5 Penyebab Jerawat Batu yang Sulit Dihilangkan, Salah Satunya Faktor Kosmetik
Ukurannya yang besar dan meradang, membuat jenis jerawat yang satu ini sulit dihilangkan. Untuk itu, risiko munculnya jerawat batu ini perlu diminimalisir. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan mengetahui lebih dahulu faktor apa saja yang dapat memicu tumbuhnya jerawat batu.
Jerawat yang muncul pada wajah, tentu merupakan suatu hal yang menyebalkan. Hal ini masih menjadi masalah yang cukup serius bagi sebagian orang, apalagi bagi orang dengan kondisi kulit berjerawat.
Pasalnya, jerawat yang muncul pada kulit wajah memang sering kali mengganggu penampilan. Apalagi jika jerawat yang muncul berukuran besar dan disertai rasa sakit.
Jerawat yang muncul dengan ukuran besar dan disertai dengan rasa nyeri, biasa disebut dengan jerawat batu. Kondisi jerawat ini semakin menyiksa jika disertai dengan nanah yang meradang di bagian dalam kulit. Bahkan tidak jarang, kondisi ini juga disertai rasa gatal yang tidak tertahankan dan semakin mengganggu.
Pada dasarnya, jerawat batu ini muncul karena terjadi penyumbatan sebum pada pori-pori kulit. Kondisi ini semakin diperparah jika terjadi kontak dengan bakteri atau kotoran yang menempel pada kulit. Apalagi jika memiliki kebiasaan buruk malas membersihkan wajah secara rutin.
Bukan hanya terjadi pada kulit wajah, jerawat batu atau disebut juga dengan cystic acne ini juga dapat muncul di area lain seperti, pundak, lengan atas, dada dan punggung. Ukurannya yang besar dan meradang, membuat jenis jerawat yang satu ini sulit dihilangkan.
Untuk itu, risiko munculnya jerawat batu ini perlu diminimalisir. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan mengetahui lebih dahulu faktor apa saja yang dapat memicu tumbuhnya jerawat batu.
Dirangkum dari berbagai sumber, berikut beberapa penyebab jerawat batu yang perlu Anda ketahui dan waspadai.
Faktor Genetik
shutterstock.com/Jordan Edgcomb
Penyebab jerawat batu yang pertama bisa datang dari faktor genetik. Jika dalam riwayat keluarga, misalnya salah satu orang tua memiliki kulit berminyak dan sering berjerawat, bisa jadi hal ini menurun pada Anda.
Kondisi kulit yang berminyak memang lebih rentan terjadi jerawat. Semakin banyak sebum atau minyak dalam wajah, semakin besar pula peluang sebum tersebut mengalami penyumbatan.
Dengan begitu, bagi Anda yang mempunyai jenis kulit seperti ini lebih baik untuk rajin-rajin membersihkan wajah dengan sabun berbahan lembut dan tidak mengiritasi. Dengan sabun jenis ini dapat membersihkan sebum tanpa menyerapnya terlalu banyak. Karena jika sabun yang menyerap minyak terlalu banyak akan membuat kulit menjadi kering dan terasa seperti tertarik.
Hormon
2013 Merdeka.com
Faktor hormonal juga menjadi salah satu penyebab jerawat batu yang sering muncul. Biasanya kondisi ini ditemui pada remaja yang sedang memasuki masa pubertas.
Pada kondisi ini, hormon androgen dalam tubuh akan meningkat lebih banyak dibandingkan sebelumnya. Peningkatan hormon ini dapat memicu tumbuhnya jerawat pada wajah maupun bagian tubuh lainnya.
Bukan hanya pada masa pubertas, perubahan hormon androgen juga sering terjadi pada setiap wanita yang mengalami menstruasi setiap bulan. Bukan hanya itu, hormon estrogen juga ikut meningkat bersamaan dengan hormon androgen.
Peningkatan kedua hormon ini membuat produksi sebum semakin meningkat yang kemudian memicu timbulnya jerawat. Kondisi lain seperti masa kehamilan, konsumsi pil KB hingga stres juga dapat memicu produksi sebum berlebih yang menyebabkan jerawat.
Pertumbuhan Sel Kulit Tidak Normal
iStock
Penyebab jerawat batu selanjutnya adalah terjadinya pertumbuhan sel kulit yang tidak normal. Kondisi ini biasanya terjadi pada saat proses regenerasi kulit.
Jika sel-sel kulit mati tidak dapat berganti secara cepat, maka sel kulit mati tersebut semakin lama akan menumpuk pada kulit. Kemudian bisa terjadi peradangan ketika tumpukan sel kulit mati tersebut bercampur dengan bakteri atau kotoran yang datang dari debu dan polusi.
Jika terjadi kondisi seperti ini, kulit menjadi lebih rentan tumbuh jerawat. Apalagi jika tidak dibersihkan dengan rutin, kondisi yang semakin parah pun bisa menjadi ancaman.
Make Up atau Kosmetik
2020 Merdeka.com/liputan6
Jerawat batu juga dapat terjadi akibat pemakaian produk make up atau kosmetik. Penyebab jerawat batu yang satu ini biasanya terjadi ketika bahan-bahan yang terkandung dalam make up banyak mengandung minyak.
Produk kosmetik yang mengandung bahan ini bisa membuat kulit wajah semakin berminyak yang akan berdampak pada munculnya jerawat. Selain itu, terdapat beberapa kandungan lain yang mudah memicu tumbuhnya komedo sebagai cikal bakal jerawat.
Kondisi akan semakin bertambah parah ketika penggunaan kosmetik tebal dalam waktu yang lama dan tidak segera dibersihkan setelah pemakaian. Pemakaian kosmetik yang dibiarkan dalam waktu lama akan bercampur dengan bakteri dan kotoran yang menempel pada wajah.
Sehingga hal ini dapat memicu terjadinya penyumbatan pori-pori dan peradangan di dalamnya. Semakin lama dibiarkan, jerawat akan tumbuh menjadi jerawat batu.
Gaya Hidup Tidak Sehat
Food NDTV
Gaya hidup yang tidak sehat juga menjadi salah satu faktor penyebab jerawat batu. Gaya hidup tidak sehat bisa berupa kebiasaan merokok, minum minuman alkohol, dan mengonsumsi junk food, kurang minum air putih, hingga waktu istirahat tidak tercukupi dengan baik.
Alasan kebiasaan merokok dapat memicu tumbuhnya jerawat, tidak lain karena kebiasaan ini dapat mempersempit pembuluh dan merusak sel-sel kulit. Rusaknya sel kulit akan mengakibatkan penumpukan sel kulit mati yang kemudian dapat menyumbat pori-pori. Sehingga tidak heran jika kebiasaan ini turut memicu tumbuhnya jerawat.
Sedangkan makan makanan junk food atau makanan yang banyak mengandung minyak juga semakin meningkatkan risiko timbulnya jerawat
Pasalnya makanan ini dapat meningkatkan produksi minyak dalam wajah sehingga wajah akan menjadi lahan empuk tumbuhnya jerawat. Apalagi jika tidak diimbangi dengan konsumsi air putih dan pola istirahat yang cukup. Kulit akan menjadi tidak sehat dan rentan terjadi jerawat.