LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JATENG

Ketahui Proses Terjadinya Pelangi, Lengkap dengan Penjelasan Warnanya

Seperti apa proses terjadinya pelangi secara lengkap, kapan pelangi dapat dilihat, mengapa pelangi muncul dengan bentuk seperti busur panah, hingga apa yang menyebabkan warna mejikuhibiniu muncul sebagai warna yang membentuk pelangi. Bagi Anda yang penasaran dengan fenomena alam pelangi.

2020-07-20 13:45:00
Jateng
Advertisement

Seperti diketahui, pelangi merupakan salah satu fenomena alam yang mampu menghadirkan pemandangan indah. Cahaya dengan bentuk melengkung yang terdiri dari berbagai warna dapat membuat setiap orang takjub ketika melihatnya. Tidak seperti fenomena gerhana matahari yang hanya datang dalam kurun waktu tertentu, pelangi dapat muncul di setiap saat, terutama setelah terjadi hujan.

Dalam hal ini, hujan merupakan faktor penting yang menjadi unsur pembentuk pelangi. Selain itu, munculnya pelangi sehabis hujan juga dipengaruhi oleh beberapa faktor lain. Seperti cahaya matahari serta kondisi atmosfer atau udara yang dapat memunculkan rangkaian cahaya warna-warni pelangi.

Dengan melibatkan beberapa faktor tersebut, dapat dipahami bahwa proses terjadinya pelangi melewati berbagai macam tahap. Mulai dari turunnya hujan hingga cahaya matahari yang melewati tetesan air membentuk cahaya berbagai warna dan membentuk pelangi.

Advertisement

Namun seperti apa proses terjadinya pelangi secara lengkap, kapan pelangi dapat dilihat, mengapa pelangi muncul dengan bentuk seperti busur panah, hingga apa yang menyebabkan warna mejikuhibiniu muncul sebagai warna yang membentuk pelangi. Bagi Anda yang penasaran dengan fenomena alam pelangi, bisa menyimak penjelasan berikut.

Dilansir dari situs Scijinks, berikut kami telah merangkum penjelasan mengenai proses terjadinya pelangi, kapan pelangi muncul, dan penjelasan setiap warna pembentuk pelangi:

Advertisement

Proses Terjadinya Pelangi

Shutterstock/Bradipoo

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, bahwa proses terjadinya pelangi melibatkan beberapa unsur. Mulai dari tetesan air hujan, cahaya matahari, serta udara atau atmosfer bumi. Dalam hal ini, cahaya matahari memasuki tetesan-tetesan air hujan, dengan gerakan yang melambat dan menekuk saat bergerak dari udara menuju air yang lebih padat.

Saat sudah masuk ke dalam tetesan air, cahaya yang terdiri dari banyak panjang gelombang warna akan memantulkan bagian dalam tetesan air hingga terlihat warna-warna yang terbentuk. Selanjutnya, saat cahaya mulai keluar dari tetesan air maka akan memunculkan cahaya berwarna-warni yang dikenal dengan pelangi.

Dari proses terjadinya pelangi tersebut, dapat dipahami bahwa cahaya dan udara atau kondisi atmosfer berperan penting dalam proses pembentukan cahaya warna-warni yang dimiliki pelangi. Bukan hanya itu, hujan juga memberikan peluang terbentuknya fenomena alam pelangi yang dapat dinikmati oleh masyarakat yang ada di lokasi atau wilayah tersebut.

Kapan Dapat Melihat Pelangi

Setelah mengetahui proses terjadinya pelangi, tidak heran muncul pertanyaan kapan waktu kita dapat melihat pelangi. Lalu apakah pelangi selalu datang saat setelah turun hujan. Dalam hal ini, dapat dibenarkan bahwa pelangi dapat muncul setelah turun hujan.

Namun bisanya pelangi terjadi saat sorot sinar matahari mulai muncul dan tidak tertutup oleh awan-awan mendung. Artinya, pelangi akan muncul setelah awan-awan mendung menghilang dan sinar matahari dapat kembali menerpa bumi.

Pada kondisi tersebut, cahaya matahari akan melewati tetesan air hujan yang masih tersisa, memantulkan cahaya yang terbentuk saat memasuki air, dan mengambang di udara hingga terlihat warna-warni pelangi.

Mengapa Bentuk Pelangi Seperti Busur Panah?

©2020 Merdeka.com/Pixabay

Bukan hanya mengetahui bagaimana proses terjadinya pelangi, perlu diketahui pula bahwa sebenarnya pelangi itu mempunyai bentuk lingkaran utuh.

Meskipun begitu, memang dari permukaan bumi manusia hanya dapat melihat pelangi dengan bentuk setengah lingkaran atau sebagian saja. Namun, jika Anda sedang berada di pesawat terbang, dalam kondisi yang tepat, pelangi dapat terlihat secara utuh melingkar di atmosfer.

Warna Pembentuk Pelangi

Seperti diketahui, bahwa proses terjadinya pelangi terbentuk akibat dari sinar matahari yang memiliki banyak gelombang warna, memasuki atau melewati tetesan air, hingga keluar dan memantulkan cahaya. Dalam hal ini, warna pelangi yang keluar berbagai macam. Mulai dari merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu atau dikenal juga dengan sebutan mejikuhibiniu.

Dari warna-warna tersebut, perlu diketahui bahwa warna violet atau jingga adalah panjang gelombang warna terpendek yang tampak dan paling banyak menekuk atau membengkok. Sedangkan merah merupakan panjang gelombang warna terpanjang dan paling sedikit menekuk ketika masuk ke dalam air.

Kemudian, setelah cahaya keluar dari air, maka akan terpisah menjadi semua gelombang warna pelangi. Di sini, violet menjadi warna yang muncul pada bagian atas, dan merah muncul sebagai warna paling dasar atau bagian bawah.

Pelangi Ganda

©2020 Merdeka.com/Pixabay

Bagi sebagian orang mungkin pernah melihat penampakan pelangi ganda, yaitu dua buah pelangi yang muncul sejajar namun salah satu di antaranya mempunyai warna yang lebih redup. Biasanya fenomena ini muncul, ketika proses pantulan cahaya terjadi dua kali. Pada pelangi primer terjadi dari satu pantulan cahaya di dalam tetesan air. Sedangkan pelangi sekunder muncul akibat pantulan kedua dari cahaya yang melewati tetesan air.

Hal itulah yang menyebabkan, mengapa pelangi sekunder mempunyai warna yang lebih redup. Bukan hanya itu, kedua pelangi tersebut juga keluar dari dua sudut yang berbeda yaitu 50 derajat pada pelangi primer dan 42 derajat pada pelangi sekunder. Selain itu pelangi sekunder umumnya muncul dengan susunan warna yang terbalik dari pelangi primer, yaitu merah di bagian atas dan ungu di bagian bawah.

(mdk/ayi)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.