Mengunjungi Kampung Tirang di Tegal, Permukiman Unik di Tengah Muara Sungai
Di pesisir Kota Tegal, Jawa Tengah, ada sebuah kampung yang unik. Kampung ini hanya dihuni 12 kepala keluarga. Lebih uniknya lagi, kampung ini berada di tengah muara sungai. Kampung ini bernama Tirang.
Di pesisir Kota Tegal, Jawa Tengah, ada sebuah kampung yang unik. Kampung ini hanya dihuni 12 kepala keluarga. Lebih uniknya lagi, kampung ini berada di tengah muara sungai.
Kampung ini bernama Tirang.
Alamat persisnya, kampung ini berada di Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal. Karena dikelilingi air laut, kampung ini sulit diakses. Bahkan kehidupan warga di kampung ini secara khusus pernah diangkat dalam sebuah film yang mendapat sejumlah penghargaan.
Berikut keunikan kampung Tirang di Tegal yang jarang diketahui orang:
Kampung Terpencil
©YouTube/Suara Langit Production
Kampung Tirang berada di sebuah delta seluas 13.581 meter persegi. Tak heran, kampung ini lokasinya cukup terisolir dari kampung-kampung di sekitarnya.
Karena lokasinya yang tak jauh dari laut dan juga Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Kelurahan Tegalsari, mayoritas penghuni kampung ini bekerja sebagai nelayan.
Rumah-rumah yang mereka huni merupakan bangunan semi permanen dengan dinding yang terbuat dari potongan kayu dan papan. Adapun bagian lantainya masih berupa tanah.
Sayangnya, karena lokasinya cukup terpencil, masyarakat Kampung Tirang kesulitan mengakses layanan kesehatan. Untuk mencapai Kota Tegal, mereka harus menyeberangi sungai dengan rakit atau perahu nelayan.
Diangkat dalam Sebuah Film
©YouTube/Suara Langit Production
Karena keunikannya, kehidupan masyarakat di Kampung Tirang pernah diabadikan dalam sebuah film berjudul “Turah”. Dilansir dari Liputan6.com, film yang dirilis tahun 2016 itu sempat diikutkan pada seleksi film Oscar tahun 2018 sebagai film berbahasa asing terbaik, namun gagal.
Meski demikian, film itu telah memenangi tiga kategori dalam Jogja-Netpac Asian Film Sestival 2016, Singapore International Film Festival 2016, Festival Film Tempo 2017, Vietnam Film Festival 2017, Piala Maya 2018, hingga POPCORD Award 2018.
Konon berkat populer film ini, masyarakat setempat mendapatkan fasilitas listrik dan air bersih dari PDAM. Selain itu, pemerintah Kota Tegal masih memberi perhatian pada film ini.