LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JATENG

Kirab Tandu Jenderal Soedirman di Purbalingga Catat Rekor MURI, Begini Keseruannya

Untuk mengingat sosok Jenderal Soedirman, masyarakat Purbalingga menggelar acara bertajuk Kirab Replika Tandu Jenderal Soedirman pada Rabu (31/8). Tak main-main, acara ini berhasil memecah rekor MURI dengan banyaknya tandu dan peserta yang ikut meramaikan acara ini.

2022-09-01 14:54:00
Jateng
Advertisement

Jenderal Soedirman merupakan salah satu pahlawan nasional yang besar jasanya bagi kemerdekaan Indonesia. Sosoknya banyak dikenang, termasuk oleh masyarakat dari kampung halamannya di Purbalingga.

Untuk mengingat sosok Jenderal Soedirman, masyarakat setempat menggelar acara bertajuk Kirab Replika Tandu Jenderal Soedirman pada Rabu (31/8). Tak main-main, acara ini berhasil memecah rekor MURI dengan banyaknya tandu dan peserta yang ikut meramaikan acara ini.
Lantas seperti apa keseruan kegiatan itu? Berikut selengkapnya:

Advertisement

Bukan Semata Demi Rekor

©Instagram/@dyahhayuningpratiwi

Senior Manager MURI, Sri Widayati mengatakan, hingga saat ini sudah ada 33 Rekor MURI dari Kabupaten Purbalingga, salah satunya adalah Napak Tilas dengan Mengusung Tandu Terbanyak yang diikuti 260 tandu dan 1.040 peserta pada 25 Januari 2017. Namun lima tahun kemudian, rekor itu berhasil ditumbangkan oleh kegiatan yang sama. Tercatat pada kegiatan tapak tilas tahun 2022, ada 300 tandu yang dibawa oleh 5.202 peserta.

Advertisement

“Saya yakin kegiatan ini tujuannya bukan semata-mata untuk rekor MURI. Namun lebih untuk membangun kecintaan dan kebanggaan warga Purbalingga akan suri tauladan, jejak langkah, dan nilai-nilai kepahlawanan yang diwariskan oleh Panglima Besar Jenderal Soedirman yang dilahirkan di Desa Bantarbarang, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga,” kata Widayati, mengutip dari ANTARA.

Penutup Acara HUT RI Ke-77

©Instagram/@dyahhayuningpratiwi

Terkait acara itu, Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi mengatakan Kirab Replika Tandu Jenderal Soedirman tersebut merupakan penutup dari rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun ke-77 Republik Indonesia.

“Kirab tandu ini kami laksanakan karena dua tahun ini sepi ya. Artinya Agustus ini menjadi momentum untuk bagaimana masyarakat ini kembali bergerak dan kembali bangkit,” kata perempuan yang akrab disapa Tiwi itu.

Bentuk Rasa Bangga

©Instagram/@dyahhayuningpratiwi

Menurut Tiwi, rekor MURI tersebut dipersembahkan untuk seluruh masyarakat Purbalingga supaya hal itu menjadi penanda bahwa Purbalingga pada momentum Agustus ini harus mulai bangkit ke depan untuk pulih lebih cepat. Selain itu, kegiatan tersebut merupakan bentuk rasa bangga atas sosok Jenderal Besar Soedirman yang berasal dari Purbalingga. Atas hal ini, pihaknya menggandeng Forkompinda Purbalingga untuk menggagas acara agar seluruh komponen masyarakat merasa memiliki Jenderal Soedirman.

“Tandu-tandu ini juga berasal dari 224 desa, 15 kelurahan, termasuk kecamatan-kecamatan dan OPD-OPD (Organisasi Perangkat Daerah),” kata Tiwi.

Pelaksanaan Acara

©Instagram/@dyahhayuningpratiwi

Dilansir dari ANTARA, kirab tersebut dimulai dari Monumen Tempat Lahir (MTL) Soedirman di Desa Bantarbarang, Kecamatan Rembang, dan berakhir di Alun-Alun Purbalingga dengan menempuh jaran 24 kilometer. Karena jaraknya cukup jauh, waktu yang ditempuh juga cukup lama. Rencana awal, iring-iringan berangkat dari Bantargebang pukul 07.00 WIB, dan dijadwalkan sampai di alun-alun pada pukul 13.30.

Karena terkendala hujan, iring-iringan baru berangkat pukul 09.30 dan sampai di Alun-Alun Purbalingga pukul 17.30.

(mdk/shr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.