LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JATIM

Bacaan Doa Setelah Sholat Witir Beserta Terjemahannya, Wajib Hafal

Hukum sholat witir adalah sunnah muakkad, seperti yang telah disepakati oleh para ulama. Artinya, sholat itu sering dikerjakan Rasulullah SAW dan hanya sekali atau dua kali ditinggalkan. Berikut ini adalah anjuran serta bacaan doa setelah sholat witir lengkap dengan terjemahannya yang wajib dihafalkan.

2021-02-24 17:40:00
Kumpulan Doa-Doa
Advertisement

Hukum sholat witir adalah sunnah muakkad, seperti yang telah disepakati oleh para ulama. Artinya, sholat itu sering dikerjakan Rasulullah SAW dan hanya sekali atau dua kali ditinggalkan. Karena sunnah muakkad, berarti orang yang meninggalkan sholat witir tidak berdosa, hanya tercela.

Witir secara bahasa berarti ganjil. Dinamakan sholat witir karena syariat menetapkan jumlah rakaat sholat sunnah ini harus ganjil yakni satu, tiga, lima, tujuh, sembilan, atau sebelas. Sholat witir dapat dikerjakan sekaligus dengan satu salam, atau dua-dua kemudian diakhiri dengan satu rakaat.

Yang jelas, rakaat ganjil merupakan identitas paten untuk sholat sunnah yang bernama sholat witir. Rasulullah SAW jarang meninggalkan sholat witir. Mengapa? Karena selain memang dituntut melaksanakannya, sholat witir juga sangat dicintai Allah SWT. Rasulullah bersabda;

Advertisement

“Bersiwaklah kalian, jagalah kebersihan, dan laksanakan sholat witir karena Allah SWT itu Zat Yang Esa (ganjil) dan akan memberikan pahala bagi yang menunaikan sholat ganjil.” (HR. Abu Dawud).

Setelah mengetahui keutamaan sholat witir, maka ada baiknya Anda mengetahui anjuran serta bacaan doa setelah sholat witir lengkap dengan terjemahannya berikut ini, yang dikutip dari buku Keutamaan Shalat Malam olehYusni A. G hazali & Ibnu Salim.

Advertisement

Anjuran Mengerjakan Sholat Witir

Terdapat beberapa hadits yang menganjurkan umat Islam agar menjaga dan mengerjakan sholat witir. Salah satu di antaranya dari Kharijah bin Hudzafah yang meriwayatkan bahwa pada suatu pagi, menjelang Subuh, Rasulullah SAW keluar menemui sahabat dan bersabda;

“Allah SWT telah menyediakan pada malam suatu sholat yang lebih bagus daripada unta merah.” “Sholat apa itu, Rasulullah?” tanya mereka. “Sholat Witir yang dikerjakan antara shalat Isya’ hingga terbit fajar,” jawab beliau. (HR. Abu Dawud).

Unta merah adalah kendaraan yang paling berharga bagi masyarakat Arab waktu itu. Hewan itu adalah simbol yang dapat mengangkat derajat sosial seseorang di tengah-tengah masyarakat. Dan, begitulah cara Rasulullah SAW mengejek kemewahan dunia, yakni membandingkannya dengan ibadah yang pahalanya jauh lebih mulia.

Waktu Sholat Witir

Sholat witir dapat dikerjakan dari setelah Isya’ hingga waktu sahur. Aisyah berkata, “Setiap malam Rasulullah SAW sholat witir sejak awal malam, tengah malam, dan berakhir di waktu sahur.” (HR. Muslim).

Ketika Subuh tiba, tidak ada lagi kesempatan untuk mengerjakan sholat witir sebagaimana sabdanya, “Siapa yang mendapati waktu Subuh dan belum mengerjakan shalat Witir, maka tidak ada waktu baginya untuk mengerjakan sholat witir.” (HR. Hakim). Oleh karena itu, Rasulullah SAW' berpesan, “Bergegaslah mengerjakan sholat witir sebelum waktu Subuh tiba.” (HR. Hakim).

