5 Manfaat Yoga bagi Kesehatan Mental, Tingkatkan Kualitas Diri dan Turunkan Stres
Yoga dipercaya sebagai kunci penyembuhan psikologis dan emosional serta membantu dalam penyelesaian masalah yang berhubungan dengan kepercayaan diri, keluarga, romantisme, dan masih banyak lagi. Berikut adalah 5 manfaat yoga bagi kesehatan mental yang patut Anda ketahui.
Yoga berasal dari kata Sansekerta "yuji," yang berarti kuk atau penyatuan. Yoga adalah praktik kuno yang menyatukan pikiran dan tubuh. Ini mencakup latihan pernapasan, meditasi, dan pose yang dirancang untuk mendorong relaksasi dan mengurangi stres. Berlatih yoga dikatakan memiliki banyak manfaat untuk kesehatan mental dan fisik, meskipun tidak semua manfaat ini didukung oleh ilmu pengetahuan.
Yoga adalah psikologi. Seluruh latihan yang dilakukan diharapkan dapat membantu Anda untuk bekerja dengan sifat pikiran, sifat menjadi manusia, bagaimana emosi hidup dalam tubuh, bagaimana emosi memengaruhi perilaku dan pikiran Anda. Yoga dapat membantu individu untuk lebih mengenali dirinya sendiri, mengatasi rasa percaya diri yang rendah dan hal-hal yang berhubungan dengan mental lainnya.
Yoga dipercaya sebagai kunci penyembuhan psikologis dan emosional serta membantu dalam penyelesaian masalah yang berhubungan dengan kepercayaan diri, keluarga, romantisme, dan masih banyak lagi.
Berikut adalah 5 manfaat yoga bagi kesehatan mental yang patut Anda ketahui.
1. Turunkan Tingkat Stres
Manfaat yoga bagi kesehatan mental yang pertama adalah dapat membantu menurunkan tingkat stres yang dialami oleh seseorang. Yoga dikenal karena kemampuannya untuk meredakan stres dan meningkatkan relaksasi.
Faktanya, telah banyak penelitian yang menunjukkan bahwa yoga dapat mengurangi sekresi kortisol, hormon stres primer. Penelitian tersebut di antaranya dilakukan oleh National Institute of Mental Health and Neurosciences, Bangalore, India.
Satu studi oleh Department of Integrative and Internal Medicine V, Kliniken Essen-Mitte, Germany menunjukkan efek kuat yoga pada stres dengan responden 24 wanita yang menganggap diri mereka tertekan secara emosional.
Setelah program yoga tiga bulan, para wanita memiliki tingkat kortisol yang jauh lebih rendah. Mereka juga memiliki tingkat stres, kecemasan, kelelahan, dan depresi yang lebih rendah.
Melakukan latihan yoga 10 minggu membantu mengurangi stres dan kecemasan. Ini juga membantu meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan mental. Ketika digunakan sendiri atau bersama dengan metode lain untuk mengurangi stres, seperti meditasi, yoga bisa menjadi cara yang ampuh untuk menjaga stres tetap terkendali.
2. Redakan Kecemasan
pixabay.com
Manfaat yoga bagi kesehatan mental yang kedua adalah untuk membantu meredakan kecemasan. Banyak orang ikut berlatih yoga sebagai cara untuk mengatasi perasaan cemas. Terdapat penelitian yang menunjukkan bahwa yoga dapat membantu mengurangi kecemasan.
Dalam satu studi oleh Psychiatry Department of Islamic Azad University, Iran, 34 orang wanita yang didiagnosis memiliki gangguan kecemasan berpartisipasi dalam kelas yoga dua kali seminggu selama dua bulan.
Pada akhir penelitian, mereka yang berlatih yoga memiliki tingkat kecemasan yang jauh lebih rendah daripada kelompok kontrol. Studi lain diikuti oleh 64 orang wanita dengan gangguan stres pasca-trauma (PTSD), yang ditandai dengan kecemasan dan ketakutan yang parah setelah paparan peristiwa traumatis.
Setelah 10 minggu, para wanita yang berlatih yoga sekali seminggu memiliki lebih sedikit gejala PTSD. Faktanya, 52% dari peserta tidak lagi memenuhi kriteria untuk PTSD sama sekali.
