LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JATENG

Jadi Prosesi di Pernikahan Kaesang-Erina, Ini Makna di Balik Tradisi Wijikan

Wijikan atau pembasuhan kaki dimaknai sebagai penggugur perbedaan dan halangan dalam pernikahan sehingga pasangan suami-istri bisa membangun kehidupan rumah tangga yang bahagia.

2022-12-12 09:15:00
DIY
Advertisement

Pada tanggal 10 Desember 2022, dilaksanakan prosesi akad nikah putra Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep dengan pasangannya, Erina Gudono di Pendopo Ambarrukmo, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Prosesi itu berjalan lancar. Ada banyak rangkaian acara dalam tradisi itu. Salah satunya adalah tradisi “wijikan” atau “ranupada”.Dilansir dari Fimela.com, prosesi Wijikan diyakini berasal dari tradisi keraton, khususnya Keraton Yogyakarta.

Namun seiring waktu, tradisi ini menyebar, tak hanya dilakukan oleh kalangan kerajaan maupun keturunannya, namun juga masyarakat umum.

Advertisement

Lalu apa keunikan dari tradisi ini? berikut selengkapnya:

Membasuh Kaki

Advertisement

©2022 Fimela.com

Wijikan punya bahasa lain yaitu Ranupada. Istilah ini berasal dari dua kata yaitu “Ranu” yang berarti air dan “Pada” yang berarti membasuh kaki. Secara filosofis, makna tradisi “wijikan” adalah bektu bakti istri kepada suami dan perlindungan suami kepada istri.

Pada prosesi ini, mempelai perempuan akan membasuh kaki mempelai laki-laki. Air wijikan umumnya disiapkan dengan mencampur air dengan bunga setaman. Prosesi ini melambangkan pengakuan istri bahwa suami adalah imam atau pemimpin keluarga, atau simbol bakti perempuan kepada suami.

Dilansir dari Fimela.com, pembasuhan kaki ini juga dimaknai sebagai penggugur perbedaan dan halangan dalam pernikahan sehingga pasangan suami-istri bisa membangun kehidupan rumah tangga yang bahagia.

Pembasuhan kaki ini juga menunjukkan rasa hormat dan bakti istri kepada suami karena suami telah menerima amanah dari wali istri atau atau mempelai perempuan.

Prosesi Wijikan

©2022 Fimela.com

Dalam pelaksanaannya, prosesi Wijikan dimulai dengan memasukkan kedua kaki calon suami ke dalam kotak persegi panjang yang di dalamnya dicampuri irisan daun pandan serta campuran bunga mawar dan melati.

Sang istri kemudian membasuh kaki calon suami dengan air bunga setaman sebanyak tiga kali. Setelah dibasuh tiga kali, istri akan mengelap kaki suami lalu suami akan membantu istri untuk bangkit. Sikap ini juga dimaknai sebagai perlindungan suami kepada istrinya kelak. Setelah itu keduanya akan berjalan kembali ke pelaminan.

(mdk/shr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.