LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JATENG

Kisah Mbah Turip, Transmigran Asal Batang Hidup Sederhana hingga Tua di Perantauan

Mbah Turip merupakan seorang transmigran asal Batang, Jawa Tengah. Sudah sejak tahun 1975 ia hidup di perantauannya. Hingga masa tuanya, ia menjalani kehidupan yang sederhana.

2023-02-10 08:22:00
Jateng
Advertisement

Mbah Turip merupakan seorang transmigran asal Batang, Jawa Tengah. Sudah sejak tahun 1975 ia hidup di perantauannya, tepatnya di Rasau Jaya Tiga, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Hingga saat ini, ia tinggal bersama istrinya.

Rumah Mbah Turip cukup sederhana. Bagian dindingnya terbuat dari kayu, sebagian atapnya terbuat dari seng dan ada beberapa bagian yang terbuat dari bambu.

“Saya di sini kerjanya macul, bertani, menanam apa yang bisa ditanam. Saya di sini penghasilannya agak kurang. Soalnya kalau yang lain dapat bantuan, saya tidak dapat. Tapi sekarang Alhamdulillah sudah dapat bantuan,” kata Mbah Turip dikutip dari kanal YouTube pie’ie Mejink.

Advertisement

Lantas seperti apa keseharian Mbah Turip dalam menjalani hari-hari tuanya? Berikut selengkapnya:

Keseharian Mbah Turip

Advertisement

©YouTube/pie'ie Mejink

Sehari-hari Mbah Turip melakukan aktivitas bercocok tanam. Terkadang ia pergi ke warung untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti beras, gula, teh, dan kopi. Di belakang rumahnya, ia memiliki lahan sawah yang tidak begitu besar.

“Dulu waktu lahan sebelah sana masih sawah, kalau panen bisa mencapai 13 karung. Untuk panen butuh waktu enam bulan. Tapi kalau cepat bisa sampai empat atau lima bulan,” kata Mbah Turip.

Awalnya Tidak Betah

©YouTube/pie'ie Mejink

Mbah Turip bercerita, saat pertama kali tiba di sini, ia merasa tidak betah. Bahkan ia mengaku pernah ingin menjual lahannya. Namun hingga 20 tahun, lahannya tak kunjung laku.

“Saya tawarkan ke mana-mana tapi tidak ada yang mau. Akhirnya sampai sekarang saya yang urus,” kata Mbah Turip dalam bahasa Jawa.

Panjang Umur

©YouTube/pie'ie Mejink

Mbah Turip mengaku, ia lahir tahun 1932. Jika benar, kini ia telah berusia 91 tahun. Walau begitu, Mbah Turip tampak masih sehat. Langkahnya mantap melintasi jalan berbecek walau membawa sekarung beras.

“Kalau orang tua itu asal telaten, kalau umur atau nyawa itu ada yang punya yaitu Yang Kuasa. Kalau Yang Kuasa mengizinkan kamu hidup lama, umur sampai ratusan tahun itu harus disyukuri,” kata Mbah Turip dikutip dari kanal YouTube pie’ie Mejink.

(mdk/shr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.