LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JATENG

Prolog adalah Pengantar Cerita, Ketahui Fungsi dan Cara Membuatnya

Prolog adalah pengantar suatu naskah bisa berupa dialog atau kilas balik dari suatu peristiwa di dalam cerita. Sebenarnya, prolog bersifat tidak wajib, namun dengan adanya prolog, akan membuat penonton, pembaca, atau pendengar tertarik dan penasaran dengan isi cerita tersebut.

2020-09-23 06:15:00
Jenis-jenis drama
Advertisement

Bagi setiap orang yang pernah atau gemar bercerita di depan umum tentu sudah tidak asing dengan istilah prolog. Istilah tersebut juga sering kita dengar dalam sebuah pementasan drama. Hampir semua cerita, baik itu karya sastra maupun drama selalu terdapat prolog di dalamnya.

Melansir dari Wiki How, prolog adalah pengantar suatu naskah bisa berupa dialog atau kilas balik dari suatu peristiwa di dalam cerita. Sebenarnya, prolog bersifat tidak wajib, namun dengan adanya prolog, akan membuat penonton, pembaca, atau pendengar tertarik dan penasaran dengan isi cerita tersebut.

Secara umum, isi prolog dalam sebuah naskah menjelaskan mengenai tokoh atau pemeran di dalam cerita. Selain itu, ada beberapa prolog yang langsung menggambarkan konflik cerita, tentu saja hal ini untuk menarik perhatian pembaca supaya penasaran dengan jalan cerita tersebut.

Advertisement

Lantas, apa sebenarnya yang disebut dengan prolog dan bagaimana cara membuatnya? Simak ulasannya yang merdeka.com lansir dari Wiki How berikut ini.

Mengenal Prolog

Advertisement

©2019 Merdeka.com

Seperti yang sudah diketahui, prolog adalah bagian penting dari suatu karya sastra berupa kalimat pembuka atau pendahuluan. Secara estimologis, prolog diambil dari bahasa Yunani, yaitu Prologos yang berarti kata pengantar atau memperkenalkan isi suatu karya sastra.

Sederhananya, prolog adalah sebuah istilah yang digunakan dalam karya sastra yang berfungsi sebagai kalimat atau peragaan pembuka. Prolog sendiri merupakan bagian yang sengaja ditampilkan di awal cerita untuk pengantar dari keseluruhan sebuah cerita. Biasanya, prolog dalam dunia sastra banyak digunakan dalam novel, drama, film, dan lainnya.

Jenis-Jenis Prolog

Berdasarkan penyajiannya, prolog dalam sebuah naskah dibagi menjadi beberapa jenis. Umumnya, jenis prolog tersebut disesuaikan dengan penyajian lakon, sarana, dan keberadaan naskah. Berikut ini beberapa jenis prolog berdasarkan penyajian sebuah lakon:

Tragedi

Tragedi merupakan salah satu jenis drama yang berisi cerita penuh kesedihan. Sepanjang jalannya cerita, kita akan menyaksikan tokoh atau pelaku utama akan mengalami kegagalan yang biasanya berujung dengan duka atau kematian. Sehingga jenis drama ini akan membuat penonton seolah-olah ikut merasakan kesedihan yang dialami tokoh utama.

Komedi

Komedi merupakan jenis drama yang menggambarkan suasana suka cita yang biasanya berisi lelucon. Jenis drama ini menjadi salah satu yang cukup digemari semua kalangan karena akan menimbulkan tawa penonton. Meskipun demikian, drama komedi tidak sama seperti acara lawak, sehingga masih sesuai dengan kaidah atau unsur drama.

Melodrama

Melodrama merupakan jenis drama yang dialognya diucapkan dengan iringan melodi atau musik. Jenis drama ini berasal dari drama opera yang kemudian dikembangkan menjadi aliran tersendiri dengan iringan peralatan musik. Sehingga tak jarang saat pementasan ini para tokoh ikut bernyanyi.

Opera

Opera adalah drama yang dialognya diiringi dengan musik. Adapun lagu yang dinyanyikan pemain satu biasanya berbeda dengan pemain lain. Bentuk dari drama ini lebih mementingkan musik dan nyanyian, sementara para tokoh yang terlibat hanya sebagai sarana untuk menggambarkan suasana dalam cerita.

Fungsi Prolog

©Pixabay

Prolog dalam sebuah karya sastra memiliki peranan cukup penting. Adanya prolog, sebuah cerita bisa menjadi semakin menarik karena membuat penasaran bagi pembaca atau penonton. Secara umum, beberapa fungsi prolog dalam sebuah karya sastra ialah seperti berikut:

• Menarik perhatian pembaca serta membuat mereka semakin penasaran dengan isi cerita.

• Sebagai kata pembuka atau pendahuluan suatu karya sastra.

• Memperkenalkan para tokoh, pemeran, konflik, dan sinopsis lakon suatu cerita.

Cara Membuat Prolog

Prolog digunakan salah satunya agar pembaca semakin penasaran dengan isi cerita. Oleh karena itu, prolog yang baik adalah yang mampu membuat pembaca tertarik untuk membacanya. Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan saat membuat prolog:

1. Cari bagian dari konflik yang paling menarik agar pembaca semakin penasaran.

2. Buatlah prolog dengan singkat dan sederhana agar pembaca mudah memahami cerita tersebut.

3. Sesuaikan prolog berdasarkan jenis naskah atau drama.

4. Sebaiknya, prolog tidak terikat sama sekali dengan chapter 1 dalam cerita.

(mdk/jen)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.