Marcell Siahaan Ungkap Awal Kariernya saat Jadi Drummer Band, Bawa Drum Pakai Becak
Namun siapa sangka, dulu sebelum jadi penyanyi solo, ia sempat menjadi seorang drummer. Ya, seorang penggebuk drum di sebuah band underground asal Bandung bernama Puppen.
Sebagai solois, Marcell Siahaan telah berkarier di dunia musik selama dua dasawarsa. Debutnya dimulai kala menjadi rekan duet Shanty dalam lagu Hanya Memuji karya Melly Goeslaw pada 2000 silam.
Marcell Siahaan lalu merintis karier solo dipayungi Warner Music Indonesia. Kiprahnya dimulai dengan albumnya yang kemudian meledak di pasar musik Tanah Air.
Namun siapa sangka, dulu sebelum jadi penyanyi solo, ia sempat menjadi seorang drummer. Ya, seorang penggebuk drum di sebuah band underground asal Bandung bernama Puppen.
Pakai Becak
You Tube - Catatan Si Buluk
Baru-baru ini, Marcell menceritakan kisah awal kariernya menjadi seorang drummer band yang beraliran hardcore-punk. Kisah itu diungkapkan dalam video perbincangannya bersama Lukman Laksamana yang diunggah dikanal YouTube Catatan Si Buluk pada beberapa hari yang lalu.
Dimulai dari pergaulan skateboard Bandung, Marcell kemudian terseret dalam pusaran musik bawah tanah bersama rekan-rekannya. Ia mulai mempelajari sedikit demi sedikit alat musik yang mulai dimainkannya pada saat itu.
"Mulai kasak-kusuk cari double-pedal. Pinjem dulu, sewa dulu, terus drum juga sewa," ungkap Marcell.
"Jadi gue ngerasain itu dulu pinjem drum gitu bawa pakai becak," imbuhnya.
Stik Mahal
Tidak memulai dengan mudah, Marcell harus mengikuti kursus musik untuk menguasai drum. Tantangan bertambah saat Marcell harus membeli stik yang cukup mahal pada saat itu untuk latihan dengan lancar.
"Terus yang mulai pelan-pelan gitu kan, sambil les terus udah gitu mulai pinjeman-pinjeman untuk beli stik," kata Marcell.
"Karena stik (drum) itu kan dulu mahal banget kan," tambahnya.
Profesionalitas
Usaha dan kerja kerasnya dengan rekan-rekannya dibayar lunas dengan banyaknya penikmat musik yang mengapresiasi karya dari Puppen itu. Ketika mereka manggung di ibu kota, banyak yang memuji kualitas dan profesionalitas band asal kota Bandung tersebut.
"Itu (profesionalitas) kita belajar juga. Karena waktu itu kita juga bergaul dengan PAS Band," ucap Marcell.
"Terus kita pada saat itu sepakat untuk menjadikan band ini sesuatu yang lebih. Jadi profesionalisme itu kita bangun," pungkasnya.