LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JATENG

Penyakit PMK Hewan Ternak Merebak di Jateng, Ini Imbauan Ganjar Pranowo

Setelah dinyatakan bebas selama tiga dekade lamanya, penyakit PMK muncul kembali di Indonesia. Di Jateng sendiri, sudah ada empat daerah yang hewan ternaknya ditemukan penyakit PMK. Berkaitan dengan itu, Gubernur Ganjar Pranowo mengaku pihaknya sudah menyiapkan langkah untuk mencegah penyebarannya.

2022-05-13 11:19:00
Jateng
Advertisement

Setelah dinyatakan bebas selama tiga dekade lamanya, penyakit mulut dan kuku (PMK) muncul kembali di Indonesia. Walaupun tidak terlalu berpengaruh pada manusia, adanya penyakit ini akan sangat berpengaruh pada kehidupan sosial ekonomi masyarakat. Apalagi dalam beberapa waktu ke depan, ada perayaan Iduladha di mana konsumsi hewan ternak seperti sapi dan kambing otomatis meningkat.

Di Jawa Tengah, sudah ada empat daerah yang hewan ternaknya ditemukan penyakit PMK yaitu di Boyolali, Rembang, Wonosobo, dan Banjarnegara. Atas temuan ini,Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meminta masyarakat untuk tidak panik. Apalagi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan sudah menyiapkan langkah untuk menempatkan hewan yang terinfeksi ke tempat karantina.

“Jadi ini karantina hewan sehingga kita bisa kasih ‘treatment’. Kawan-kawan sekarang saya minta lagi ke lapangan. Semua siapkan antisipasi kecuali kalau nanti jadi pandemi besar tindakan kita akan lebih lagi,” kata Ganjar dikutip dari ANTARA pada Kamis (12/5).

Advertisement

Lakukan Antisipasi

©2022 Merdeka.com/Antara

Advertisement

Terkait merebaknya PMK di Jateng, Ganjar Pranowo mengaku telah melakukan antisipasi. Beberapa antisipasi di antaranya menyiapkan tim khusus untuk menangani kasus ini, apabila nanti kasus ini merebak menjadi pandemi yang menyerang hewan-hewan ternak milik warga.

“Kita sudah siapkan tim. Kepala Dinas Peternakan sudah menyiapkan draft-nya. Mungkin hari ini atau besok atau awal pekan tim sudah siap untuk menyerbu. Kita belajar dari pandeminya manusia,” kata Ganjar pada Kamis (12/5).

Ganjar juga menambahkan, langkah tegas akan dilakukan Pemprov Jateng dengan memperketat masuknya hewan dari daerah lain, dalam hal ini pihaknya akan melakukan kontrol di perbatasan.

Obrolan Ganjar dengan Mentan

Sebelumnya, Ganjar juga sempat berkomunikasi dengan Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan) dalam rangka pengendalian penyebaran penyakit PMK.

Menurutnya, sejauh ini Kementan telah mengambil langkah awal untuk pengendalian penyakit itu, dengan berkoordinasi dengan para ahli dan dokter hewan. Dalam penerapan di lapangan, pihaknya nanti akan berkoordinasi dengan Pemprov Jatim, salah satunya adalah dengan menjaga perbatasan.

“Kemarin ngobrol dengan Pak Menteri Pertanian di Makassar. Beliau mengatakan segera dimusnahkan itu ada teknisnya. Dukungan diberikan oleh Kementerian barangkali Gubernur Jawa Timur yang akan mengeksekusi di lapangan. Nah kami yang di Jateng bersiap-siap karena bukan tidak mungkin itu juga bergeser. Maka harus dijaga transportasi lalu lintas hewan kita,” kata Ganjar dikutip dari ANTARA pada Rabu (11/5).

(mdk/shr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.