan pada umumnya. Namun, daun dari tumbuhan lumut akan tersusun atas selapis sel berukuran kecil, sempit, panjang, serta mengandung kloroplas yang tersusun seperti jala.

8. Lapisan Pelindung

Ciri-ciri tumbuhan lumut juga dapat dilihat melalui lapisan pelindung berupa kutikula serta gametangia. Dua lapisan ini merupakan lapisan berlilin yang akan berfungsi untuk menahan masuknya air. Selain itu, lapisan tersebut juga akan mampu kurangi penguapan.

9. Akar

Meski tumbuhan lumut kebanyakan tumbuh di permukaan vertikal, namun lumut tetap memiliki akar. Akar lumut berupa rizoid alias akar semu yang terdiri atas beberapa lapis sel parenkim yang berbentuk serabut seperti benang. Akar tersebut berperan untuk melekatkan lumut pada permukaan yang ditumbuhi.

10. Sel Kelamin

Ciri-ciri tumbuhan lumut selanjutnya adalah sel kelamin. Sperma tumbuhan lumut diproduksi oleh anteridium. Sedangkan ovum diproduksi oleh arkegonium.

11. Struktur Tubuh

Ciri-ciri tumbuhan lumut yang lainnya yaitu belum mempunyai batang, daun dan akar yang sebenarnya.

12. Cara untuk Berkembang Biak

Sama seperti tumbuhan lain, lumut juga bisa berkembang biak. Lumut dapat berkembang biak dengan cara aseksual dan seksual. Kedua cara pembiakan itu berlangsung silih berganti sehingga terjadi pergantian keturunan atau pergiliran keturunan (metagenesis).

Kelas dalam Tumbuhan Lumut

Divisi dari tumbuhan lumut sendiri terbagi menjadi 3 kelas, yaitu :

1. Kelas Hepaticopsida (Lumut Hati)

Kamu bisa melihat lumut hati di tempat yang basah. Struktur tubuh lumut hati berupa higromorf. Ada juga yang hidup di tempat-tempat yang sangat kering, seperti di kulit pohon, di atas tanah, atau batu cadas sehingga tubuhnya berstruktur xeromorf. Di dalam tubuh lumut terdapat alat penyimpan air sehingga dalam keadaan kekeringan tidak mengakibatkan lumut mati.

2. Kelas Anthoceropsida (Lumut Tanduk)

Kelas ini biasanya akan hidup melekat pada atas tanah dengan perantara rizoidnya. Lumut kelas ini miliki talus sederhana dan juga hanya punya satu kloroplas di setiap selnya. Pada bagian bawah talusnya terdapat stoma dengan dua sel penutup. Lumut tanduk sendiri juga alami pergiliran keturunan atau metagenesis ketika fase sporofit serta fase gametofit akan terjadi secara bergiliran.

3. Kelas Bryopsida (Lumut Sejati)

Lumut sejati juga disebut dengan lumut daun. Kurang lebih ada 12 ribu jenis lumut daun yang ada di bumi. Lumut daun bisa tumbuh di tanah-tanah gundul yang secara periodik mengalami kekeringan, di atas pasir bergerak, di antara rumput-rumput, di atas batu cadas, batang pohon, di rawa-rawa, dan sedikit yang terdapat di dalam air.

(mdk/raf)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.