LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JATENG

Kisah Mbah Jumiyo, Penjual Es yang Gratiskan Dagangannya Untuk Anak Yatim

Sehari-hari, Mbah Jumiyo (70) menjajakan jualannya dengan mengayuh sepeda tua dari rumahnya sampai Alun-Alun Kidul, Yogyakarta. Satu bungkus es jadul dijual murah seharga Rp 2 ribu. Namun untuk anak-anak yatim dan dhuafa, dia bersedia membagikan es jadul itu secara gratis.

2021-02-18 05:54:00
Jateng
Advertisement

Dalam hidup ini, manusia harus mencari nafkah demi mencukupi kebutuhan sehari-hari. Namun tak kalah pentingnya lagi, manusia juga harus berbagi kepada sesamanya yang kurang beruntung. Hal inspiratif inilah yang dilakukan Mbah Jumiyo, seorang penjual es jadul asal Yogyakarta.

Dilansir dari Kitabisa.com pada Kamis (11/2), sehari-hari Mbah Jumiyo (70) menjajakan jualannya dengan mengayuh sepeda tua dari rumahnya sampai Alun-Alun Kidul, Yogyakarta. Satu bungkus es jadul dijual murah seharga Rp2 ribu. Namun untuk orang-orang tertentu, dia bersedia membagikan es bungkus itu secara gratis.

Hal ini terpampang dalam tulisan kertas di belakang gerobak usangnya yang bertuliskan “Khusus Anak Yatim Gratis Es Jadul”. Lalu, apa yang membuat Mbah Jumiyo melakukan aksi inspiratif ini?

Advertisement

Jualan Es Jadul

©Instagram/@kitabisacom

Advertisement

Mbah Jumiyo berjualan es jadul dengan mengayuh sepeda sejauh 20 km dari rumahnya sampai Alun-Alun Kidul. Di rumah, dia bersama sang istri membuat sendiri es jadul itu dengan peralatan seadanya.

Setiap harinya, dia berkeliling dengan membawa 30 es jadul dan menjajakannya dengan harga Rp2 ribu. Dia mengatakan semua itu dia lakukan agar tak merepotkan anak cucu.

“Ya memang saya itu jualan. Agar di usia senja nggak merepotkan anak cucu,” ungkap Mbah Jumiyo dikutip dari Kitabisa.com.

Ingat Nasehat Istri

©Instagram/@kitabisacom

Walau matahari bersinar terik, Mbah Jumiyo tetap semangat dalam mencari rezeki. Tapi selain mencari rezeki, ada hal yang terpenting bagi Mbah Jumiyo yaitu sedekah. Istrinya-lah yang selalu mengingatkan untuk berbuat hal tersebut.

“Istri saya yang suka ngingetin jangan lupa nanti es-nya digratisin buat anak yatim,” ungkap Mbah Jumiyo.

Memberi Sumbangan pada TPA

©Instagram/@kitabisacom

Tak hanya membagikan es jadul kepada anak yatim dan dhuafa, Mbah Jumiyo juga sering mengumpulkan uang hasil jualannya untuk dibelikan Alquran dan Iqro buat nantinya disumbangkan ke Tempat Pendidikan Alquran di dekat rumahnya.

Namun selama masa pandemi ini, jualan Mbah Jumiyo sepi pembeli. Bahkan walau berjualan hingga tengah malam, hasil jualannya masih banyak yang tersisa.

(mdk/shr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.