Pelabuhan Gesing Ditargetkan Sumbang 5.000 Ton Ikan per Tahun, Ini Alasannya
Pelabuhan Gesing yang berada di Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunungkidul, merupakan pelabuhan baru di Daerah Istimewa Yogyakarta. Pembangunannya pun belum jadi 100 persen. Namun saat sudah jadi nanti, pelabuhan itu ditargetkan mampu menyumbang 5.000 ton ikan per tahun.
Pelabuhan Gesing yang berada di Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunungkidul, merupakan pelabuhan baru di Daerah Istimewa Yogyakarta. Pembangunannya pun belum jadi 100 persen. Namun saat sudah jadi nanti, pelabuhan itu ditargetkan mampu menyumbang 5.000 ton ikan per tahun.
“Bisa mencapai 5.000 ton per tahun. Itu tambahan produksi ikan tangkap dari Pelabuhan Gesing saja kalau sudah optimal,” kata Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) DIY Catur Nur Amin, dikutip dari ANTARA pada Rabu (18/1).
Oleh karena itu, Catur berharap tahun ini Pelabuhan Gesing bisa beroperasi. Berikut selengkapnya:
Mampu Menampung Kapal Besar
©2022 Merdeka.com
Catur mengatakan, pada tahun 2022 lalu, produksi ikan tangkap di DIY mencapai 7.072 ton atau 100,12 persen dari target. Sementara untuk tahun 2023, produksi ikan tangkap di provinsi ini ditargetkan masih terjaga di kisaran itu atau tidak mengalami penurunan dari pencapaian tahun sebelumnya.
Oleh karena itu, dengan adanya Pelabuhan Gesing, produksi ikan tangkapan di DIY makin bertambah. Apalagi nantinya kapal-kapal ikan berukuran besar mulai 10 hingga 30 Grosston (GT) bisa berlabuh di DIY.
“Kalau operasional kan nanti kapal-kapal yang bisa beroperasi di Gesing semakin besar sehingga nanti akan ada investor atau pengusaha yang membeli kapal kemudian ditaruh di Gesing,” kata Catur.
Lebih Mudah Diakses
©2022 Merdeka.com
Sebelumnya, Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Gunungkidul Rujimanto mengatakan lokasi di Pantai Gesing lebih mudah diakses dibandingkan di Pelabuhan Sadeng. Jarak menjadi acuan karena Gesing lebih dekat ketimbang Sadeng yang berada di ujung timur Gunungkidul.
Untuk itu, ia mendukung penuh upaya pembangunan pelabuhan di Pantai Gesing. Meski demikian, ia berharap permasalahan nelayan tidak hanya pada fasilitas kepelabuhanan, namun juga butuh pendukung lain seperti fasilitas pelatihan dan bantuan alat untuk mengoptimalkan hasil tangkapan ikan.
"Semua harus dipersiapkan sehingga hasilnya pun bisa dirasakan oleh nelayan," kata Rujimanto.