Bacaan Takbiratul Ihram beserta Artinya, Wajib Dibaca saat Salat
Bacaan takbiratul ihram dan doa iftitah adalah hal yang wajib dan esensial dalam pelaksanaan salat. Seperti yang telah diketahui, salat merupakan kewajiban bagi umat Islam. Untuk itu, penting sekiranya bagi kita dalam memahami dan melaksanakan takbiratul ihram sesuai dengan apa yang diajarkan. Berikut selengkapnya.
Bacaan takbiratul ihram dan doa iftitah adalah hal yang wajib dalam pelaksanaan salat. Salat merupakan kewajiban bagi umat Islam. Seluruh umat dianjurkan untuk melaksanakannya secara tepat waktu serta mengikuti tata cara dan bacaan-bacaan doa yang benar.
Untuk itu, penting sekiranya bagi kita dalam memahami dan melaksanakan bacaan takbiratul ihram sesuai dengan apa yang diajarkan. Bacaan takbiratul ihram sendiri termasuk dalam rukun salat yang wajib dilakukan.
Saat melaksanakan takbiratul ihram, seorang muslim diharamkan berbicara, makan, minum dan lain halnya karena dapat membatalkan salat. Takbiratul ihram dilakukan dengan mengangkat kedua tangan kemudian membaca doa iftitah.
Sebagaimana dalam Hadits Riwayat Imam Al Bukhari no: 6251 dan Imam Muslim no: 397, dari Abu Hurairoh عنه هللا رضي ,bahwa Rasulullah وسلم عليه هللا صلى bersabda: “Jika kamu berdiri salat, maka sempurnakanlah wudhu kemudian menghadaplah ke Kiblat, kemudian bertakbirlah.”
Berikut selengkapnya mengenai bacaan takbiratul ihram dan tata caranya yang wajib untuk diketahui, dilansir dari Liputan6.com.
Bacaan Takbiratul Ihram
Bacaan takbiratul ihram dilakukan dengan mengucap:
اللَّهُ أَكْبَرُ
Allahu Akbar
Artinya: "Allah Maha Besar".
Dalam pelafalan bacaan takbiratul ihram Allahu akbar, sebaiknya berhenti sejenak ketika mengucapkan "hu" dari kata Allahu. Selain itu, tidak menggabungkan dengan "a" dari awalan akbar. Hal ini untuk menghindari kesalahan dalam penyebutan menjadi "huwa" atau Allahuwakbar.
Jangan pula memanjangkan kata “akbar”, sehingga menjadi akbaar. Dan, hendaknya mengucapkan akhir takbir dengan “bar”, bukan “akbaru”. Demikianlah, cara yang benar dalam bertakbir seperti yang dikutip dari Al Ghazali, Rahasia-Rahasia Salat.
Tata Cara Takbiratul Ihram
Setelah mengetahui bacaan takbiratul ihram. Penting juga melaksanakan takbiratul ihram dengan tata cara yang sesuai. Berikut ini adalah tata cara pelaksanaan takbiratul ihram yang benar:
- Posisi telapak tangan saat takbiratul ihram dengan membantangkan tangan secara sempurna, jari tangan tidak terlalu lebar ataupun terlalu rapat membukanya
- Telapak tangan dihadapkan ke arah kiblat dan diangkat setinggi pundak atau telinga
- Mengangkat tangan sampai pundah lalu melafalkan kalimat "Allahu Akbar"
- Syarat sah melakukan takbiratul ihram dengan berdiri bagi yang mampu. Takbiratul ihram harus dilakukan dengan posisi tubuh yang tegak.
Doa Iftitah
Setelah melaksanakan dan melafalkan bacaan takbiratul ihram saat salat, selanjutnya adalah membaca doa iftitah. Doa Iftitah atau Istiftah (tsana’) adalah istilah yang merujuk pada satu makna yaitu dzikir yang dibaca sebagai pembuka salat.
Doa iftitah juga dilafalkan sebelum membaca ta’awwudz serta surat Al-Fatihah. Baik saat sedang salat berjamaah maupun sendirian. Doa iftitah di Indonesia terdiri dari yang disebarkan oleh Nahdathul Ulama dan juga Muhammadiyah. Berikut bacaan doa iftitah dari keduanya;
- Bacaan Doa Iftitah dari Nahdlatul Ulama
1. Allahu akbar, kabirau walhamdu lillahi katsira, wa subhanallahi bukrotaw washila
Artinya: "Allah maha besar, maha sempurna kebesaran-Nya. Segala puji bagi Allah, pujian yang sebanyak-banyaknya. Dan maha suci Allah sepanjang pagi dan petang."
2. Inni wajjahtu wajhiya lilladzi fatharas samawati wal arha hanifam muslimaw wa ma ana minal musyrikin
Artinya: "Kuhadapkan wajahku kepada Dzat yang mencipta langit dan bumi dalam keadaan lurus dan pasrah. Dan aku bukanlah dari golongan orang-orang yang menyekutukan Allah."
3. Inna shalati wa nusuki wa mahyaya wa mamati lillahi rabbil alamin la syarika lahu wa bidzalika umirtu wa ana minal muslimin.
Artinya: "Sesungguhnya salatku, ibadahku, hidup dan matiku semata hanya untuk Allah Tuhan Semua Alam, tiada sekutu bagi-Nya. dan begitulah aku diperintahkan dan aku dari golongan orang muslim."
- Bacaan Doa Iftitah dari Muhammadiyah
1. Allaahumma baa’id bainii wabainaa khotoo yaa ya kamaa baa ‘adta bainal masyriqi wal maghrib
Artinya: "Ya Allah, jauhkanlah antara diriku dan di antara kesalahan-kesalahanku sebagaimana Engkau jauhkan antara timur dan barat.
2. Allaahumma naqqinii minal khotoo yaa kamaa yunqqots tsaubul abyadhuu minaddanas
Artinya: Ya Allah, bersihkanlah aku dari kesalahan sebagaimana dibersihkannya kain putih dari kotoran.
3. Allaahummaghsil khotoo yaa ya bil maa i wats tsalji walbarod.
Artinya: Ya Allah, cucilah kesalahan-kesalahanku dengan air, salju dan embun."