LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JATENG

Mercusuar Cimiring di Pulau Nusakambangan, Peninggalan Belanda yang Penuh Misteri

Di balik lebatnya pepohonan hijau yang menyelimuti sebagian besar Pulau Nusakambangan, tersembul sebuah bangunan bercat putih yang berada di daerah ketinggian. Bangunan itu bernama Mercusuar Cimiring. Mercusuar itu usianya sudah tua karena dibangun sejak era penjajahan Belanda.

2022-03-09 10:53:00
Jateng
Advertisement

Pulau Nusakambangan di Kabupaten Cilacap terkenal akan keangkerannya. Selain bangunan penjara, banyak bagian di pulau itu yang masih hutan belantara. Namun pulau itu memiliki beragam eksotismenya sendiri, di antaranya deretan pantai-pantai indah yang masih tersembunyi.

Di balik lebatnya pepohonan hijau yang menyelimuti sebagian besar pulau, tersembul sebuah bangunan bercat putih yang berada di daerah ketinggian. Bangunan itu bernama Mercusuar Cimiring. Mercusuar yang berada di sisi timur pulau itu merupakan penanda pintu masuk menuju Pelabuhan Cilacap.

Masih berfungsi hingga kini, bangunan itu sudah dibangun sejak era penjajahan Belanda. Lalu seperti apa penampakan bangunan bersejarah itu? Berikut selengkapnya:

Advertisement

Sejarah Mercusuar Cimiring

©YouTube/Tjilatjap Story

Advertisement

Mengutip dari kanal YouTube Tjilatjap History, Mercusuar Cimiring dibangun oleh Belanda pada tahun 1857 pada ketinggian 143 meter di atas permukaan laut. Untuk menuju ke sana, wisatawan harus berjalan kurang lebih dua jam dengan berjalan kaki dari dermaga Karangtengah.

Kini jalan menuju mercusuar itu lebih mudah karena sudah dicor semen dibandingkan sebelumnya yang belum dicor sama sekali. Sebelum tahun 2019, petugas jaga Mercusuar Cimiring menggunakan kuda sebagai alat transportasi.

Ada Pos Meriam

©YouTube/Tjilatjap Story

Selain sebagai pengatur lalu lintas kapal, Mercusuar Cimiring juga dilengkapi dengan sistem pertahanan. Belanda membuat enam pos meriam besar yang berada di sekitar bangunan mercusuar.

Pada Juli 1947, benteng pertahanan Mercusuar Cimiring digunakan Tentara Republik Indonesia (TNI) untuk menghalau kedatangan kapal perang Belanda yang hendak memasuki perairan Cilacap. Sebagai penanda, di halaman menara mercusuar itu terdapat sebuah batu monumen kecil yang menjadi bukti perjuangan tentara Indonesia pada peristiwa Agresi Militer itu.

Fasilitas di Menara Cimiring

©YouTube/Tjilatjap Story

Dari atas mercusuar, pemandangan laut yang berbatasan langsung dengan tebing Nusakambangan terlihat sangat indah. Bila malam hari, lampu mercusuar akan menyala sebagai penanda bagi kapal-kapal yang melintas.

Selain bangunan mercusuar, di sekitar bangunan itu juga terdapat rumah pekerja mercusuar, tangga, dan ada pula lorong bawah tanah. Pondasi-pondasi bangunan di sekitar mercusuar sudah banyak yang keropos karena telah termakan usia.

Ruang Bawah Tanah Mercusuar Cimiring

©YouTube/Tjilatjap Story

Salah satu daya tarik dari Mercusuar Cimiring adalah lorong bawah tanahnya. Sekilas tampak ruang itu begitu mengerikan dan misterius. Aura mistis langsung terasa saat memasuki lorong itu karena saking gelapnya.

Melansir dari kanal YouTube Tjilatjap Story, lorong itu berada tepat di bawah bangunan mercusuar. Dulunya terowongan itu digunakan untuk menyimpan persenjataan. Tak hanya itu, terowongan tersebut ternyata juga digunakan untuk menuju ke pos-pos meriam atau pengintaian terdekat.

 

(mdk/shr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.