LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JATENG

Terletak Berdampingan, Ini Cara Masjid Al Hikmah & GKJ Joyodiningratan Jaga Toleransi

Upaya toleransi terus dirawat oleh Masjid Al-Hikmah dan Gereja Kristen Jawa (GKJ) Joyodiningratan, di Kota Solo, Jawa Tengah. Keduanya terpantau kian harmonis, di tengah momen perayaan Paskah dan bulan suci Ramadan.

2022-04-15 10:25:00
Jateng
Advertisement

Upaya toleransi terus dirawat oleh Masjid Al-Hikmah dan Gereja Kristen Jawa (GKJ) Joyodiningratan, di Kota Solo, Jawa Tengah. Keduanya terpantau kian harmonis, di tengah momen perayaan Paskah dan bulan suci Ramadan.

Kebersamaan keduanya diketahui terus bertahan, terlebih kedua rumah ibadah tersebut telah lama berdiri bersebelahan di Jalan Gatot Subroto, Kratonan.

Menurut Imam Masjid Al-Hikmah, Muhammad Soeqhodi. Masjid Al-Hikmah selalu bekerja sama dengan pihak Gereja Joyodiningratan dalam setiap pelaksanaan ibadah terutama yang menyangkut banyak jemaah.

Advertisement

"Kami bekerja sama dengan gereja sudah lama” terang Soeqhodi, Kamis (14/4), dilansir dari ANTARA.

Saling Berbagi Tempat Parkir

Advertisement

©2022 Youtube Agnes Sony Tianinda/ Merdeka.com

Soeqhodi menjelaskan, salah satu yang diterapkan oleh keduanya yakni saling berbagi tempat parkir saat salah satu tempat ibadah menggelar acara keagamaan.

Ia mencontohkan seperti saat salat Tarawih, termasuk salat Idulfitri dan Iduladha. Juga pada Gereja Joyodiningratan yang saat ini tengah melaksanakan perayaan ibadah Paskah, sejauh ini tidak ada masalah karena antara warga masjid dan gereja yang berdampingan saling menghormati.

“Contohnya jika gereja ada acara ibadah parkir kendaraan hingga ke depan masjid begitu juga sebaliknya acara masjid," kata Soeqhodi.

Berkoordinasi Untuk Menyesuaikan Ibadah Masing-Masing

©2022 Youtube Agnes Sony Tianinda/ Merdeka.com

Kemudian, ketika pelaksanaan ibadah Idulfitri dan Iduladha yang bersamaan dengan agenda ibadah gereja itu, pihak masjid melakukan koordinasi terlebih dahulu. Dari situ  kegiatan masjid bisa berjalan lebih dahulu, dan dilanjutkan dengan ibadah di gereja menyesuaikan siang atau sore.

Menurut Soeqhodi, saat ada pembacaan tilawah Al Quran sebelum azan dan bertepatan dengan agenda ibadah di gereja, pengeras suara masjid tidak akan dinaikkan. Sehingga speaker akan difungsikan pada saat waktu azan dan iqomah untuk menjaga kebersamaan antara warga masjid dan gereja.

Hal itu juga yang terjadi pada malam lalu, di mana gereja mengadakan ibadah Kamis Putih dalam rangkaian Paskah di sore hari bersamaan dengan salat tarawih. Maka pengeras suara luar tidak difungsikan, dan hanya pada dalam masjid agar tidak mengganggu kegiatan di gereja.

Saling Memahami untuk Tetap Jalan Bersamaan

©2022 Youtube Agnes Sony Tianinda/ Merdeka.com

Senada dengan Imam Masjid Al-Hikmah, Soeqhodi. Pendeta GKJ Joyodiningratan, Nunung Istining Hyang juga mengatakan jika terdapat kegiatan ibadah seperti salat tarawih saat Ramadan ini pihaknya sudah mengetahui.

Dari situ kegiatan ibadah akan tetap di dalam gereja, dan tidak sampai ke luar bangunan gedung gereja.

"Begitu juga kegiatan ibadah masjid hanya ada di dalam gedung masjid dan kami juga hanya di dalam gedung gereja. Kalau masalah keramaian kami sudah biasa bersama-sama ibadah di waktu yang sama," kata Nunung.

Rasa Menghormati Tinggi

Nunung menambahkan, ibadah hari besar secara otomatis antara masjid dan gereja yang berdampingan ini sudah tahu. Kecuali kalau Hari Raya Idul Fitri dan idul Adha ibadah hingga halaman depan gereja sehingga perlu berkoordinasi. Pihaknya koordinasi hanya untuk kegiatan ibadah hari-hari besar saja.

"Kegiatan di GKJ, ada ibadah Kamis Suci dan Jumat Agung ibadah dan bersamaan waktu dengan Shalat Tarawih di masjid, tetapi tetap jalan bareng dan tidak masalah karena keduanya saling menghormati," kata Nunung.

Adapun jumlah jemaat di GKJ Joyodiningratan Solo, ada sekitar 500 orang dan kapasitas gereja 400 orang. Pada masa pandemi kegiatan ibadah dibagi dua sesi masing-masing 200 orang untuk menjaga protokol kesehatan (prokes).

(mdk/nrd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.