3. Tingkatkan Kualitas Hidup
Manfaat yoga bagi kesehatan mental yang ketiga adalah untuk membantu meningkatkan kualitas hidup. Yoga menjadi semakin umum sebagai terapi tambahan guna meningkatkan kualitas hidup bagi banyak orang.
Dalam satu studi oleh Department of Neurology and Behavioral Neuroscience, Oregon Health and Science University, USA, 135 orang manula ditugaskan untuk melakukan yoga selama enam bulan. Dan didapati bahwa berlatih yoga secara signifikan meningkatkan kualitas hidup, serta suasana hati dan kelelahan, dibandingkan dengan kelompok lain.
Penelitian lain juga telah melihat bagaimana yoga dapat meningkatkan kualitas hidup dan mengurangi gejala pada pasien dengan penyakit kanker. Satu studi oleh Department of Life Sciences, Swami Vivekananda Yoga Anusandhana Samsthana, India diikuti oleh wanita dengan kanker payudara yang sedang menjalani kemoterapi. Yoga dapat mengurangi gejala kemoterapi, seperti mual dan muntah, dan juga meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.
Yoga telah umum diketahui dapat membantu meningkatkan kualitas tidur, meningkatkan kesejahteraan spiritual, meningkatkan fungsi sosial dan mengurangi gejala kecemasan dan depresi pada pasien dengan kanker dan pada orang-orang secara umum.
4. Bantu Melawan Depresi
© healthmuep.com
Manfaat yoga bagi kesehatan mental yang keempat adalah untuk membantu melawan depresi. Beberapa penelitian, salah satunya oleh Weizmann Institute of Science, Israel menunjukkan bahwa yoga mungkin memiliki efek anti-depresi dan dapat membantu mengurangi gejala depresi.
Hal ini karena yoga mampu menurunkan kadar kortisol, hormon stres yang memengaruhi kadar serotonin, neurotransmitter yang sering dikaitkan dengan depresi.
Dalam satu penelitian lain oleh National Institute of Mental Health and Neurosciences, India, peserta dalam program ketergantungan alkohol berlatih Sudarshan Kriya, jenis yoga khusus yang berfokus pada pernapasan berirama.
Setelah dua minggu, partisipan memiliki lebih sedikit gejala depresi dan kadar kortisol yang lebih rendah. Mereka juga memiliki tingkat ACTH yang lebih rendah, hormon yang bertanggung jawab untuk merangsang pelepasan kortisol.
Berdasarkan hasil ini, yoga lalu dikenal dapat membantu melawan depresi. Baik dengan latihannya itu sendiri atau dikombinasikan dengan metode pengobatan tradisional.
5. Tingkatkan Kualitas Tidur
Manfaat yoga bagi kesehatan mental yang kelima adalah untuk membantu meningkatkan kualitas tidur Anda. Kualitas tidur yang buruk telah dikaitkan dengan obesitas, tekanan darah tinggi, dan depresi, di antara gangguan-gangguan lainnya. Studi menunjukkan bahwa memasukkan yoga ke dalam rutinitas Anda dapat membantu meningkatkan kualitas tidur.
Dalam sebuah studi oleh Swami Vivekananda Yoga Research Foundation, India, 69 orang pasien usia lanjut ditugaskan untuk berlatih yoga, mengambil persiapan herbal atau menjadi bagian dari kelompok kontrol. Kelompok yoga tertidur lebih cepat, lebih nyenyak dan merasa lebih tenang di pagi hari daripada kelompok lain.
Studi lain oleh Department of Behavioral Science, The University of Texas M. D. Anderson Cancer Center melihat efek yoga pada kualitas tidur pasien dengan limfoma. Mereka menemukan bahwa yoga mengurangi gangguan tidur, meningkatkan kualitas dan durasi tidur dan mengurangi kebutuhan obat tidur pada pasien.
Meskipun cara kerjanya masih belum jelas, yoga telah terbukti meningkatkan sekresi melatonin, hormon yang mengatur tidur dan bangun. Yoga juga memiliki efek signifikan pada kecemasan, depresi, nyeri kronis, dan stres - semua kontributor umum dalam masalah tidur.