Yakin Jadi Band Besar, Ini Cerita Anang Hermansyah saat Bertemu Ungu di Awal Karier
Baru-baru ini, Anang Hermansyah berbagi kisah saat ia bertemu grup band Ungu di awal karier. Ia juga bercerita bagaimana mereka bertemu pihak label rekaman untuk pertama kali.
Nama grup band Ungu tentu sudah dikenal oleh para pecinta musik Tanah Air. Awalnya, band pop ini dibentuk pada tahun 1996 oleh Pasha (vokalis), Makki (bass), Enda (gitar), dan Rowman (drum). Kemudian, di tahun 2003 Oncy bergabung ke Ungu dan formasi lima orang tersebut bertahan sampai sekarang.
Di awal karier, ternyata jalan terjal harus dilalui mereka untuk mencari label rekaman. Perjuangan mereka pun mendapatkan apresiasi dari musisi terkenal Tanah Air, Anang Hermansyah.
Baru-baru ini, Anang berbagi kisah saat ia bertemu grup band Ungu di awal karier. Ia juga bercerita bagaimana mereka bertemu pihak label rekaman untuk pertama kali.
Demo Lagu
You Tube - Indonesian Idol
Hal itu diungkapkan oleh Anang dalam tayangan Indonesian Idol 2021 yang diunggah di kanal Youtube Indonesian Idol pada Senin (27/4). Dalam kesempatan tersebut, Anang Hermasyah bercerita mengenai awal karier Ungu.
Pada tahun 90-an saat Ungu masih dengan formasi lamanya, mereka merekam demo lagu di studio milik Anang. Saat itu Anang mendengar cerita bahwa demo lagu milik Ungu sulit diterima label rekaman.
“Ungu itu tahun 90-an, dia di studioku bikin demo lagu ‘Melayang’, ditawarin ke label-label susah,” ungkap Anang.
Tak Bisa Bawa ungu
Setelah mendengar cerita tersebut, Anang mencoba untuk menasihati Pasha. Ia mengatakan bahwa dirinya tak bisa membimbing Ungu, namun ia berjanji untuk membantu Ungu menemukan label rekaman.
“Tapi aku punya keyakinan, kalau aku yang ambil (Ungu) nanti enggak bisa lebih jauh. Ketemu Pasha aku bilang, 'ini band bagus',” tambah Anang.
Lahir Super Band
Lebih lanjut, Anang kemudian mencoba menepati janjinya menemukan label rekaman untuk Ungu. Suami Ashanty ini kemudian bertemu dengan pemilik label rekaman Trinity Optima yang kemudian mengontrak Ungu sebagai band yang dinaunginya.
"Dan kebetulan aku bertemu dengan Pak Handy itu awal-awal Trinity. Dan ini band yang pertama kali dikontrak. Pada waktu itu Pak Hadny nggak yakin band ini akan berhasil. Dan lahirlah super band ini," cerita Anang.