LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JATENG

Kisah Rumah Persembunyian Bung Karno di Kota Jogja, Jarang Diketahui

Salah satu tempat persembunyian Ir. Soekarno atau Bung Karno berada di Kota Yogyakarta. Di sana ada sebuah rumah tua yang dulunya pernah menjadi persembunyian sang proklamator Republik Indonesia. Lalu seperti apa keadaannya kini?

2023-06-11 10:00:00
Jateng
Advertisement

Ir. Soekarno merupakan tokoh bangsa sekaligus presiden pertama Republik Indonesia. Namun pada zaman dulu, ia merupakan sosok yang dicari pemerintah Hindia Belanda. Oleh karena itu, berkali-kali ia harus bersembunyi dari tempat satu ke tempat lainnya.

Salah satu tempat persembunyian Ir. Soekarno atau Bung Karno berada di Kota Yogyakarta. Di sana ada sebuah rumah tua yang dulunya pernah menjadi persembunyian sang proklamator Republik Indonesia.

Lalu seperti apa sejarahnya sehingga Bung Karno bersembunyi di tempat itu? Bagaimana pula keadaannya kini? Berikut selengkapnya:

Advertisement

Rumah Persembunyian Bung Karno

©2013 Merdeka.com/arie sunaryo

Advertisement

Seperti diketahui, rumah itu berada di Jalan Patangpuluhan, Yogyakarta. Luas rumah itu adalah 500 meter persegi dengan luas tanah 4.213 meter persegi. Di dalamnya, ada lima kamar tidur dengan dua kamar mandi dan halaman yang luas.

“Saat ini masih ada kasur bekas dipakai Sukarno dan kamar tidurnya yang 50 meter itu. Tegelnya masih asri, meja dan kursinya juga masih asri,” kata ahli waris rumah tersebut, Anggraita Sallestiani, seperti dikutip dari Liputan6.com pada 12 Agustus 2014.

Dijual Lewat Situs Online

©2023 liputan6.com

Pada Juli 2013, rumah itu dijual melalui situs online Tokobagus.com. Di situs tersebut, rumah itu ditawarkan seharga Rp29.491.000.000.

Menurut Masyarakat Advokasi Warisan Budaya (Madya), rumah tersebut sebenarnya layak untuk dijadikan cagar budaya. Mereka mengkritisi pemerintah yang tak peduli dengan permasalahan rumah bersejarah di Indonesia.

“Fakta di lapangan menunjukkan bahwa bangunan bersejarah itu sampai saat ini belum ditetapkan sebagai Cagar Budaya oleh Pemerintah,” kata Koordinator Madya, Jhohannes Marbun, dikutip dari Merdeka pada 17 Juli 2013.

Saksi Bisu Peristiwa Bersejarah

©istimewa

Seperti diketahui, Ibu Kota Negara Republik Indonesia pernah dipindah dari Jakarta menuju Yogyakarta. Saat itu Presiden Soekarno harus mengungsi ke Yogyakarta dan berkantor di Gedung Kepresidenan.

Diketahui dari Liputan6.com, sejak Ibu Kota dipindah ke Yogyakarta Belanda setidaknya dua kali melancarkan agresi militer ke kota itu. Saat itu, mereka menyerang Yogyakarta dari berbagai lini. Bahkan helikopter mereka berputar-putar di atas Gedung Kepresidenan. Mengetahui kondisi ini, Soekarno beserta keluarganya naik mobil pergi mengungsi.

Mereka mengungsi ke kediaman salah satu rekannya saat kuliah di Technische Hoogeschool (sekarang ITB) yang bernama Prof. Ir. BKRT Saluku Purbodiningrat. Selama masa mengungsi itu, berbagai rapat darurat dilakukan di rumah Purbodiningrat. Para menteri datang ke rumah itu secara sembunyi-sembunyi. Penjagaan dari pengawal presiden pun sangat ketat karena banyak mata-mata Belanda.

(mdk/shr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.