LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JATENG

Kelahiran Montesquieu 18 Januari 1689, Filsuf Politik Berpengaruh Asal Prancis

Montesquieu adalah seorang pemikir dan filsuf asal Prancis yang terkenal di dunia. Dia dikenal sebagai pemikir Prancis yang hidup pada Era Pencerahan. Salah satu pemikiran atau gagasannya yang terkenal adalah teori pemisahan kekuasaan.

2023-01-18 06:00:00
Sejarah hari ini
Advertisement

Montesquieu adalah seorang pemikir dan filsuf asal Prancis yang terkenal di dunia. Dia dikenal sebagai pemikir Prancis yang hidup pada Era Pencerahan. Salah satu pemikiran atau gagasannya yang terkenal adalah teori pemisahan kekuasaan.

Tepat hari ini, 18 Januari pada 1689, Montesquieu dilahirkan. Sampai saat ini, teori Montesquieu mengenai pemisahan kekuasaan banyak dijadikan rujukan dan bahkan diterapkan pada konstitusi di seluruh dunia. Hal ini yang kemudian membuatnya menjadi salah seorang filsuf paling berpengaruh di dunia.

Selain itu, Montesquieu juga memegang peranan penting dalam mempopulerkan istilah “feodalisme”. Pemikiran serta karyanya perihal konstitusi tentu sudah tidak diragukan lagi. Tak heran, meski lama telah tiada, tetapi karyanya masih bisa kita baca sampai saat ini.

Advertisement

Lantas, seperti apa perjalanan hidup dan karya-karya Montesquieu? Berikut ulasannya yang merdeka.com lansir dari Britannica.com:

Mengenal Montesquieu

Montesquieu adalah sosok terkenal dengan berbagai teorinya. Filsuf politik ini kerap muncul berkaitan dengan pengembangan politik Trias Politica. Pembahasan mengenai teori ini, ia tulis dalam bukunya yang berjudul L’Espirit des Lois.

Advertisement

Pemilik nama lengkap Charles-Louis de Secondat, baron de La Brede et de Montesquieu, ini lahir dari keluarga yang cukup berada. Ayahnya, Jacques de Secondat, adalah seorang anggota keluarga militer tua yang dimuliakan oada abad ke-16 untuk melayani kerajaan. Sementara, ibunya bernama Marie-Francoise de Pesnel, seorang wanita agamis Inggris yang cukup berpengaruh.

Montesquieu bersekolah pada tahun 1700 di College de Juilly di dekat Paris dan Keuskupan Meaux. Sekolah ini dilindungi oleh keluarga terkemuka Bordeaux dan para imam Oratorium. Sekolah ini merupakan sekolah paling modern dan terkenal di Prancis saat itu.

Saat usianya menginjak 27 tahun, dia menetap dan menjalankan fungsi yudisialnya. Montesquieu banyak mempelajari Hukum Romawi untuk mengelola ptropertinya dan mengetahui sains terutama fisika, geologi, dan biologinya, yang dipelajarinya di Akademi Bordeaux.

Kemudian pada 1715, Montesquie memutuskan menikah dengan Jeanne de Lartigue. Istri Montesquieu merupakan seorang protestan yang kaya raya dan memberinya mahar sebesar 100.000 livre. Keduanya dikaruniai tiga anak orang anak.

Karya dan Pemikiran Montesquie

azquotes.com

Sebagaimana kita tahu, Montesquieu adalah salah seorang pemikir politik asal Prancis yang sangat terkenal di dunia. Ia terkenal dengan teorinya mengenai pemisahan kekuasaan yang banyak disadur ke dalam buku pelajaran sekolah dan diskusi-diskusi mengenai pemerintahan. Hal tersebut yang kemudian membuat Montesquieu menjadi tokoh berpengaruh dalam ilmu politik dan pemerintahan.

Sepanjang hidupnya, pemikir politik kelahiran 18 Januari 1689 ini, banyak melahirkan karya-karya yang fenomenal. Beberapa karya bukunya yang terkenal, antara lain The Spirit of the Laws (1748), The Tempel of Gnidus (1760), Essai sur le gout (1757), dan masih banyak lagi. Melalui buku-buku tersebut, Ia telah memberi sumbangsih besar bagi ilmu politik dan pemerintahan di dunia.

Salah satu gagasan atau pemikiran Montesquie yang paling terkenal adalah mengenai teori Trias Politica. Sebenarnya, Konsep Trias Politica pertama kali dikemukakan oleh John Locke, seorang filsuf Inggris yang kemudian Trias Politica dikembangkan oleh Montesquieu dalam bukunya yang berjudul “L’Esprit des Lois.”

Melansir dari buku "Trias politica dalam struktur ketatanegaraan Indonesia: kekuasaan presiden antara tak terbatas dengan tidak tak terbatas" karya Romi Librayanto, Trias Politica berasal dari bahasa Yunani yaitu “Tri” yang berarti tiga, “As” yang berarti poros/pusat, dan “Politica” yang berarti kekuasaan.

Berdasarkan definisi tersebut dapat diketahui bahwa dari Trias Politica adalah suatu ajaran yang mempunyai anggapan bahwa kekuasaan negara terdiri dari 3 (tiga) macam kekuasaan, yaitu Legislatif, Eksekutif, dan Yudikatif.

Berkat gagasannya tersebut, Montesquie menjadi salah seorang filsuf politik terkemuka di dunia. Pria kelahiran Prancis ini meninggal pada 10 Februari 1755 di Paris saat berusia 66 tahun.

(mdk/jen)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.