Mengenal Sosok Syekh Hadi Guntur, Guru Musafir Joko Kendil yang Jarang Diketahui
Dalam sebuah wawancara dengan kanal YouTube Sinau Hurip, sang musafir Joko Kendil menyebut soal sosok guru spiritualnya, seorang ulama bernama Syekh Hadi Guntur. Lalu siapa sebenarnya sosok ulama itu?
Dalam sebuah wawancara dengan kanal YouTube Sinau Hurip, sang musafir Joko Kendil menyebut soal sosok guru spiritualnya. Joko Kendil mengatakan kalau sang guru bernama Syekh Hadi Guntur.
Tak banyak orang mengetahui siapa sebenarnya Syekh Hadi Guntur itu. Setelah ditelusuri di berbagai sumber, banyak yang menyebutkan kalau sosok itu mengacu pada seorang ulama bernama Kiai Haji Asyhadi. Nama Hadi berasal dari nama pendeknya, sementara nama Guntur berasal dari tempat tempat sang ulama tinggal.
Lalu siapa sebenarnya sosok Kiai Haji Asyhadi atau Syekh Hadi Guntur itu? Apa pesan-pesan yang dia sampaikan? Berikut selengkapnya:
Pesan Syekh Hadi Guntur
©YouTube/Pertapan Channel
Dalam sebuah video yang diunggah akun YouTube Pertapan Channel pada 27 Oktober 2020 lalu, terekam pesan-pesan yang disampaikan Syekh Hadi Guntur. Salah satu pesan yang ia sampaikan adalah tentang salat.
“Saat bekerja jangan bergantung pada hasil. Tapi bergantung pada Allah. Makanya jangan sampai meninggalkan salat berjemaah. Kalau salat berjemaah bisa dilakukan, maka Insya Allah lainnya bisa dilakukan,” kata Syekh Hadi Guntur dalam bahasa Jawa.
Arti Penting Ilmu
©YouTube/Pertapan Channel
Syekh Hadi mengatakan banyak guru-guru yang datang kepadanya mengeluh tentang kesusahannya. Syekh Hadi bertanya balik pada guru-guru itu, kalau susah lalu apa yang mereka ajarkan. Menurut Syekh Hadi, kalau mereka mengajarkan ilmu sebenarnya tidak ada yang susah.
“Makanya kita perlu belajar terus, belajar terus, dan belajar terus,” kata Syekh Hadi.
Tanggapan Warganet
©YouTube/Pertapan Channel
Banyak warganet yang mengomentari unggahan YouTube itu, terutama setelah mengetahui bahwa dia diduga merupakan sosok guru yang disebut musafir Joko Kendil. Namun beberapa meminta agar video itu dihapus karena menurut mereka yang mengaku sudah pernah bertemu, Syekh Hadi tidak ingin diviralkan sehingga banyak orang tahu.
“Alhamdullilah ya Alloh ..setelah viralnya Ki jokokendil saya sangat" bahagia bisa mngenal sosok beliau eyang Ashadi gurunya Ki jokokendil , saya kluarga besar dr bapak yg asli orang Demak Bintoro tdk tau ..klo Ki jokokendil jg orang Demak ,smoga saya bisa Sowan beliau ini buat saya rejeki yg tak di duga" trimakasih ya Alloh ,smoga bisa Ngudi kawruh sama beliau,” tulis Nanik Sara.
“Siapa ke sini habis lihat Joko Kendil,” tulis Sarijo.
“Maaf saya tadi barusan sowan Beliau, Beliau berkata : Beliau tidak berkenan/tidak ridho videonya di sebar luaskan kan di YouTube atau media apapun, lebih baik di hapus. Karena perkataan Beliau ‘ngaji/perkataan nya tidak pada umumnya (butuh penafsiran lagi) takutnya malah jadi salah faham’ Terimakasih,” tulis Ahmad Thantowi Jauhari.