LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JATIM

Anak Kucing Hutan Ditemukan di Belakang Rumah, Ini Kronologi Lengkapnya

Seekor anak kucing hutan (Prionailurus bengalensis) masuk ke permukiman warga. Hewan yang dilindungi itu diduga terlepas dari induknya.

2020-08-26 12:15:00
Jawa Timur
Advertisement

Seekor anak kucing hutan (Prionailurus bengalensis) masuk ke permukiman warga. Hewan yang dilindungi itu diduga terlepas dari induknya.

Dikutip dari liputan6.com (25/8), seorang remaja asal Wates, Kediri, Jawa Timur tak sengaja menemukan anak kucing hutan yang baru berusia tiga bulan itu di belakang rumahnya. Anak kucing tersebut bersembunyi di antara tumpukan kayu.

Advertisement

Diduga dari Areal Persawahan

©2020 Merdeka.com/liputan6.com

"Ditemukan pada 17 Agustus 2020 sekitar pukul 10.15 WIB. Yang menemukan anak pemilik rumah bernama Agiel Putri Fauziah (23), diduga datang dari areal persawahan yang tak jauh dari situ," jelas Ketua Lembaga Edukasi Satwa CAKRA (Cinta Satwa dan Konservasi) Yuga Hermawan di Tulungagung, dikutip dari Antara.

Advertisement

Anak kucing hutan itu diketahui ditemukan di belakang rumah warga yang terletak di Desa Jetis, Kecamatan Wates, Kediri, Jawa Timur.

Berhasil Diselamatkan

©2020 Merdeka.com/liputan6.com

Pecinta satwa dari CAKRA yang mengetahui penemuan kucing hutan Jawa atau yang lebih dikenal dengan sebutan macan rembah itu berinisiatif melakukan penyelamatan. Diketahui, macan rembah termasuk satwa langka dan dilindungi (appendix II).

"Kami bersyukur saudara Agiel Putri yang menemukan kucing hutan Jawa yang sangat langka ini bersedia dengan sukarela menyerahkan satwa tersebut ke kami, untuk kami teruskan (diserahterimakan) ke BKSDA Kediri untuk dilakukan tindakan konservasi," lanjut Yuga.

Penyerahan anak kucing hutan Jawa itu dilakukan oleh Lembaga Edukasi Satwa CAKRA pada Selasa (25/8) ke Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Kediri. Hewan langka dan dilindungi itu diantar oleh 10 pencinta satwa dari Kediri, Blitar, dan Tulungagung.

(mdk/rka)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.