Di antara tiga waktu yang dianjurkan tersebut, ada satu waktu yang paling utama, yakni tengah malam. Hal ini berdasar pada pernyataan Abu Al-Khaththab ketika bertanya pada Rasulullah SAW' mengenai sholat witir. Rasulullah SAW' menjawab;

“Aku lebih senang menunaikan shalat Witir tengah malam karena saat itu Allah SWT turun ke langit dunia dan berfirman, ‘Adakah hamba yang meminta? Adakah hamba yang memohon ampunan? Adakah hamba yang memanjatkan doa?’ Panggilan itu berakhir saat matahari terbit.” (HR. Thabrani).

Tata Cara Sholat Witir

Berikut ini adalah tata cara sholat witir yang perlu Anda ketahui, melansir dari dream.co.id. Dalam mengerjakan shalat witir 3 rakaat, sholat boleh dikerjakan dua rakaat dan kemudian diakhiri dengan satu rakaat, dengan masing-masing satu tasyahud dan satu kali salam. Boleh pula keseluruhan 3 rakaat sekaligus dengan satu kali salam. 

Tata cara sholat witir sebenarnya hampir sama seperti tata cara sholat fardhu yang biasa. Yang membedakannya hanyalah niat dan jumlah rakaatnya.

Tata Cara Sholat Witir 1 rakaat 1 kali salam;

  1. Niat Sholat Witir 1 Rakaat
  2. Takbirotul Ihram
  3. Membaca Doa Iftitah
  4. Membaca Surah Al-Fatihah
  5. Membaca tiga surat sekaligus yakni Al-Falaq, Al-Ikhlas, dan An-Nas atau surah lainnya
  6. Ruku' dengan tuma'ninah
  7. I'tidal dengan tuma'ninah
  8. Sujud dengan tuma'ninah
  9. Duduk di antara dua sujud dengan tuma'ninah
  10. Sujud kedua dengan tuma'ninah
  11. Tasyahhud Akhir dengan tuma'ninah
  12. Salam
  13. Membaca dzikir dan Doa Sholat Witir

Tata Cara Sholat Witir 3 rakaat 1 kali salam;

  1. Niat Shalat Witir 3 rakaat
  2. Takbirotul Ihram
  3. Membaca Doa Iftitah
  4. Membaca Surah Al-Fatihah
  5. Membaca surat pendek: Pada rakaat pertama disunahkan membaca surat Al A'la. Selanjutnya untuk rakaat kedua membaca surat Al-Kafiruun dan yang terakhir pada rakaat ketiga membaca tiga surat sekaligus yakni Al-Falaq, Al-Ikhlas, dan An-Nas.
  6. Ruku' dengan tuma'ninah
  7. I'tidal dengan tuma'ninah
  8. Sujud dengan tuma'ninah
  9. Duduk di antara dua sujud dengan tuma'ninah
  10. Sujud kedua dengan tuma'ninah
  11. Berdiri lagi untuk menunaikan rakaat kedua dan ketiga seperti urutan sebelumnya
  12. Tasyahhud Akhir dengan tuma'ninah
  13. Salam
  14. Membaca Doa Sholat Witir

Bacaan Doa Setelah Sholat Witir

Terdapat dua macam bacaan doa setelah sholat witir, yang bisa dibaca. Yang pertama adalah doa yang biasa dilafazkan saat melaksanakan sholat witir sendiri, dan doa yang dilafazkan saat melaksanakan sholat witir berjamaah di masjid. Berikut bacaan doa setelah sholat witir;

