Raih Gelar Doktor, Ini 4 Fakta Tai Tzu Ying Atlet Bulu Tangkis Chinese Taipei
Pebulutangkis tunggal putri asal Chinese Taipei, Tai Tzu Ying meraih gelar doktor di usia 28 tahun. ia Ia meraih gelar doktornya usai lulus dari Institute of Competitive Sports of Taipei City University
Pendidikan memang menjadi hal yang penting bagu sebagian besar orang, tak terkecuali bagi para atlet. Meskipun pekerjaan mereka lebih mengandalkan fisik, bukan berarti pendidikan tidak penting.
Hal ini pun dibuktikan oleh pebulutangkis tunggal putri asal Chinese Taipei, Tai Tzu Ying. Bagaimana tidak, selama dua tahun terakhir tak banyak dilakukan turnamen karena pandemi, rupanya Tai Tzu Ying fokus menyelesaikan pendidikannya.
Akhirnya belum lama ini ia meraih gelar doktornya usai lulus dari Institute of Competitive Sports of Taipei City University. Hal ini pun membuat warganet khususnya para pencinta bulutangkis kagum.
Pasalnya meski telah menjadi atlet papan atas, ia tetap mementingkan studinya. Berikut sederet fakta Tai Tzu Ying.
Pebulutangkis Top Dunia
©2022 Merdeka.com/instagram.com
Tai Tzu Ying merupakan pebulutangkis papan atas dunia di nomor tunggal putri. Ia merupakan pebulutangkis asal Taiwan atau Chinese Taipei. Kini ia berada di peringkat 2 dunia usai digeser oleh Akane Yamaguchi asal Jepang.
Peraih Perak Olimpiade Tokyo 2020
©2022 Merdeka.com/instagram.com
Sebagai pebulutangkis top dunia, tentu saja Tau Tzu Ying memiliki segudang prestasi. Ia kerap menjuarai turnamen BWF di berbagai series. Ia juga merupakan peraih medali perak Olimpiade Tokyo 2020 lalu.
Dikenal Akan Pukulan Tipuan
©2022 Merdeka.com/instagram.com
Bukan hanya itu, skill dan teknik Tai Tzu Ying dalam bermain bulutangkis juga tak perlu diragukan lagi. Ia dikenal penipu ulung saat berada di lapangan. Ia dikenal kerap mengecoh lawan-lawannya dengan pukulan ajaibnya.
Baru Raih Gelar Doktor
©2022 Merdeka.com/instagram.com
Meski disibukkan dengan jadwal bertanding di berbagai negara, namun Tau Tzu Ying memilih fokus menyelesaikan pendidikan S3nya selama pandemi ini. Akhirnya pada 9 Juni lalu, ia resmi lulus dan meraih gelar doktornya. Wah keren banget ya.