LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JATENG

Sekolah di Kota Jogja Tiadakan Libur Semester Akhir Tahun, Ini Alasannya

Disdikpora Kota Yogyakarta meniadakan libur akhir semester gasal Tahun Ajaran 2021/22 yang bertepatan dengan libur Natal dan Tahun Baru. Peniadaan libur ini nantinya akan diganti dengan kegiatan belajar mengajar yang lebih banyak dilakukan secara daring.

2021-12-07 17:55:00
DIY
Advertisement

Memasuki penghujung tahun 2021, libur akhir tahun semakin dekat. Orang-orang mulai mempersiapkan rencana liburan. Sayangnya hal itu tidak berlaku bagi para siswa yang bersekolah di Kota Yogyakarta.

Pada Senin (6/12), Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Yogyakarta meniadakan libur akhir semester gasal Tahun Ajaran 2021/22 yang bertepatan dengan Libur Natal dan Tahun Baru. Peniadaan libur ini nantinya akan diganti dengan kegiatan belajar mengajar yang lebih banyak dilakukan secara daring.

“Peniadaan libur akhir semester gasal ini sesuai dengan surat edaran dari Kemendikbudristek dan juga Instruksi Menteri Dalam Negeri. Kami sudah melayangkan surat edaran ini ke sekolah-sekolah mengenai kebijakan tersebut,” kata Ketua Disdikpora Kota Yogyakarta, Budi Santosa Asrori.

Advertisement

Lalu apa alasan ditiadakannya libur akhir tahun bagi para siswa tersebut? Berikut selengkapnya:

Cegah Penularan COVID-19

Advertisement

©2020 Merdeka.com/liputan6.com

Budi mengatakan, peniadaan libur akhir semester tersebut dilakukan untuk mendukung upaya pemerintah dalam mengantisipasi penularan COVID-19. Dengan begitu, para siswa beserta orang tua tidak melakukan perjalanan ke luar daerah, terutama kalau tidak ada keperluan mendesak.

Sebagai gantinya, kegiatan belajar mengajar tetap dilakukan, baik itu secara daring maupun tatap muka secara terbatas di sekolah. Nantinya kegiatan sekolah pengganti libur ini akan diisi oleh ujian remedial bagi siswa yang nilainya kurang baik atau kegiatan penguatan karakter serta pengembangan diri.

“Kegiatan lebih banyak dilakukan secara daring. Pembelajaran tatap muka akan dibatasi. Satu kali pertemuan,” kata Budi, mengutip dari ANTARA.

Tanggapan Pihak Sekolah

©2021 Merdeka.com/Nanda Farikh Ibrahim

Menyangkut peniadaan hari libur akhir tahun ini, Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi mengatakan kebijakan tersebut diterapkan setelah berkoordinasi dengan kabupaten lain di DIY.

Menanggapi hal ini, Kepala Sekolah SMP Negeri 15 Yogyakarta, Siti Arina Budiastuti mengatakan akan mengawal kebijakan ini karena masih ada kekhawatiran penularan virus di sekolah.

“Kami akan menyelenggarakan pembelajaran daring dengan memberikan tugas seperti aktivitas pengamatan,” kata Siti, mengutip dari ANTARA.

Ia berharap, para orang tua dapat mendukung kebijakan daring tersebut dengan memastikan anak tetap mengikuti seluruh kegiatan pembelajaran dan menyelesaikan tugas yang diberikan.

(mdk/shr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.