Kagum dengan Lalu Lintas Jakarta, Ini Momen Pembalap Formula E di Indonesia
Sebelum bertanding, beberapa pembalap mencoba menikmati kunjungannya di tanah air. Mereka pun banyak melihat hal-hal menarik di ibu kota.
Beberapa hari lalu, para pembalap Formula E sudah berada di Jakarta. Sebanyak 18 pembalap dan 904 kru siap bertanding pada Sabtu (4/6/2022) mendatang.
Balapan mobil listrik itu nantinya akan mempertandingkan 22 pembalap dari 11 tim. Sirkuit Jakarta International E-Prix akan menjadi saksi balapan mobil listrik pertama di Indonesia ini.
Sebelum bertanding, beberapa pembalap mencoba menikmati kunjungannya di Tanah Air. Mereka pun banyak melihat hal-hal menarik di ibu kota.
Berikut momen-momen para pembalap Formula E di Jakarta. Simak!
Disambut Gubernur
Instagram - Anies Baswedan
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan langsung menemui para rombongan pembalap yang pertama kali tiba di Indonesia. Pertemuan dengan para pembalap mobil listrik itu berlangsung dalam suasana santai.
Anies mengaku antusias ketika bertemu dengan para pembalap Formula E tersebut. Ia juga mengatakan pertemuan diisi dengan obrolan membahas cara mengemudikan mobil balap formula E yang ternyata lebih rumit.
"Dari ngobrol-ngobrol dengan mereka semalam makin mengonfirmasi bahwa mengemudikan mobil Formula E itu lebih rumit (dibanding Formula 1) karena harus memperhitungkan energi baterai," jelas Anies di akun Instagram pribadinya.
Pasar Barang Antik
Instagram - Andre Lotterer
Setelah beberapa hari di Jakarta, salah satu pembalap ingin mencoba menjelajahi beberapa wilayah ibu kota. Salah satunya adalah Andre Lotterer yang mengunjungi pasar barang antik.
Pembalap tim Porsche itu mengunggah momen tersebut di akun Instagram pribadinya. Ia juga turut berfoto dengan penjual barang antik di sana.
"Making friends," jelasnya.
Kagum dengan Lalu Lintas
Instagram - Andre Lotterer
Di unggahannya yang lain, ternyata pemenang 24 Hours of Le Mans ini juga mengamati bagaimana semrawutnya lalu lintas Jakarta. Dalam salah satu unggahan, ia memperlihatkan bagaimana hiruk pikuk perempatan di sebuah jalan sempit.
Andre kagum bagaimana kreatifnya masyarakat Jakarta dalam mengatur lalu lintas jalanan. Ia salut dengan sebuah box kayu yang digunakan untuk pembatas jalan.
"This is not just a box in the middle of the crossing. It's a road divider for the traffic," tulisnya dengan tanda jempol ke atas.