LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JATENG

Sejarah Letusan Merapi 2010, Sebabkan Ratusan Orang Meninggal Termasuk Juru Kunci

Letusan Gunung Merapi tahun 2010 merupakan salah satu letusan gunung berapi terbesar di Indonesia pada abad ke-21 ini. Rangkaian letusan ini menyebabkan 353 orang meninggal dunia, termasuk juru kunci Mbah Maridjan

2022-10-26 14:10:00
DIY
Advertisement

Letusan Gunung Merapi tahun 2010 merupakan salah satu letusan gunung berapi terbesar di Indonesia pada abad ke-21 ini. Erupsi besar itu terjadi berkali-kali, dua yang terbesar adalah erupsi pada 26 Oktober dan 5 November 2010.

Rangkaian letusan ini menyebabkan 353 orang meninggal dunia, termasuk juru kunci Mbah Maridjan. Saat letusan itu terjadi, material bebatuan jatuh di sudut perkampungan yang ada di lereng barat daya dan selatan Merapi.

Akibatnya, banyak orang meninggal, binatang ternak mati terpanggang, dan ratusan hektare lahan pertanian tertutup material panas. Berikut adalah sejarah letusan Merapi tahun 2010:

Advertisement

Mbah Maridjan Meninggal Dunia

©2020 Kapanlagi.com

Advertisement

Luncuran awan panas Gunung Merapi pada 26 Oktober 2010 mencapai rumah sang juru kunci, Mbah Maridjan. Hingga menyebabkan Mbah Maridjan meninggal dunia.

Sebenarnya tim evakuasi telah berusaha untuk mengevakuasi Mbah Maridjan dan beberapa warga yang tersisa di Desa Kinahrejo, Cangkringan, Sleman, namun mereka menolak. Hingga akhirnya mereka ikut tersapu awan panas.

Keesokan paginya, Mbah Maridjan ditemukan dengan luka bakar sambil bersujud menghadap ke arah selatan di dapur rumahnya. Jarak rumahnya dari puncak Merapi hanya sekitar 4 km.

Overscale

©2020 Merdeka.com/liputan6.com

Letusan Gunung Merapi tahun 2010 merupakan letusan terbesar bahkan terburuk sejak tahun 1870. Bahkan saking besarnya, seismograf tidak bisa sepenuhnya merekam kekuatan letusan karena overscale.

Bahkan pada 3 dan 4 November, jarak luncuran letusan Merapi mencapai 9 dan 14 km dari puncak. Suara gemuruh letusannya bahkan terdengar hingga Kota Yogyakarta, Magelang, dan Wonosobo.

Tak hanya awan panas, akibat peristiwa ini hujan kerikil dan pasir mencapai Kota Yogyakarta bagian utara, sedangkan hujan abu vulkanik pekat turun hingga Purwokerto dan Cilacap. Pada siang harinya, debu vulkanik telah mencapai sejumlah wilayah di Jawa Barat.

(mdk/shr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.