LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JATIM

8 Manfaat Olahraga Kardio bagi Kesehatan Tubuh, Baik untuk Jantung

Olahraga kardio adalah aktivitas ritmis yang meningkatkan detak jantung ke zona detak jantung target, zona di mana Anda akan membakar lemak dan kalori paling banyak. Otoritas kesehatan merekomendasikan latihan kardio 150 menit per minggu untuk mengurangi risiko kesehatan. Berikut 8 manfaat olahraga kardio.

2020-08-24 07:00:00
Olahraga
Advertisement

Olahraga kardio adalah aktivitas ritmis yang meningkatkan detak jantung ke zona detak jantung target, zona di mana Anda akan membakar lemak dan kalori paling banyak. Kata "kardio" mungkin adalah salah satu kata pertama yang Anda dengar saat pertama kali memulai program olahraga.

Kardio adalah komponen penting dari olahraga apa pun, olahraga untuk menurunkan berat badan, menjadi bugar, atau sekadar menjadi lebih sehat. Otoritas kesehatan merekomendasikan latihan kardio 150 menit per minggu untuk mengurangi risiko kesehatan.

Jika Anda seorang pemula dalam olahraga, mulailah dengan aktivitas kardio yang intensitasnya rendah hingga sedang, sehingga Anda dapat melakukannya dalam jangka waktu yang lama dan mendapatkan banyak manfaat kesehatan. Contoh umum olahraga kardio adalah berjalan kaki, bersepeda, berenang, menari, dan aerobik. Melansir dari Healthline, berikut 8 manfaat olahraga kardio yang bisa Anda dapatkan ketika mempraktikannya.

Advertisement

1. Tingkatkan Kesehatan Jantung

Manfaat olahraga kardio yang pertama untuk meningkatkan kesehatan jantung. Latihan kardio seperti aerobik direkomendasikan oleh American Heart Association dan oleh sebagian besar dokter kepada orang-orang dengan atau berisiko terkena penyakit jantung. Ini karena olahraga kardio dapat memperkuat jantung dan membantunya memompa darah dengan lebih efisien ke seluruh tubuh.

Olahraga kardiovaskular juga dapat membantu menurunkan tekanan darah, dan menjaga arteri tetap bersih dengan meningkatkan kolesterol "baik" high-density lipoprotein (HDL) dan menurunkan kadar kolesterol "jahat" low-density lipoprotein (LDL) dalam darah. Jika Anda secara khusus ingin menurunkan tekanan darah dan kolesterol, lakukan latihan aerobik intensitas sedang hingga berat selama 40 menit antara 3 dan 4 kali setiap minggu.

Advertisement

2. Turunkan Tekanan Darah

Manfaat olahraga kardio yang kedua untuk membantu menurunkan tekanan darah. Latihan kardiovaskular dapat membantu Anda mengelola gejala tekanan darah tinggi. Itu karena olahraga bisa membantu menurunkan tekanan darah. Olahraga kardio adalah cara lain untuk menurunkan tekanan darah tanpa obat.

3. Atur Kadar Gula Darah

Manfaat olahraga kardio yang ketiga untuk membantu mengatur kadar gula darah dalam tubuh. Latihan kardiovaskular dapat membantu Anda mengelola gejala tekanan darah tinggi. Itu karena olahraga ini bisa membantu menurunkan tekanan darah. Olahraga kardio adalah cara lain untuk menurunkan tekanan darah tanpa obat.

4. Kurangi Gejala Asma

Manfaat olahraga kardio yang keempat untuk membantu mengurangi gejala asma. Olahraga kardio dapat membantu penderita asma mengurangi frekuensi dan keparahan serangan asma.

Namun, Anda tetap harus berbicara dengan dokter sebelum memulai rutinitas olahraga baru jika Anda menderita asma. Mereka mungkin merekomendasikan aktivitas atau tindakan pencegahan tertentu untuk membantu Anda tetap aman saat berolahraga kardio.

5. Kurangi Nyeri Kronis

Manfaat olahraga kardio yang kelima untuk membantu mengurangi nyeri kronis. Jika Anda menderita sakit punggung kronis, latihan kardiovaskular - khususnya aktivitas berdampak rendah, seperti berenang atau aqua aerobik - dapat membantu Anda mendapatkan fungsi dan daya tahan otot punggung. Olahraga kardio juga membantu menurunkan berat badan, yang selanjutnya dapat mengurangi nyeri punggung kronis.

6. Bantu Tidur

Manfaat olahraga kardio yang keenam untuk membantu tidur agar lebih nyenyak. Jika Anda mengalami kesulitan tidur di malam hari, cobalah latihan kardiovaskular selama jam bangun Anda. Sebuah studi pada individu dengan masalah tidur kronis mengungkapkan bahwa program olahraga teratur yang dikombinasikan dengan pendidikan tidur higienis adalah pengobatan yang efektif untuk insomnia.

Peserta terlibat dalam aktivitas aerobik selama 16 minggu dan kemudian menyelesaikan kuesioner tentang tidur dan suasana hati mereka secara umum. Kelompok aktivitas melaporkan kualitas dan durasi tidur yang lebih baik, serta peningkatan dalam terjaga dan vitalitas siang hari. Namun, berolahraga terlalu dekat dengan waktu tidur dapat membuat Anda lebih sulit untuk tidur. Cobalah untuk menyelesaikan olahraga setidaknya dua jam sebelum waktu tidur.

7. Turunkan Berat Badan

Manfaat olahraga kardio yang ketujuh untuk membantu menurunkan berat badan. Anda mungkin sering mendengar bahwa diet dan olahraga adalah bahan dasar untuk menurunkan berat badan. Tetapi latihan kardio saja dapat memiliki kekuatan untuk membantu Anda menurunkan berat badan dan mempertahankannya.

Dalam sebuah penelitian, para peneliti meminta peserta yang kelebihan berat badan untuk menjaga pola makan mereka tetap sama, tetapi melakukan sesi olahraga yang akan membakar 400 hingga 600 kalori, 5 kali seminggu, selama 10 bulan.

Hasilnya menunjukkan penurunan berat badan yang signifikan, antara 4,3 dan 5,7% dari bobot awal, baik untuk pria maupun wanita. Sebagian besar peserta berjalan atau jogging di atas treadmill dalam sebagian besar sesi latihan. Bergantung pada berat dan kecepatan Anda, Anda mungkin perlu berjalan atau jogging sejauh 4 mil untuk membakar 400 hingga 600 kalori.

8. Perkuat Sistem Kekebalan Tubuh

Manfaat olahraga kardio yang kedelapan untuk membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh. Para peneliti di Pennsylvania State University meneliti wanita yang aktif dan tidak banyak bergerak serta dampak olahraga pada sistem kekebalan tubuh mereka.

  • satu kelompok berlatih di atas treadmill selama 30 menit
  • kelompok lain melakukan aktivitas intens selama 30 detik
  • kelompok terakhir tidak berolahraga

Semua partisipan diambil darahnya sebelum, sesudah dan pada interval yang berbeda pada hari dan minggu setelah sesi latihan ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa olahraga aerobik teratur level sedang meningkatkan antibodi tertentu dalam darah yang disebut imunoglobulin.

Ini akhirnya memperkuat sistem kekebalan. Kelompok wanita yang tidak banyak duduk tidak melihat perbaikan dalam fungsi sistem kekebalan dan tingkat kortisol mereka jauh lebih tinggi daripada kelompok aktif.

(mdk/edl)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.