LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JATENG

Ubah Gang Jadi Kebun Sayur, Ini 5 Potret Kreativitas Warga Jogja di Masa Pandemi

Agar ketahanan pangan dapat dihasilkan, para warga di Kampung Semaki Gede, Kota Jogja, memanfaatkan ruang-ruang di gang sempit tempat tinggal mereka untuk ditanami berbagai macam sayuran. Salah satu lahan kosong di sana-pun dimanfaatkan untuk dijadikan tempat kegiatan bercocok tanam dan pusat edukasi.

2020-09-07 17:14:00
DIY
Advertisement

Selama masa pandemi, aktivitas warga banyak yang berhenti. Banyak karyawan yang terpaksa dirumahkan. Mereka tak mendapat gaji sehingga tak memperoleh sumber penghasilan. Hal inilah yang membuat mereka harus pintar-pintar dalam mengolah keuangan, terutama dalam mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Setelah Pak Esperanza sukses memanfaatkan lahan terbatas di halaman rumahnya dengan budikdamber-nya, para warga Kampung Semaki Gede, Kota Yogyakarta, yang masih satu daerah dengan rumah Pak Esperanza juga ikut mencoba memanfaatkan lahan terbatas di sana.

Agar ketahanan pangan dapat dihasilkan, para warga kemudian memanfaatkan ruang-ruang di gang sempit tempat tinggal mereka untuk ditanami berbagai macam sayuran. Salah satu lahan kosong di sanapun dimanfaatkan untuk dijadikan pusat kegiatan bercocok tanam. Taman itu diberi nama “Taman Guyub Rukun”.

Advertisement

Gotong Royong Membangun Taman

©YouTube/Kementerian Pertanian

Advertisement

Sebelum dimanfaatkan warga Semaki Gede, Taman Guyub Rukun sendiri sebelumnya hanyalah sebuah lahan gersang. Untuk itulah mereka melakukan gotong royong bersama warga lainnya dalam membangun taman itu.

Mereka tampak sangat antusias untuk membangun taman tersebut. Bahkan beberapa di antara mereka tak sungkan untuk mengeluarkan dana pribadi agar program pembangunan taman itu dapat terlaksana.

Cara Pemeliharaan

©YouTube/Kementerian Pertanian

Dalam pemeliharaan taman itu, setiap harinya masing-masing warga di sana sudah dijadwalkan untuk menyiram tanaman. Selain itu kerja bakti rutin dilakukan seminggu sekali dalam mengelola taman itu. Untuk itulah butuh koordinasi dari Ketua RT setempat.

“Bu RT dan Pak RT koordinasi semua warga agar mereka mau terlibat di dalam penanaman, karena itu untuk penghijauan wilayah kita. Manfaatnya kembali ke diri kita sendiri,” kata Serti Meriana, ketua KTD Guyub Rukun dikutip dari YouTube Kementerian Pertanian.

Budidaya Lele Cendol

©YouTube/Kementerian Pertanian

Selain taman, warga di kawasan Semaki Gede itu juga melakukan budidaya lele cendol. Budidaya itu dilakukan dengan memasukkan bibit ikan lele ke dalam tong-tong yang tersedia. Setelah itu dilakukan penjadwalan dalam pemberian makanan.

“Jadi untuk memberi pakan, mengganti air, untuk itu sudah diplot-plotkan masing-masing sesuai dengan jadwal,” kata Serti.

Dapur Sehat

©YouTube/Kementerian Pertanian

Tanaman dan ikan lele yang dibudidayakan warga itu kemudian diolah menjadi makanan melalui program “dapur sehat”. Menurut Serti, program ini dibuat dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan masyarakat.

“Jadi kita mengupayakan gizi di wilayah Semaki Gede ini khususnya di RW 06 dapat terbantu. Untuk itulah setiap hari Jum’at secara rutin kita membuat dapur dengan nama ‘Jum’at Berkah’,” terang Serti.

Taman Edukasi

©YouTube/Kementerian Pertanian

Tak hanya pada orang dewasa, pengenalan cara bercocok tanam juga dilakukan kepada anak-anak usia dini. Untuk itulah dibuat program “relawan mengajar”. Dalam program ini ada relawan yang mengajar anak-anak tentang segala hal.

“Kita memang fokus ke anak-anak itu biar mereka bisa mengenal lingkungan, jadi nanti memperkenalkan ini tanaman apa, itu tanaman apa, jadi Taman Guyub Rukun ini bisa menjadi taman edukasi,” ungkap Serti dikutip Merdeka.com dari kanal YouTube Kementerian Pertanian pada Senin (7/9).

(mdk/shr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.