Ternak Kelinci sejak Awal Pandemi, Siswa SMP Ini Hasilkan Jutaan Rupiah per Bulan
Genthur Ramadhani (15) memanfaatkan waktu luang di sela-sela kegiatan belajar di rumah selama pandemi dengan beternak kelinci. Kini dia bisa menghasilkan hingga jutaan rupiah per bulan dari usahanya itu.
Di masa pandemi, para siswa yang tadinya menjalani kegiatan belajar mengajar di sekolah harus menggantinya dengan kegiatan belajar di rumah. Tapi karena itulah, kegiatan belajar itu bisa disambi dengan kegiatan lainnya. Bahkan kegiatan itu bisa menghasilkan uang.
Hal inilah yang dilakukan oleh Genthur Ramadhani (15). seorang siswa SMP asal Kampur Banaran, Kecamatan Playen, Gunungkidul. Sembari menjalani kegiatan belajar di rumah, Genthur memanfaatkan waktu luangnya dengan beternak kelinci yang terdiri dari berbagai jenis. Bahkan dengan kegiatannya ini ia bisa menghasilkan uang hingga jutaan rupiah per bulan.
Lalu bagaimana dia melakukan kedua aktivitas itu secara berdampingan? Berikut selengkapnya:
Berawal dari Hobi
©YouTube/Cerita Gunungkidul
Genthur mengatakan, inisiatifnya beternak kelinci pada awalnya bermula dari hobi. Saat pertama kali beternak, Genthur hanya memiliki satu pasang kelinci. Namun pada akhirnya kelinci yang itu kawin dan beranak. Lalu anakan itu ia jual dan laku. Mulai saat itulah ia ketagihan untuk beternak kelinci.
“Setelah kelinci yang saya jual laku, saya kembangkan usaha ternak ini hingga sekarang. Sampai banyak kayak gini,” kata Gentur dikutip dari kanal YouTube Cerita Gunungkidul.
Penghasilan Jutaan Rupiah per Bulan
©YouTube/Cerita Gunungkidul
Genthur mengatakan ia melakukan usaha ternak kelinci sejak awal masa pandemi COVID-19. Ia menjelaskan, dalam sekali panen, sebanyak 25 ekor kelinci pedaging bisa menghasilkan pendapatan hingga di atas Rp8 juta. Sementara kelinci betina dalam sekali panennya menghasilkan Rp12 juta ke atas. Sementara itu masa panen anakan kelinci untuk betina adalah 2 bulan sekali, sementara untuk kelinci jantan adalah tiga bulan sekali.
“Ya penghasilannya lumayan lah. Bisa buat sekolah, bisa buat beli hp, bisa buat beli motor supra juga,” ungkap Gentur.
Belajar dari YouTube
©YouTube/Cerita Gunungkidul
Saat beternak kelinci, Genthur mengaku ia banyak belajar dari YouTube. Selain itu ia juga belajar pada peternak kelinci lain. Kini, ia memiliki induk kelinci sebanyak 25 ekor dan anakan 90 ekor. Dalam mengurus kelinci sebanyak itu, ia mengaku tidak dibantu oleh siapapun.
“Target ke depan ya bisa punya 100 induk tahun depan. Kalau bisa ya lebih,” harap Gentur, dikutip Merdeka.com dari kanal YouTube Cerita Gunungkidul pada Kamis (23/9).