Singlish adalah Percakapan Sehari-hari Inggris Singapura, Berikut Contohnya
Singlish adalah bahasa lokal Singapura yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari, terutama kawula muda. Bahasa ini merupakan campuran antara bahasa Melayu, Inggris, dan sedikit dipengaruhi oleh bahasa Tiongkok.
Singlish adalah bahasa lokal Singapura yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari, terutama kawula muda. Bahasa ini merupakan campuran antara bahasa Melayu, Inggris, dan sedikit dipengaruhi oleh bahasa Tiongkok. Pada tahun 2016 lalu, ada beberapa kata Singlish ditambahkan ke Oxford English Dictionary.
Salah satu ciri Singlish adalah subjeknya sering tidak digunakan. Dalam bahasa Inggris tradisional, kalau kita bicara tanpa menggunakan subjek, mungkin lawan bicara akan kebingungan dan tidak tahu. Namun, dalam bahasa Singlish, lawan bicara akan tetap mengerti meski subjeknya tidak disebutkan.
Selain itu, singlish juga sering tidak menggunakan verb to be. To be yang biasa, seperti is dan are sering tidak digunakan dalam singlsih. Lebih jelasnya, berikut penjelasan singlish dan contohnya yang merdeka.com lansir dari thehoenycombers:
Apa Itu Singlish?
moneycrashers.com
Singlish adalah campuran antara bahasa Inggris, bahasa Melayu, dan dipengaruhi oleh bahasa Tiongkok. Meski awalnya dipandang sepele, kini singlish mulai diakui oleh dunia. Singlish tidak jauh berbeda dengan bahasa Inggris yang biasa kita dipelajari, tetapi ada sedikit perbedaan di dalamnya yang membuatnya unik.
Singlish adalah bahasa yang banyak dipengaruhi oleh bahasa Tiongkok. Hal ini bisa dilihat dari penggunaan partikel khas bahasa Melayu, seperti hah (untuk bertanya), ah (untuk menyatakan ketidakpastian), dan lah (untuk membuat pernyataan).
Singlish adalah bahasa lokal Singapura yang muncul pertama kali setelah kemerdekaan Singapura pada 1965. Meski bahasa Inggris ditetapkan sebagai bahasa resmi negara tersebut, tetapi singlsih banyak dipakai di jalan dan biasa dipakai dalam suasana yang casual.
Contoh Singlsih
© Negative Space
Singlish menggabungkan multikulturalisme dan akar imigran di negara, yang berbentuk kota ini dengan sempurna. Singlish bisa dibilang seperti rojak yang menggambarkan campuran eklektik. Berikut beberapa contoh singlish yang biasa dipakai dalam kehidupan sehari-hari:
1. Why you so like that?
Artinya: Kenapa kamu seperti itu?
2. Don’t play – play with me!
Artinya: Jangan macam – macam kamu!
3. Can or not?
Artinya: Bisa atau tidak?
4. Lim kopi
Artinya: Nongkrong yuk’ atau ‘ngopi yuk’
5. Kancheong spider
Artinya: Kalau kamu dipanggil ini, kamu dibilang harus santai)
6. ‘You didn’t study for exams? Ho sei liao.
Artinya: ‘Kamu tidak belajar untuk ujian?Luar biasa!’
7. Don’t act blur ok. I know you Ali Baba my fries when I went to the toilet.’
Artinya: Jangan pura-pura, saya tau kamu mencuri (makan) kentang goreng saya sewaktu saya ke toilet tadi.’
8. Everyday say you want to treat me go lunch, but you all fart and no shit only.’
Artinya: Kamu tiap hari bilang mau traktir makan siang, tapi gak pernah ditepati.’
9. (if) you go, who will drive?
Artinya: Kalau kamu pergi, siapa yang nyetir?
10. (if you) Cry again, we go home.
Artinya: Kalau kamu nangis lagi, kita pulang)
11. She worry
Artinya: Dia khawatir
12. Where my keys?
13. Artinya: Di mana kunciku?
14. I (am) leaving now.
Artinya: Aku pergi sekarang.
15. Close the door, hah?
Artinya: Pintunya mau ditutup?
16. You look so beautiful, lah!
Artinya: Kamu terlihat sangat cantik!
17. This is not pork, ah?
Artinya: Ini bukan babi, kan?
18. Eww, (I) don’t want that!
Artinya: Ih, ga mau itu!
19. My mom not here, (she) go to market.
Artinya: Ibuku lagi ga ada, dia ke pasar.