LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JATENG

Menengok Desa di Kebumen yang Terendam Banjir, saat Kemarau Justru Kekeringan

Di wilayah Kebumen, banjir merendam 31 desa yang tersebar di 10 kecamatan. Bahkan di tempat yang lapang, air yang menggenang sudah tampak seperti lautan.

2020-11-12 14:37:00
Jateng
Advertisement

Curah hujan tinggi terjadi di daerah selatan Jawa Tengah membuat banyak daerah terendam banjir. Salah satu wilayah yang paling terdampak bencana ini adalah Kabupaten Kebumen.

Di wilayah itu, banjir merendam 31 desa yang tersebar di 10 kecamatan. Bahkan di tempat lapang, air yang menggenang sudah tampak seperti lautan.

Saat hendak menuju ke salah satu desa yang tergenang di Kebumen, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, harus menggunakan bantuan perahu. Ketika sampai di desa terpencil itu, Ganjar berbincang dengan para penduduk mengenai kondisi banjir yang menggenangi kampung mereka.

Advertisement

Di sana Ganjar memperoleh fakta yang mencengangkan. Apa itu? Berikut selengkapnya:

Saat Kemarau Justru Kekeringan

Menurut salah seorang warga, tiap tahunnya desa itu selalu terendam banjir. Bahkan sering pula, dalam tahun-tahun tertentu banjir bisa menggenangi kampung itu dua kali. Namun, saat musim kemarau desa itu justru kekeringan.

Advertisement

Para warga di sana pun tidak menggunakan air sumur untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, melainkan menggunakan air payau. Oleh karena itu, Ganjar mencoba mencari jalan tengah atas permasalahan tersebut.

©YouTube/Ganjar Pranowo

“Coba diambil jalan tengahnya. Umpamanya, air banyaknya seperti ini, kalau dikeduk dan disimpan airnya kan bisa dimanfaatkan pada saat kemarau. Jadi nantinya tanahnya milik warga, dan yang membangun pemerintah,” kata Ganjar dikutip dari kanal YouTube pribadinya pada Rabu (4/11).

Bisa Jadi Tempat Wisata

©YouTube/Ganjar Pranowo

Untuk mengatasi permasalahan banjir di desa itu, Ganjar mengusulkan agar tempat itu dibuatkan embung yang dapat menampung air hujan itu. Sehingga waktu musim kemarau datang, mereka masih bisa memperoleh air dari embung itu. Namun, untuk itu warga diminta keikhlasannya agar tanahnya dikorbankan untuk pembuatan embung.

“Begitu dibangun, nanti bisa jadi pariwisata. Selain itu juga bisa untuk perikanan, untuk air, airnya bisa diolah, jadi kalau kekeringan tidak perlu beli air,” kata Ganjar.

(mdk/shr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.