LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JATENG

Mengunjungi Desa Wisata Kiringan di Bantul, Surga Pecinta Jamu Tradisional

Di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, ada sebuah desa yang cukup unik. Namanya Desa Wisata Kiringan. Kiringan dikenal sebagai desa penghasil produk jamu. Pada tahun 2016, desa itu dinobatkan sebagai "Desa Wisata Jamu Gendong". Tempat itu pun jadi surga bagi pecinta jamu tradisional.

2021-10-23 13:13:00
DIY
Advertisement

Di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, ada sebuah desa yang cukup unik. Namanya Desa Wisata Kiringan. Sudah diwariskan secara turun temurun, Kiringan ini dikenal sebagai desa penghasil produk jamu. Sejak dulu warga di sana sudah menanam Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di pekarangan rumah mereka.

Dilansir dari Jadesta.com, penanaman obat itu pada awalnya hanya dilakukan untuk mempermudah perolehan bahan baku pembuatan jamu tradisional pada warga masyarakat Dusun Kiringan. Namun seiring berjalannya waktu, kabar mengenai jamu tradisional ini terdengar hingga ke berbagai daerah sekitar.

Hal inilah yang kemudian membuat permintaan pembuatan jamu makin tinggi. Seiring waktu berjalan, Dusun Kiringan diresmikan menjadi desa wisata pada tahun 2016 dengan nama Desa Wisata Jamu Gendong.

Advertisement

Lantas bagaimana sejarah produksi jamu di Dusun Kiringan hingga akhirnya menjadi sentra jamu tradisional? Berikut selengkapnya:

Sejarah Tradisi Pembuatan Jamu di Kiringan

Advertisement

©Instagram/@desawisatajamukiringan

Dilansir dari Jadesta.com, pada tahun 1950-an, di Kiringan tinggal seorang perempuan bernama Ibu Joparto. Sehari-hari, dia berprofesi sebagai buruh batik di Kota Yogyakarta.

Suatu hari, ia bertemu seorang abdi dalem Keraton Yogyakarta yang berprofesi sebagai penjual jamu. Sejak itu Ibu Joparto meninggalkan profesi sebagai buruh batik dan menjadi peramu sekaligus penjual jamu di Kiringan.

Saat itu, Ibu Joparto menjajakan jamu dengan cara digendong. Berawal dari dua tetangganya yang ikut berjualan, kini telah terdapat 132 pengrajin jamu gendong di Desa Kiringan.

Surga Pecinta Jamu Tradisional

©Instagram/@desawisatajamukiringan

Di Desa Kiringan, pengunjung bisa merasakan dan melihat langsung proses pembuatan jamu tradisional, mulai dari memilih empon-empon, meracik jamu, hingga meminum sendiri jamu tersebut menggunakan bathok atau tempurung kelapa.

Selain itu, pengunjung bisa berinteraksi langsung dengan ibu-ibu penjual jamu yang telah berpengalaman puluhan tahun menjual jamu ke kampung-kampung. Lambat laun, mereka menciptakan kreasi jamu instan model bubuk.

Produksi kreasi jamu inilah yang sudah dikirimkan ke seluruh wilayah di Indonesia. Selain itu, di desa wisata tersebut ada layanan Homestay yang membuat pengunjung bisa bermalam di desa itu.

(mdk/shr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.