  • Doa Setelah Sholat Witir Sendiri

ALLAHUMMA INNAA NAS'ALUKA IIMAANAN DAAIMAAN, WAN'ASALUKA QALBAN KHAASYI'AN, WANAS'ALUKA 'ILMAN NAAFI'AN, WANAS'ALUKA YAQIINAN SHAADIQON, WANAS'ALUKA 'AMALAN SHAALIHAN, WANAS'ALUKA DIINAN QAYYIMAN, WANAS'ALUKA KHAIRAN KATSIRAN, WANAS'ALUKAL 'AFWA WAL'AAFIYATA, WANAS'ALUKA TAMAAMAL 'AAFIYATI, WANAS'ALUKASYUKRA 'ALAL 'AAFIYATI, ANAS'ALUKAL GHINAA'A'ANINNAASI.

ALLAHUMMA RABBANAA TAQABBAL MINNAA SHALAATANAA WASHIYAAMANAA WAQIYAAMANAA WATAKHUSY-SYU'ANAA WATADHORRU'ANAA WATA'ABBUDANAA WATAMMIM TAQSHIIRANAA YAA ALLAAHU YAA ALLAAHU YAA ALLAAHU YAA ARHAMAR RAAHIMIIN. WASHALLALLAAHU 'ALAA KHAIRI KHALQIHI MUHAMMADIN WA'ALAA AALIHI WASHAHBIHIAJMA'IINA, WALHAMDULILLAAHIRABBIL'AALAMIINA.

Artinya: "Wahai Allah. Sesungguhnya kami memohon kepada-Mu iman yang tetap, kami memohon kepada-Mu hati yang khusyu', kami memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, kami memohon kepada-Mu keyakinan yang benar, kami memohon kepada-Mu amal yang shaleh, kami memohon kepada-Mu agama yang lurus, kami memohon kepada-Mu kebaikan yang banyak, kami memohon kepada-Mu ampunan dan afiat, kami memohon kepada-Mu kesehatan yang sempurna, kami memohon kepada-Mu syukur atas kesehatan, dan kami memohon kepada-Mu terkaya dari semua manusia."

"Wahai Allah, Tuhan kami. Terimalah dari kami shalat kami, puasa kami, shalat malam kami, kekhusyu'an kami, kerendahan hati kami, ibadah kami. Sempurnakanlah kelalaian atau kekurangan kami, Wahai Allah Wahai Allah Wahai Allah Wahai Dzat yang Paling Penyayang diantara para penyayang. Semoga rahmat Allah tercurahkan kepada sebaik-baiknya makhluk-Nya, Muhammad, keluarga dan sahabatnya semua, dan segala puji milik Allah, Tuhan semesta alam."

  • Doa Setelah Sholat Witir Secara Berjamaah di Masjid

SUBHANAL MALIKIL QUDDUUS (3X), SUBBUHUN QUDDUSUN RABBUNAA WA RABBUL MALAA-IKATI WARRUUH, ALLAHUMMA INNI A'UDZU BI RIDHAOKA MIN SAKHOTIK WA BI MU'AFAATIKA MIN 'UQUBATIK, WA A'UDZU BIKA MINKA LAA UH-SHI TSANAA-AN 'ALAIK, ANTA KAMAA ATSNAITA 'ALA NAFSIK

Artinya: "Maha Suci Engkau yang Maha Merajai lagi Maha Suci dari berbagai kekurangan, Maha suci lagi Quddus Tuhan kami, Tuhan para malaikat, dan malaikat Jibril, Ya Allah, aku berlindung dengan keridhaan-Mu dari kemarahan-Mu, dan dengan keselamatan-Mu dari hukuman-Mu dan aku berlindung kepada-Mu dari siksa-Mu. Aku tidak mampu menghitung pujian dan sanjungan kepada-Mu, Engkau adalah sebagaimana yang Engkau sanjungkan kepada diri-Mu sendiri."

Biasanya, doa sholat witir di mesjid akan diucapkan bersama-sama oleh seluruh jamaah yang dipandu oleh imam, terutama pada bulan suci Ramadhan.

(mdk/edl)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.