LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JATENG

Siap Sambut Ramadan 2023, Intip Potret Terbaru Masjid Raya Sheikh Zayed Solo

Resmi dibuka untuk umum pada Selasa (28/2/2023) lalu, Masjid Raya Sheikh Zayed di Kota Solo siap menyongsong Bulan Ramadan yang sebentar lagi tiba. Ini potret terbarunya.

2023-03-05 15:15:00
Jawa Tengah
Advertisement

Masjid Raya Sheikh Zayed di Kota Surakarta, Jawa Tengah, belakangan menjadi perhatian banyak pihak. Meskipun belum dibuka secara resmi untuk publik, masjid yang dibangun dengan biaya dari Persatuan Emirat Arab (PEA) itu telah menjadi salah satu tujuan wisata religi favorit di Kota Solo.

Dikutip dari laman resmi Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia (RI), masjid yang merupakan hadiah dari Presiden PEA untuk Indonesia itu merupakan replika dari Sheikh Zayed Grand Mosque yang berada di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA). Sehingga desainnya dirancang mirip dengan aslinya.

Selain masjid raya, PEA dan Indonesia sepakat membangun Solo Culture Center atau Islamic Center yang terintegrasi dengan Masjid Raya Sheikh Zayed. Pembangunan itu sepenuhnya dibiayai pemerintah PEA.

Advertisement

Salat Subuh Berjemaah Pertama Kali

©2023 Merdeka.com/Dok. Kemenag RI

Advertisement

Masjid Raya Sheikh Zayed resmi dibuka untuk publik pada Selasa (28/2/2023) malam oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin. Hari itu juga menjadi hari pertama kali digelar salat subuh berjemaah.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang mendampingi Wapres hari itu menceritakan bahwa warga sangat antusias untuk salat subuh berjemaah di Masjid Raya Sheikh Zayed. Hal itu tampak dari banyaknya warga yang datang ke lokasi.

Masjid ini dirancang sebagai pusat peradaban modern. Selain keberadaan Islamic Center, kompleks Masjid Sheikh Zayed juga dilengkapi dengan keberadaan perpustakaan.

Sebagaimana fungsi masjid pada zaman Rasulullah SAW, Masjid Raya Sheikh Zayed diharapkan bisa menjadi sarana belajar, berdiskusi, dan menghasilkan pemikiran-pemikiran solutif terhadap permasalahan umat.

Pionir Penguatan Moderasi Beragama

©2023 Merdeka.com/Dok. Kemenag RI

Sebelumnya, Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin menjelaskan bahwa Masjid Raya Sheikh Zayed Solo diproyeksikan menjadi contoh tata kelola masjid profesional bagi masjid-masjid lain di seluruh Indonesia.

Keberadaan masjid tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas kesejahteraan bagi masyarakat Kota Surakarta melalui kegiatan-kegiatan produktif.

Tak kalah penting, Masjid Raya ini digadang-gadang bisa menjadi pionir penguatan moderasi beragama. Moderasi agama itu salah satunya ditunjukkan dengan lokasi masjid yang bertetangga dengan Gereja Sola Gratia.

(mdk/rka)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.