LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JATENG

Pesona Pulau Nusakambangan Cilacap, Disebut Alcatraz-nya Indonesia.

Pulau Nusakambangan Cilacap dikenal sebagai tempat para narapidana kelas kakap. Pulau di Jawa Tengah ini juga dikenal angker, pasalnya ratusan orang bahkan ribuan narapidana mati secara tak wajar. Di balik keangkerannya, Nusakambangan memiliki pesona yang indah

2021-09-03 20:00:00
picture first
Advertisement

Pulau Nusakambangan Cilacap dikenal sebagai tempat para narapidana kelas kakap. Pulau di Jawa Tengah ini juga dikenal angker, pasalnya ratusan orang bahkan ribuan narapidana mati secara tak wajar. Kebanyakan dari mereka dieksekusi dan terjangkit wabah malaria seperti yang diriwayatkan pada masa kolonial Belanda.

Mitosnya makhluk halus berkeliaran di pulau yang dijuluki Pulau Kematian ini. Mengetahui kisahnya, sudah cukup membuat bulu kuduk merinding apabila mendengar nama Nusakambangan. Bahkan, saking menyeramkannya pulau Nusakambangan disebut Alcatraz-nya Indonesia. Penjara ikonik yang ada di Amerika Serikat.

Tetapi jangan salah, di balik keangkerannya, Nusakambangan memiliki pesona yang indah. Sederet pantai berpasir putih ada di pulau ini. Wisata alam di sudut Pantai Pasir Putih yang tak kalah apik ialah Benteng Klingker.

Advertisement

©2021 Merdeka.com/Gebyar Adisukmo

Sebelum ke Pulau Nusa Kambangan tak afdal rasanya, jika tak bermain-main terlebih dahulu di Pantai Teluk Penyu. Pantai yang terletak di pesisir selatan Pulau Jawa ini menjadi ikon tersendiri bagi Cilacap.

Advertisement

Khas dari pantai teluk penyu ialah jembatan beton yang berfungsi sebagai pemecah ombak dan mencegah abrasi pantai. Para pelancong biasanya duduk sembari menikmati angin laut atau bermain dengan air pantai.

Awalnya pantai ini digunakan sebagai tempat pengembangan penyu. Namun, karena mulai banyaknya aktivitas orang di pantai, kapal tangker dan perahu nelayan. Penyu pun berimigrasi mencari habitat lain.

©2021 Merdeka.com/Gebyar Adisukmo

Benteng Klingker berada di Nusakambangan bagian Timur. Dibangun pada tahun Daendels sekitar 1836, benteng yang menjadi sejarah peninggalan zaman Belanda ini masih kokoh berdiri hingga kini.

Bangunan yang tersembunyi di balik hutan ini mempunyai langit-langit lengkung yang tinggi. Dinding Benteng Klingker tersusun dari batu-bata merah. Seolah terikat dengan benteng, akar-akar pohon besar tertanam kuat di dinding benteng. Tanaman hijau tumbuh lebat di sekitar benteng berbentuk lingkaran ini.

Dulunya benteng ini merupakan sistem pertahanan pantai. Difungsikan oleh Belanda untuk mengamankan area pelabuhan Cilacap dari ancaman musuh yang datang dari laut. Selain Benteng Kelingker, masih ada benteng Karangbolong dan Benteng Pendem yang tak kalah memesona.

©2021 Merdeka.com/Gebyar Adisukmo

Tak jauh dari Benteng Klingker, terdapat pantai pasir putih Kalipat. Pantai ini berada di pinggiran garis yang mengelilingi Pulau Nusakambangan dan berbatasan langsung dengan Samudra Hindia. Dari wilayah yang luas itu wisatawan dimanjakan dengan pemandangan bukit tinggi yang berada di sebelah barat pantai.

Tak hanya itu saja, pelancong juga akan menemukan banyak batu karang di sepanjang pantai. Jauh dari keramaian, Pantai Kalipat memang cocok untuk kamu yang butuh ketenangan diri.

©2021 Merdeka.com/Gebyar Adisukmo

Pesona pantai Kalipat memang tiada duanya. Perpaduan warna birunya pantai dan langit akan memanjakan mata kita. Masih tergolong sepi, saat berkunjung ke pantai ini seolah merasakan sensasi private beach.

Menikmati keindahan Pantai Kalipat memang butuh perjuangan. Pengunjung harus berjalan kaki sekitar 1,5 jam dari Pantai Karang Tengah. Medannya cukup menantang dengan melewati hutan yang lebat. Tak jarang berjumpa dengan kawanan kera yang semakin menambah warna perjalanan.

Untuk mencapai Benteng Kelingker dan Pantai Kalipat para pelancong harus menaiki perahu dari dermaga Teluk Penyu. Cukup mengeluarkan dana sebesar Rp30 ribu per orang dimana sudah termasuk tiket masuk ke lokasi ke Pulau Nusakambangan.

(mdk/Tys)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.