LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JATENG

Pelajar SMA di Jogja Tewas karena Klitih, Ini Tanggapan Sri Sultan HB X

Wajah Yogyakarta sebagai kota pelajar kembali tercoreng setelah aksi klitih kembali terjadi dan menelan korban jiwa. Korbannya adalah Daffa Adzin Albasith (17), siswa SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta. Peristiwa ini menyita perhatian dari berbagai pihak, termasuk Sri Sultan HB X.

2022-04-05 12:40:00
DIY
Advertisement

Pada Senin (4/4), wajah Yogyakarta sebagai kota pelajar kembali tercoreng setelah aksi klitih kembali terjadi dan menelan korban jiwa. Korbannya adalah Daffa Adzin Albasith (17), siswa SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta.

Menurut Dirreskrimum Polda DIY, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, peristiwa klitih itu terjadi pada pukul 02.10 di mana saat itu, kelompok korban yang terdiri dari tujuh orang dengan lima motor mampir di sebuah warung makan.

Saat sebagian besar pengendara motor belum bisa menyandarkan motornya, melintas dua sepeda motor yang ditumpangi lima orang dengan memainkan gas sepeda motor. Karena inilah kelompok korban terpancing emosi dan mengejar pengendara itu hingga ke arah utara Jalan Gedongkuning.

Advertisement

Dengan mengendarai empat sepeda motor, korban bersama beberapa rekan berusaha mengejar kelompok pelaku ke arah utara di Jalan Gedongkuning. Setelah dikejar, kelompok pelaku justru berbalik arah dan berhenti. Lalu menyabetkan benda tajam yang diduga gir hingga mengenai muka korban.

“Korban berada di motor kedua, posisi dibonceng di belakang karena yang membonceng berhasil mengelak kena ke muka korban sehingga korban mengalami luka di mukanya,” kata Kombes Ade, mengutip dari ANTARA pada Senin (4/4).

Berikut cerita selengkapnya:

Advertisement

Tanggapan Sri Sultan HB X

©2021 Merdeka.com/Purnomo Edi

Peristiwa klitih ini mengundang perhatian sejumlah pihak, termasuk Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X. Ia berharap, nantinya pelaku harus diproses hukum sekalipun dia masih di bawah umur.

“Ini perkara pidana ya karena sampai meninggal. Ya bagaimana penegak hukum bisa cari cara agar bisa diproses di pengadilan. Perkara dibebaskan itu yang membebaskan pengadilan bukan lembaga lain,” ujar Sri Sultan HB X, mengutip dari ANTARA.

Sultan HB X Minta Perhatian Orang Tua

©2021 Merdeka.com

Atas peristiwa ini, Sri Sultan HB X berharap para orang tua membangun kepedulian bersama untuk mencegah kasus kejahatan klitih yang hingga kini masih muncul di wilayahnya. Menurutnya, tanpa kesadaran para orang tua, pihaknya sulit menerapkan aturan yang bersifat memaksa untuk mengatasi kejahatan yang rata-rata dilakukan remaja.

Ia menambahkan, sebenarnya berbagai upaya pembinaan telah dilakukan untuk menangani klitih, namun selalu menghadapi tantangan di lapangan.

“Ya sekarang hal seperti itu dimungkinkan atau tidak? Kami lagi cari cantelan aturannya. Soalnya kalau tidak ada cantelannya kan tidak bisa. Mau bikin pergub juga tidak bisa,” kata Sri Sultan HB X, mengutip dari ANTARA pada Senin (4/4).

(mdk/shr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.