LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JATENG

Museum Gunung Merapi Dibuka Kembali, Ini Protokol Kesehatan yang Harus Ditaati

Memasuki masa new normal, sejumlah tempat wisata dibuka kembali dengan memperhatikan protokol kesehatan, salah satunya Museum Gunung Merapi (MGM).

2020-07-13 19:38:00
DIY
Advertisement

Memasuki masa new normal, sejumlah tempat wisata dibuka kembali dengan memperhatikan protokol kesehatan, salah satunya Museum Gunung Merapi (MGM). Demi mencegah penyebaran Virus Corona di wilayahnya, pengelola tempat wisata itu menerbitkan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang harus dipatuhi baik itu oleh petugas maupun pengunjung museum tersebut.

“Berbagai hal yang harus ditaati adalah mencuci tangan sebelum masuk ke area, memakai masker, mengukur suhu tubuh, dan menjaga jarak sosial selama proses kegiatan dengan jarak minimal sejauh 1,5 meter,” kata Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman Aji Wulantara dikutip dari ANTARA pada Senin (13/7). Berikut selengkapnya:

Advertisement

Harus Mendaftar via Online

©nativeindonesia.com

Dalam kesempatan itu, Aji mengatakan layanan pemesanan tiket daring untuk masuk ke Museum Gunung Merapi (MGM) telah dibuka. Warga yang hendak berkunjung juga bisa melakukan pemesanan tiket dengan cara mengisi formulir melalui website resmi MGM.

Advertisement

“Calon pengunjung sebelumnya bisa mengisi formulir kunjungan yang ada dalam website MGM,” kata Aji.

Pendataan Wisatawan

©nativeindonesia.com

Aji mengatakan, layanan pemesanan tiket secara daring itu didasarkan pada Surat Edaran Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 556/04567 tanggal 29 Juni 2020 terkait uji coba operasional secara terbatas.

Nantinya, pelaksanaan operasional Museum Gunung Merapi masih menunggu dari Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman. 

Tujuan Diterapkan Transaksi Non-Tunai

©nativeindonesia.com

Sementara itu Kepala Sub bagian Tata Usaha UPTD Museum Gunung Merapi Ari Triyono mengatakan transaksi non-tunai yang diterapkan di MGM bertujuan untuk meningkatkan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan daerah.

“Di samping itu penggunaan e-payment merupakan bentuk usaha untuk mengurangi penyebaran COVID-19 dalam pelayanan Museum Gunung Merapi pada kondisi normal baru,” ungkap Ari.

Mengurangi Kontak Langsung

Ari berharap penerapan transaksi non-tunai bisa mengurangi kontak langsung antara petugas loket dengan pengunjung di masa pandemi COVID-19 yang masih berlangsung itu.

“Pelayanan transaksi non-tunai e-payment berbasis QRIS untuk pembelian tiket masuk MGM dilakukan sebagai salah satu bentuk pelayanan kepada pengunjung yang mempunyai kartu debit, kartu kredit, dan e-money untuk mengurangi penggunaan uang tunai,” kata Ari dikutip dari ANTARA pada Senin (13/7).

(mdk/shr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.