Penyebab Infeksi Ginjal yang Perlu Diwaspadai, Ketahui Gejala dan Cara Mengatasinya
Penyebab infeksi ginjal perlu diwaspadai setiap orang. Infeksi ginjal atau pielonefritis adalah infeksi di ginjal yang bisa memicu gejala munculnya darah atau nanah dalam urine. Bila tidak segera diatasi, penyakit ini bisa membahayakan kesehatan tubuh.
Penyebab infeksi ginjal perlu diwaspadai setiap orang. Infeksi ginjal atau pielonefritis adalah infeksi di ginjal yang bisa memicu gejala munculnya darah atau nanah dalam urine. Bila tidak segera diatasi, penyakit ini bisa membahayakan kesehatan tubuh.
Infeksi ginjal memang lebih berisiko terjadi pada wanita dibandingkan pria. Namun, jenis infeksi ini bisa dialami oleh siapa saja, terutama mereka yang memiliki sejumlah faktor risiko penyebab infeksi ginjal. Maka dari itu, penting untuk mengetahui beberapa penyebab infeksi ginjal.
Penyebab infeksi ginjal yang paling umum adalah karena infeksi bakteri. Bakteri ini biasanya berasal dari saluran pencernaan yang keluar bersama tinja. Lebih jelasnya, berikut beberapa penyebab infeksi ginjal yang merdeka.com lansir dari Healthline dan sumber lainnya:
Gejala Infeksi Ginjal
lifeline24.co.uk
Ginjal merupakan sepasang organ ekskresi dalam vibreta yang memiliki bentuk seperti kacang di area punggung bagian bawah. Ginjal memiliki beberapa fungsi, seperti menyaring kotoran serta membuangnya bersama air dalam bentuk urine. Apabila ginjal tidak berfungsi dengan baik maka dapat menyebabkan gangguan yang disebut penyakit ginjal.
Melansir dari laman Healthline, beberapa gangguan pada ginjal ini menimbulkan beberapa penyakit komplikasi dalam tubuh, seperti anemia dan gangguan elektrolit. Salah satu gangguan ginjal yang paling umum dialami penderita adalah infeksi ginjal. Berikut sejumlah gejala infeksi ginjal, antara lain:
• Bau urine yang tidak seperti biasa
• Sakit pinggang atau nyeri punggung bawah
• Lemas
• Kehilangan nafsu makan
• Mual dan muntah
• Diare
• Adanya darah atau nanah dalam urine
• Menggigil
Penyebab Infeksi Ginjal
Salah satu penyebab infeksi ginjal adalah bakteri Escherichia coli (E. Coli). Bakteri ini berasal dari usus dan bisa keluar bersama tinja. Hal ini bisa terjadi karena kurang menjaga kebersihan dengan baik, sehingga bakteri bisa masuk melalui lubang kencing, berkembang biak ke uretra, dan menyebabkan infeksi saluran kemih.
Selain itu, ada beberapa penyebab infeksi ginjal yang perlu diwaspadai, di antaranya:
• Mengalami kelainan pada bentuk saluran kemih, seperti struktur uretra.
• Menderita kerusakan saraf di sekitar kandung kemih.
• Menggunakan kateter urine dalam jangka panjang.
• Menderita penyakit yang membuat sulit buang air kecil.
• Memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah, seperti diabetes, HIV/AIDS, atau efek samping konsumsi obat penekan sistem imun.
• Menjalani prosedur medis, seperti operasi saluran kemih atau pemeriksaan sistoskopi.
• Mengalami penyumbatan pada saluran kemih, misalnya batu ginjal atau pembesaran kelenjar prostat.
Cara Mengatasi Infeksi Ginjal
©Shutterstock.com/SSCREATIONS
Bila Anda mengalami beberapa gejala infeksi ginjal, sebaiknya langsung berkonsultasi dengan dokter. Sebab, infeksi ginjal yang tidak ditangani dengan baik bisa berkembang menjadi sepesies yang bisa membahayakan nyawa.
Untuk mendiagnosis infeksi ginjal, dokter akan menanyakan gejala pasien terlebih dahulu. Setelah itu, dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan, seperti tes urine, pemindaian saluran kemih CT scan dan USG, dan pemberian antibiotik.
Selain itu, ada beberapa cara mencegah infeksi ginjal yang bisa dilakukan. Infeksi ginjal dapat disebabkan karena beberapa hal, seperti hipertensi, kolesterol tinggi, hingga diabetes. Apabila tidak dilakukan upaya pencegahan, maka penyakit ginjal dapat membahayakan Kesehatan tubuh Anda. Berikut ini beberapa cara mencegah infeksi ginjal yang perlu diketahui.
1. Berhenti merokok
2. Minum air putih secukupnya, setidaknya 7-10 gelas per hari
3. Istirahat yang cukup
4. Mengatur pola makan
5. Hindari obat-obatan terlarang
6. Lakukan pemeriksaan ke dokter secara rutin. Selain itu juga disarankan untuk mengurangi dalam mengonsumsi makanan yang mengandung garam dan gula secara berlebihan. Pasalnya hal ini dapat memicu terjadinya penyakit ginjal.